Minggu, 25/05/2008 20:29 WIB

Final IBL 2008

Tundukkan Garuda, SM Cetak Three-peat

Rossi Finza Noor - detikSport
Bandung - Satria Muda Britama kembali keluar sebagai juara IBL usai mengalahkan Garuda Bandung 73-63. Dengan demikian, dominasi SM dalam tiga tahun terakhir di kompetisi basket nasional belumlah bisa dibendung.

Setelah melalui perjuangan ketat, Satria Muda Britama akhirnya memastikan diri sebagai juara A Mild IBL More Than Just A Game 2008. Pada pertandingan keempat championship game yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Minggu (25/5/2008). SM berhasil keluar sebagai yang terbaik setelah menghentikan perlawanan tuan rumah Garuda Bandung dengan skor akhir 73-63.

“Saya bangga dengan penampilan tim. Mereka bermain pantang menyerah. Prestasi ini membuktikan kami bermain sebagai sebuah tim yang memiliki mental juara,” tandas pelatih SM Britama, Fictor Gideon Roring, dalam rilis yang diterima detiksport.

Namun, sebelum memastikan gelar juara, SM harus menerima perlawanan ketat. Garuda, yang sebelumnya meraih kemenangan di game ketiga, tampil ngotot untuk menyamakan skor menjadi 2-2 dan memaksakan game kelima diadakan.

Garuda yang didukung sekitar 5000 penonton langsung tampil dalam tempo pemainan cepat. Taktik ini terbukti ampuh sehingga Garuda hanya tertinggal 17-18 di akhir kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, Garuda langsung memainkan offense cepat melalui Agustinus Dapas Sigar. Beberapa kali tembakan dua angka small forward berusia 28 tahun itu mampu membawa Garuda terus mendekati perolehan angka SM. Sementara itu kubu SM lebih banyak mendulang poin melalui Youbel Sondakh. Sepanjang kuarter kedua itu, SM dan Garuda berhasil mencetak 19 poin.

Pada kuarter ketiga keperkasaan SM semakin sulit dipatahkan Garuda. Hingga akhir kuarter ketiga, SM berhasil meninggalkan Garuda dengan menutup babak tersebut dengan unggul 52-45. Di kuarter keempat SM akhirnya memastikan juara dengan keunggulan 73-63.

“Tim bermain terlalu terburu-buru. Seharusnya kami bisa lebih tenang dalam melepaskan tembakan,”kata Yohanes Winar, asisten pelatih Garuda. “Namun, secara keseluruhan saya bangga dengan penampilan tim yang mampu memaksa juara bertahan untuk bermain sebanyak empat pertandingan final,” tambah Ahang, sapaan Yohanes Winar.

Terpilh sebagai Most Valuable Player (MVP) A Mild IBL Final adalah Youbel Sondakh. Secara gemilang Youbel mampu menyumbangkan 14 poin dan menerima hadiah uang sebesar 3,5 juta rupiah.

Dengan kemenangan ini maka SM Britama berhasil mencetak three peat atau tiga kali berturut-turut keluar sebagai juara. SM berhasil menjuarai IBL pada tahun 2006, 2007 dan sekarang 2008.
(roz/arp)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com


MustRead close