DetikSport
Sabtu 10 Februari 2018, 00:00 WIB

Timnas Basket Indonesia Takluk dari India

Mercy Raya - detikSport
Timnas Basket Indonesia Takluk dari India Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Tim nasional basket Indonesia takluk dari India pada laga test event Asian Games 2018. Tim 'Merah-Putih' kalah dari India dengan skor 55-66.

Bertanding di Hall A Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2018), Christian Ronaldo Sitepu dkk. tak mampu membendung ketangguhan para pemain India.

Pelatih timnas Indonesia, Fictor Gideon Roring, meminta maaf karena tak bisa mempersembahkan kemenangan pada hari ini. Namun dia memuji kerja keras timnya.

"Pertama maaf karena pertandingan tadi kurang bagus hasilnya. Tapi menurut saya, ini bukan soal menang atau kalah tapi bagaimana kita bermain," kata pria yang akrab disapa Ito ini, usai pertandingan.

"Dan saya cukup bangga serta puas dengan apa yang mereka lakukan. Usahanya mereka itu menurut saya sudah sangat besar. Itu yang paling penting," imbuhnya.

Sementara soal lawan, Fictor mengakui bahwa India lebih baik. Salah satunya karena keberadaan big man mereka, Satnam Singh Bhamara, yang pernah memperkuat Dallas Mavericks di NBA.

"Seperti yang saya bilang kemarin mereka tim kuat. Dan pemain besarnya yang kami mengharapkan tidak dimainkan, malah dimainkan terus. Tapi anak-anak berjuang dan saya kira kami punya peluang menang. Kembali lagi ini basket ada menang dan kalah. Saya jamin di game berikutnya kami bisa tampil lebih baik," Ito menjelaskan.

Pada laga berikutnya, timnas Indonesia akan bertemu Thailand. Direktur Teknik Pelita Jaya ini akan segera mengevaluasi timnya.

"Thailand itu pemainnya rata-rata U-23. Tapi, walau muda mereka sudah mengerti main basket dan agresif. Untuk itu, kami akan evaluasi dulu dimana kekurangannya hari ini," ujar Fictor.

"Kami sadar persiapan kami singkat. Bisa dibilang hampir tidak ada persiapan. Jadi pengertian pemain satu dengan yang lain masih belum padu. Selalu melakukan kesalahan yang harus tidak terjadi. Tapi kami tidak bisa menyalahkan ini, yang penting niat anak-anak untuk mau berkomunikasi, mengatur supaya hal-hal yang minus bisa diminimalisir," sambungnya.
(mcy/raw)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed