Massa Pengawal Kimi
Senin, 22/10/2007 10:36 WIB

(AFP/Vanderlei Almeida)
Jakarta - Orang pertama yang dipeluk Kimi Raikkonen usai memenangi GP Brasil adalah Felipe Massa karena rekan setimnya itu telah mengawal dirinya dengan baik ke tangga juara.
Menyaksikan balapan di Interlagos tadi malam, Minggu (21/10/2007), adalah juga menyaksikan kehebatan tim bernama Ferrari. Ketika McLaren menuai banyak kritik karena dinilai menciptakan kondisi persaingan tak sehat di antara kedua pembalapnya, Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, tim "Kuda Jingkrak" seperti memberi pelajaran buat rival besarnya itu.
Formula 1 memang tidak sama seperti sepakbola, misalnya, yang kerja sama tim adalah di atas segala-galanya. Tapi ketika datang waktunya untuk mengedepankan kepentingan tim, Ferrari mampu mewujudkannya.
Perlakuan tim yang tepat membuat Massa menyadari dirinya harus memberi jalan untuk memuluskan Kimi dalam mengais kans yang sesungguhnya tidak terlalu besar. Lalu ia melakukan apa yang bisa dilakukan untuk membantu rekan setimnya itu.
Massa tahu dirinya sudah tak mungkin menjadi juara dunia. Satu-satunya motivasi dia untuk menang adalah ingin memberi hiburan tersendiri buat publik Interlagos. Menang di kandang sendiri akan selalu bermakna spesial.
Namun Massa tidak melupakan misinya yang lain sebagai anggota tim. Maka beraksilah dia bak bodyguard. Dengan posisi strategis sebagai pemegang pole position, ia berhasil memulai balapan dengan sangat baik. Ketika start-nya mulus, seketika itu pula ia langsung menelikung Hamilton dengan bergeser ke tengah, mencoba memotong dengan cantik jalur pembalap McLaren itu.
Upayanya berhasil. Kimi yang start di posisi ketiga memperoleh ruang cukup lebar untuk menambah kecepatannya. Ia berhasil, dan di tikungan pertama sudah menyodok posisi kedua, sementara Massa sendiri tetap di depan.
Sesungguhnya hanya itu yang dilakukan Massa buat Kimi, tapi pengaruhnya sungguh luar biasa. Setidaknya sang partner telah melepas satu tekanannya, dari yang semula juga harus menyalip Hamilton. Maka sejak itu Kimi hanya tinggal mencari cara sendiri buat melewati Massa dan finis sebagai juara.
Massa sepertinya juga memberi "jasa" lain buat Kimi ketika di pertengahan lomba ia sempat kehilangan keseimbangan mobilnya dan sedikit melebar. Jelas ada waktu yang hilang, sehingga Kimi dapat merapatkan jarak mereka.
Bantuan Massa ini tentu saja mengingatkan pada sejarah team order Ferrari. Pada GP Austria 2002 Rubens Barrichello pernah memberi jalan buat Schumi melewati dirinya supaya pembalap legendaris Jerman itu bisa mulus mengamankan gelar juaranya.
Jika semata-mata menuruti kepentingan pribadi, saat itu Barrichello bisa saja menolak permintaan timnya karena dia pun butuh menang dan selama itu selalu berada di bawah bayang-bayang Schumi. Tapi Barrichello tetap saja bersedia menjadi "martir", lalu mengawal rekannya ke tangga juara.
Kali ini peran tersebut diemban Massa, dan ia menunaikannya dengan sangat baik. Ferrari boleh berbangga hati bahwa mereka selalu memiliki para pengawal yang loyal demi kepentingan kolektif.
( a2s / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
-
Rabu, 23/05/2012 11:58 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
-
Selasa, 22/05/2012 06:47 WIB
Jelang GP Monako
Button Punya Urusan yang 'Belum Selesai' di Monako
-
Selasa, 22/05/2012 03:55 WIB
Williams Siap Hadapi GP Monako
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Kamis, 24/05/2012 00:05 WIB
Piala Thomas-Uber
Tim Thomas-Uber Indonesia Cuma Sampai Perempatfinal
- Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
453 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
252 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
220 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
216 Komentar








Sending your message



.gif)

