DetikSport
Kamis 01 Aug 2013, 12:18 WIB

Indonesia Menuju Kejuaraan Dunia 2013 (1)

Memburu Predikat Juara Dunia ke China

- detikSport
Memburu Predikat Juara Dunia ke China
Jakarta - Hari Kamis (1\/8) ini para pemain Indonesia bertolak menuju China untuk mengikuti Kejuaraan Dunia di kota Guangzhou. Adakah dari mereka yang pulang dengan predikat juara dunia?

Faktanya, sudah tiga kali berturut-turut (2009, 2010, 2011) tidak ada pemain Indonesia yang menjadi world champion<\/em> dari turnamen tersebut. Markis Kido\/Hendra Setiawan dan Nova Widiyanto\/Liliyana Natsir adalah yang terakhir menyandang status tersebut setelah memenangi World Championship<\/em> di tahun 2007.

Akan tetapi, paceklik gelar para pebulutangkis Indonesia memang tak cuma di kejuaraan tersebut. Semua orang sudah tahun, secara umum menang terjadi penurunan prestasi dalam satu dasawarsa terakhir -- plus begitu digjayanya China di cabang olahraga yang satu ini.

Ketika Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berganti pengurus pada September lalu, ada secercah sinar baru yang diyakini bisa mengarahkan pada kebangitan perbulutangkisan di tanah air. Ketua Umum Gita Wirjawan melibatkan lebih banyak mantan pemain berprestasi dalam kepengurusannya, dan sejauh ini -- harus diakui -- ada proses yang menjanjikan.

Sepanjang tahun 2013 ini, misalnya, ada enam gelar Superseries yang berhasil dimenangi pemain-pemain Indonesia. Belum banyak tentu saja, tapi dibandingkan tahun lalu ada peningkatan. Tahun lalu dalam periode yang sama (sampai pertengahan tahun), hanya empat titel Superseries dimenangi anak-anak \\\"Merah Putih\\\", dua di antaranya melalui Tontowi Ahmad\/Liliyana Natsir (di All England dan India Open).

Di tahun ini Indonesia juga dapat tambahan delapan gelar juara di level Grand Prix Gold, antara lain atas nama Angga Pratama\/Ryan Agung Saputra, Irfan Fadhilah\/Weni Anggraini, dan Alamsyah Yunus.

Menghadapi Kejuaraan Dunia tahun ini yang akan dihelat 5-11 Agustus, sebanyak 28 pemain siap diturunkan. Pelatnas Cipayung menggeber latihan serius selama satu bulan, selepas Singapura Terbuka. Latihan diadakan pagi dan sore di TianHe Indoor Gymnasium.

Dalam sesi latihan Senin (29\/7) pagi yang disaksikan detiksport<\/strong>, pemain tunggal putra, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, dan juga Tommy Sugiarto, melakukan simulasi game<\/em> 1 lawan 2 saat menjalani satu sesi latihan pagi. Sedangkan Sony Dwi Kuncoro tampak serius melakoni game<\/em> melawan atlet pelatnas lainnya.

\\\"\\\"Sementara itu, pasangan ganda camputan Liliyana Natsir\/Tontowi Ahmad, juga melakukan latihan game simulasi. Khusus untuk Owi -- sapaan akrab Tontowi --, saat melakoni latihan pagi itu dia juga menambah porsi latihan jump smash.

Di kelompok tunggal putri, Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, dan Bellaetrix Manuputty, mendapatkan instruksi detil dari pelatih kepala tunggal putri, Liang Chiu Sia, dalam latihan, Selasa (30\/7) pagi. Staf pelatih tunggal putri, Sarwendah, juga tampak memberikan arahan dan contoh saat membimbing Aprila.

\\\"Persiapan sudah seratus persen. Saat ini tinggal mempersiapkan sisi psikologi, analisis game lawan, dan kalau boleh di bilang persiapan saat ini sudah mencapai tahap yang sempurna,\\\" ungkap Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat (PP) PBSI, Rexy Mainaky, kepada detikSport.<\/strong>

Persiapan intensif yang dilakukan PBSi itu tak lepas dari ambisi untuk membawa pulang kembali titel juara dunia yang sudah lima edisi lepas dari genggaman pebulutangkis tanah air.

PBSI menargetkan Indonesia bisa membawa pulang paling tidak satu gelar dalam kejuaraan yang sejak tahun 2009 berubah format menjadi kejuaraan tahunan itu.

Nomor ganda campuran masih akan menjadi andalan utama. Pasangan juara All England dua kali berturut-turut, Owi\/Butet, menjadi sandaran utama untuk meraih prestasi.

