Haye Menuju Kelas Berat
Senin, 12/11/2007 11:38 WIB

Paris - Kelas penjelajah dianggap David Haye bukan tempatnya lagi. Juara dunia baru versi WBA dan WBC ini pun berharap bisa secepatnya naik ke kelas berat.
Haye memang mulai menunjukkan dominasinya di kelas penjelajah. Sebelum merebut sabuk juara WBA dari Jean Marc Mormeck (11/11/2007) kemarin, petinju berusia 27 tahun ini juga mencuri gelar WBC Tomasz Bonin pada 27 April.
Dengan modal dua gelar itulah Haye merasa kemampuannya tak tertandingi. Keinginan untuk naik level pun terungkap, mengingat faktor berat badannya juga tak lagi sesuai dengan kelas penjelajah.
"Saya harus berlatih selama 17 minggu untuk bisa menurunkan berat badan hingga 90 kg dan hal itu tidak sehat. Saya merasa kurus kering. Banyak pengorbanan yang saya lakukan, tapi semua itu terbayar untuk menjadi juara dunia sejati. Dan kini saya siap untuk naik kelas," tegas Haye seperti dikutip BBC.
Pemilik rekor 20-1 dengan 19 kemenangan TKO/KO ini menjadi petinju Inggris Raya ketujuh yang menjadi juara dunia setelah Joe Calzaghe, Ricky Hatton, Enzo Maccarinelli, Clinton Woods, Junior Witter dan Gavin Rees. Namun jika harus memulai dari nol lagi di kelas berat, Haye menyatakan tidak keberatan sama sekali.
"Saya bangga dengan apa yang telah saya raih, tapi saya ingin naik ke kelas berat dan melakukan hal yang sama. Kemungkinannya sangat besar. Saya 95 persen yakin kelas berat menjadi pelabuhan berikutnya bagi saya," tegasnya.
( ian / din )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

