'Curi' Penalti Cruz, Materazzi Minta Maaf
Senin, 12/05/2008 06:57 WIB

(AFP/Giuseppe Cacace)
Milan - Sikap egois membawa Marco Materazzi pada penyesalan. Ia menyadari dirinya berlaku salah karena 'mencuri' jatah penalti rekannya sendiri, dan kegagalannya menyebabkan Inter Milan tak menang.
Inter dihadiahi penalti di menit ke-78 dalam laga Seri A melawan Siena hari Minggu (11/5/2008) malam WIB. Ketika kedudukan sedang sama kuat 2-2, dan kesempatan tersebut bisa mengantarkan Nerazzuri pada kemenangan dan mendekati tangga scudetto.
Sebagai eksekutor penalti nomor satu, Julio Cruz langsung bersiap mengambil tembakan bebas di kotak penalti Siena tersebut. Namun tiba-tiba Materazzi datang dan dengan seenaknya merebut jatah striker Argentina itu.
Cruz terkejut dan amat gusar dengan tindakan "tak sopan" dari temannya itu. Tapi Maicon sampai harus menahan tubuh Cruz supaya mengalah.
Materazzi, yang terdorong pada kenangan musim lalu ketika ia mencetak gol penalti melawan klub yang sama sehingga memastikan gelar juara, akhirnya "bebas" untuk mengeksekusi penalti ke gawang Alex Manninger.
Hasilnya? Ia gagal. Manninger memblok tendangannya. Skor tetap 2-2 hingga wasit meniup peluit akhir. Inter gagal juara pada malam itu juga. Jaraknya dengan AS Roma kini hanya terpaut satu poin.
"Sayangnya saya membuat kesalahan. Sebaiknya saya menyerahkan tugas itu pada Cruz. Saya minta maaf kepada dia setelah kegagalan itu," sesal Materazzi seperti dilansir Channel 4.
Tak hanya Cruz yang mencak-mencak, pelatih Roberto Mancini dan presiden klub Massimo Moratti pun geram dengan kelakukan Materazzi yang berbuntut pada kegagalan tersebut.
"Saya dengar itu. Fans juga meneriakkan makian kepada saya. Ini adalah bagian dari sepakbola dan perlakuan yang mengecewakan dapat menghampiri Anda. Jadi, saya tak akan mengeluh," ujar bek timnas Italia ini menanggapi.
"Mengecewakan bahwa kami gagal menang. Tapi kami harus menatap ke depan. Hari Minggu nanti kami akan menghadapi Parma di pekan terakhir," sambungnya.
( a2s / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Inter dihadiahi penalti di menit ke-78 dalam laga Seri A melawan Siena hari Minggu (11/5/2008) malam WIB. Ketika kedudukan sedang sama kuat 2-2, dan kesempatan tersebut bisa mengantarkan Nerazzuri pada kemenangan dan mendekati tangga scudetto.
Sebagai eksekutor penalti nomor satu, Julio Cruz langsung bersiap mengambil tembakan bebas di kotak penalti Siena tersebut. Namun tiba-tiba Materazzi datang dan dengan seenaknya merebut jatah striker Argentina itu.
Cruz terkejut dan amat gusar dengan tindakan "tak sopan" dari temannya itu. Tapi Maicon sampai harus menahan tubuh Cruz supaya mengalah.
Materazzi, yang terdorong pada kenangan musim lalu ketika ia mencetak gol penalti melawan klub yang sama sehingga memastikan gelar juara, akhirnya "bebas" untuk mengeksekusi penalti ke gawang Alex Manninger.
Hasilnya? Ia gagal. Manninger memblok tendangannya. Skor tetap 2-2 hingga wasit meniup peluit akhir. Inter gagal juara pada malam itu juga. Jaraknya dengan AS Roma kini hanya terpaut satu poin.
"Sayangnya saya membuat kesalahan. Sebaiknya saya menyerahkan tugas itu pada Cruz. Saya minta maaf kepada dia setelah kegagalan itu," sesal Materazzi seperti dilansir Channel 4.
Tak hanya Cruz yang mencak-mencak, pelatih Roberto Mancini dan presiden klub Massimo Moratti pun geram dengan kelakukan Materazzi yang berbuntut pada kegagalan tersebut.
"Saya dengar itu. Fans juga meneriakkan makian kepada saya. Ini adalah bagian dari sepakbola dan perlakuan yang mengecewakan dapat menghampiri Anda. Jadi, saya tak akan mengeluh," ujar bek timnas Italia ini menanggapi.
"Mengecewakan bahwa kami gagal menang. Tapi kami harus menatap ke depan. Hari Minggu nanti kami akan menghadapi Parma di pekan terakhir," sambungnya.
( a2s / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 10:07 WIB
Conte Bangga Juve Perpanjang Kontraknya
-
Jumat, 25/05/2012 03:10 WIB
Tur Indonesia Jadi Ajang Seleksi Pemain Muda Inter
-
Jumat, 25/05/2012 02:35 WIB
Juventus Perpanjang Kontrak Conte sampai 2015
-
Kamis, 24/05/2012 12:05 WIB
Untuk Hadapi Liga Champions, Juve Akan Banyak Belanja
-
Kamis, 24/05/2012 00:03 WIB
Antonini Ingin Pensiun di Milan
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
628 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

