Insiden Berdarah Adebayor dan Bendtner
Rabu, 23/01/2008 09:55 WIB

dailymail
London - Arsenal tak cuma menelan kekalahan memalukan 1-5 atas Tottenham Hotspur. Di penghujung laga, dua pemainnya Emmanuel Adebayor dan Nicklas Bendtner terlibat ketegangan dan adu kepala.
Tak diketahui apa penyebab pasti keributan antara dua pemain tersebut. Namun insiden yang terjadi jelang berakhirnya pertandingan itu jelas memperburuk kondisi internal Arsenal, yang pastinya mendapat pukulan telak usai menderita kekalahan dengan skor besar.
Peristiwanya terjadi saat The Gunners tertinggal 1-4 dan dalam posisi menyerang untuk memanfaatkan tendangan sudut. Adebayor yang belum lama masuk sebagai pemain pengganti tiba-tiba terlibat saling dorong dengan Bendtner, yang di babak pertama justru mencetak gol bunuh diri, di tiang jauh kotak penalti Spurs.
Situasi kemudian memanas dengan cepat dan Bendtner terlihat mengalami luka di wajahnya dan hidung yang bengkak. Diduga striker Denmark itu jadi korban tandukan tandem lini depannya itu. Noda darah juga terlihat pada seragam merah bernomor 26 milik Bendtner.
Namun ketegangan tersebut juga tak berlangsung lama karena segera dilerai William Gallas. Bendtner kemudian terlihat "dimarahi" sang kapten, sementara Eduardo da Silva dan Bacary Sagna berusaha menarik Adebayor mundur.
Melihat ada ketidakberesan wasit pun datang menghampiri mereka berdua dan memberi teguran, meski tak memberikan hukuman kartu. Pertandingan pun dilanjutkan dengan Cesc Fabregas mengambil tendangan sudut.
"Mereka tahu kalau mereka telah membuat kesalahan dan mereka harus menjelaskan kenapa mereka melakukan itu. Saya tak tahu pasti apa yang terjadi. Saya pikir semua merasa kecewa dengan skor akhir. Itu sangat sulit diterima," ungkap Gallas di The Sun.
Saat dimintai komentar soal insiden tersebut, Wenger enggan berkomentar. "Saya tak tahu apa yang Anda bicarakan," seru 'Si Profesor' singkat.
Kekalahan 1-5 di White Hart Lane, Rabu (23/1/2008), ini merupakan yang pertama diderita Arsenal atas Spurs dalam hampir sembilan tahun terakhir. Kemenangan terakhir Lilywhites atau saudara sekotanya itu terjadi pada 7 November 1999, saat itu skor akhir pertandingan adalah 2-1. ( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak diketahui apa penyebab pasti keributan antara dua pemain tersebut. Namun insiden yang terjadi jelang berakhirnya pertandingan itu jelas memperburuk kondisi internal Arsenal, yang pastinya mendapat pukulan telak usai menderita kekalahan dengan skor besar.
Peristiwanya terjadi saat The Gunners tertinggal 1-4 dan dalam posisi menyerang untuk memanfaatkan tendangan sudut. Adebayor yang belum lama masuk sebagai pemain pengganti tiba-tiba terlibat saling dorong dengan Bendtner, yang di babak pertama justru mencetak gol bunuh diri, di tiang jauh kotak penalti Spurs.
Situasi kemudian memanas dengan cepat dan Bendtner terlihat mengalami luka di wajahnya dan hidung yang bengkak. Diduga striker Denmark itu jadi korban tandukan tandem lini depannya itu. Noda darah juga terlihat pada seragam merah bernomor 26 milik Bendtner.
Namun ketegangan tersebut juga tak berlangsung lama karena segera dilerai William Gallas. Bendtner kemudian terlihat "dimarahi" sang kapten, sementara Eduardo da Silva dan Bacary Sagna berusaha menarik Adebayor mundur.
Melihat ada ketidakberesan wasit pun datang menghampiri mereka berdua dan memberi teguran, meski tak memberikan hukuman kartu. Pertandingan pun dilanjutkan dengan Cesc Fabregas mengambil tendangan sudut.
"Mereka tahu kalau mereka telah membuat kesalahan dan mereka harus menjelaskan kenapa mereka melakukan itu. Saya tak tahu pasti apa yang terjadi. Saya pikir semua merasa kecewa dengan skor akhir. Itu sangat sulit diterima," ungkap Gallas di The Sun.
Saat dimintai komentar soal insiden tersebut, Wenger enggan berkomentar. "Saya tak tahu apa yang Anda bicarakan," seru 'Si Profesor' singkat.
Kekalahan 1-5 di White Hart Lane, Rabu (23/1/2008), ini merupakan yang pertama diderita Arsenal atas Spurs dalam hampir sembilan tahun terakhir. Kemenangan terakhir Lilywhites atau saudara sekotanya itu terjadi pada 7 November 1999, saat itu skor akhir pertandingan adalah 2-1. ( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
-
Kamis, 24/05/2012 09:51 WIB
'Perayaan Juara Sudah Usai, Saatnya City Tatap Musim Depan'
-
Kamis, 24/05/2012 04:23 WIB
Agen: Hulk Diminati Chelsea & Empat Klub Inggris Lain
-
Kamis, 24/05/2012 03:51 WIB
Newcastle Gaet Gelandang Muda Prancis
-
Kamis, 24/05/2012 01:50 WIB
Joey Barton Dijatuhi Skorsing 12 Laga
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Kamis, 24/05/2012 00:05 WIB
Piala Thomas-Uber
Tim Thomas-Uber Indonesia Cuma Sampai Perempatfinal
- Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
453 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
252 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
220 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
216 Komentar








Sending your message



.gif)