Selain itu, pasangan ganda putra juara Indonesia Terbuka tahun ini, Muhammad Ahsan\/Hendra Setyawan, juga punya kans untuk tampil bagus di China.

\\\"Dengan adanya Ahsan\/Hendra, maka beban kami di nomor ganda campuran agak sedikit berkurang,\\\" ungkap Butet -- panggilan Lilyana Natsir --, di sela-sela buka bersama PBSI di kawasan Senayan, Senin (29\/7).

Tak Kehilangan Prestise<\/strong>

Mulai tahun 2009, Kejuaraan Dunia (World Championship) berubah menjadi ajang tahunan. Dengan begitu, turnamen ini pun menjadi seperti ajang turnamen-turnamen lainnya seperti Superseries dan GP Gold yang dihelat tiap tahun. Angapan bahwa kejuaraan dunia ini mulai dianggap sebagai turnamen biasa pun lantas mengapung.

Meski demikian, pelatih kepala tunggal putra Indonesia, Joko Suprianto, menegaskan bahwa menjadi kejuaraan dunia tetaplah mempunyai prestise tersendiri.

\\\"Semua pebulutangkis pasti mempunyai impian untuk menobatkan diri menjadi juara dunia. Target mereka pasti bukan cuma ingin menjadi juara All England atau Indonesia Open,\\\" tutur Joko.

\\\"Dan jika pebulutangkis Indonesia ingin menjadi penakluk naga (China—Red), inilah saatnya,\\\" tambah mantan pemain tunggal putra Indonesia yang pernah menyandang titel juara dunia di tahun 1993 itu.

Tagih Janji Pemain<\/strong>

Sejumlah perubahan terjadi di plelatnas Cipayung seiring dengan pergantian pengurus PBSI ke tangan Gita Wirjawan. Komposisi pelatih pelatnas dan juga kontrak pribadi para atlet dengan perusahaan apparel adalah beberapa contohnya.

Kontrak pribadi dengan para perusahaan penyedia peralatan olahraga itu, kocek para pebulutangkis pun menjadi semakin tebal.\\\"\\\"

Dengan adanya fasilitas kelas satu, dan nilai kontrak yang tak sedikit itu para pebulutangkis Indonesia pun dituntut untuk bisa meningkatkan prestasi.

Untuk melecut semangat atlet agar bisa lebih berprestasi, beberapa waktu lalu Rexy mengumumkan bahwa ada beberapa pemain yang mendapatkan \\\'lampu kuning, seperti Adriyanti Firdasari dan Simon Santoso.

\\\"Memang perlu adanya shock teraphy. Saya tidak hanya terpaku pada Firdasari dan Simon, tapi semua pemain. Saya memang harus menagih, bahwa sekarang mereka punya kesempatan ini sudah tidak ada lagi alasan.\\\" kata Rexy.

\\\"Semua persiapan sudah terarah, dan pemeriksaan dari dokter tidak ada masalah. Jadi, tinggal tunjukkan saja,\\\" tambahnya.

Berbeda dengan Rexy, Gita terkesan lebih toleran. Ia tetap memberi waktu sejumlah pemain tertentu untuk bisa memenangi turnamen lebih sering.

\\\"Kalau menagih prestasi ke pemain seperti Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, atau Ahsan dan Hendra Setiawan, itu boleh. Tapi, belum waktunya kepada pemain lain,\\\" kata Gita dalam acara buka bersama PBSI hari Selasa (30\/7) lalu.

\\\"Tommy, Lindaweni atau yang lain belum. Saat ini, mereka masih membutuhkan konsistensi penampilan. Suatu saat ada waktunya untuk kami menagih prestasi kepada mereka,\\\" tambahnya.

\\\"\\\"





(cas/a2s)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Putra Djarum Kudus Atasi Sports Affair

    DETIKSPORT | Senin 20 Feb 2017, 00:23 WIB Tim putra Djarum Kudus cuma kehilangan satu pertandingan kala menghadapi tim Malaysia Sports Affair. Mereka menang 4-1.
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Tim Putri Berkat Abadi Libas Granular

    DETIKSPORT | Senin 20 Feb 2017, 00:23 WIB Tim putri Berkat Abadi tanpa kesulitan mengatasi perlawanan Granular. Unggulan pertama ini menang telak 5-0.
  • IBL

    Aspac dan Satria Muda Petik Kemenangan

    DETIKSPORT | Senin 20 Feb 2017, 00:03 WIB W88.News Aspac mengatasi perlawanan JNE Siliwangi Bandung di hari terakhir Seri IV. Sementara itu, Satria Muda Pertamina mengalahkan Bank BJB Garuda Bandung.
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Mutiara Cardinal Ikuti Start Mulus USM Blibli.com

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 22:26 WIB Tim putra Mutiara Cardinal mengikuti jejak USM Blibli.com start dengan sapu bersih di Djarum Superliga Badminton 2017. Keduanya tak kehilangan pertandingan.
  • Kejuaraan Beregu Campuran Asia

    Jepang Rebut Gelar Juara Usai Kalahkan Korsel

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 22:08 WIB Jepang merebut gelar juara di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2017. Di babak final, Jepang mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-0.
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Ma Jin Enggan Komentari Penyebab Kekalahannya

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 19:56 WIB Ma Jin menelan kekalahan kala membela Djarum Kudus pada laga pertamanya di Djarum Superliga 2017. Dia tak mau bicara soal sebab hasil negatif itu.
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Jaya Raya Ingin Menguji Pemain Muda

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 19:17 WIB Menurunkan pemain-pemain muda, Jaya Raya takluk dari Hokuto Bank. Jaya Raya memang ingin menguji para pemain junior ini.
  • Djarum Superliga Badminton 2017

    Putri Djarum Kudus Takluk dari Kumamoto Saisunkan

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 18:49 WIB Tim putri Djarum Kudus harus mengakui keunggulan tim Jepang Kumamoto Saisunkan dengan skor 1-4, pada laga pertama mereka di Djarum Superliga 2017.
  • Hiburan Lengkap di Djarum Superliga 2017

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 16:58 WIB Djarum Superliga 2017 tak hanya memanggungkan aksi pemain bulutangkis kelas dunia. Penonton juga dimanjakan dengan paket hiburan yang lengkap.
  • Laporan dari New Orleans

    Glen Robinson Raja Slam Dunk

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 15:35 WIB Malam minggu di New Orleans tak hanya diramaikan festival Mardi Gras, tapi juga ada NBA All-Star Weekend 2017 hari kedua.
  • Djarum Superliga Badminton

    Jaya Raya Takluk dari Hokuto Bank

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 14:05 WIB Juara tiga edisi terakhir, tim putri Jaya Raya, takluk di laga perdana Djarum Superliga 2017. Mereka dikalahkan tim Jepang Hokuto Bank.
  • Laporan dari New Orleans

    Kristaps Porzingis Juara All Star Skills Challenge

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 12:38 WIB NBA All Star weekend 2017 berlanjut ke ajang unjuk kemampuan. Pemain New York Knicks, Kristaps Porzingis, berhasil memenangi kontes skills challenge.
  • Rins Berharap Bisa Coba Sirkuit Sentul

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 07:30 WIB Alex Rins berharap bisa kembali berkunjung ke Indonesia di lain waktu. Ia juga ingin mencoba membalap di Sirkuit Sentul.
  • Laporan dari New Orleans

    Mengintip Para Bintang NBA Latihan Jelang All-Star Game

    DETIKSPORT | Minggu 19 Feb 2017, 07:11 WIB Minggu 19 Februari 2017 akan dilangsungkan NBA All-Star Game di New Orleans, AS. Sehari sebelumnya, para bintang NBA itu berlatih bersama sebelum pertandingan.
  • IBL

    Aspac Pimpin Klasemen Divisi Putih

    DETIKSPORT | Sabtu 18 Feb 2017, 22:59 WIB Aspac Jakarta kini menguasai sementara puncak Klasemen Divisi Putih Indonesian Basketball League (IBL) 2017 setelah mengalahkan Hangtuah 76-62.
  • IBL

    NSH Tumbangkan Pelita Jaya

    DETIKSPORT | Sabtu 18 Feb 2017, 22:21 WIB NSH Jakarta kembali membuat kejutan di Indonesia Basketball League (IBL). Kali ini tim asuhan Mayckel Ferdinandus sukses mengalahkan Pelita Jaya 74-72.
  • Iannone: Rossi Pahlawan di Generasi Saya

    DETIKSPORT | Sabtu 18 Feb 2017, 19:17 WIB Andrea Iannone sangat mengidolai Valentino Rossi karena gaya balapnya. The Doctor malah disebut sebagai pahlawan di generasinya.
  • Laporan dari New Orleans

    Para Bintang NBA Buka-bukaan Sebelum Bertanding

    DETIKSPORT | Sabtu 18 Feb 2017, 08:22 WIB Para bintang NBA berkumpul di Ritz Carlton menjelang All-Star Game akhir pekan nanti. Para pemain basket profesional ini tampil di hadapan media.
  • Laporan dari New Orleans

    Ini Dia Lokasi Perang Bintang NBA

    DETIKSPORT | Sabtu 18 Feb 2017, 07:57 WIB Selama 3 hari ke depan, penggemar basket dan NBA akan dimanjakan dengan berbagai atraksi menarik dari gelaran NBA All-Star Weekend 2017.