Lorenzo Dikecewakan Pedrosa
Selasa, 18/03/2008 02:39 WIB

Jerez - Dani Pedrosa terbilang lebih senior bagi Jorge Lorenzo, namun sikap pembalap Repsol Honda itu membuat rookie dari tim Fiat Yamaha ini kecewa berat.
Sikap yang dimaksud adalah tidak adanya niatan Pedrosa memberi selamat atas apa yang diraihnya di seri Qatar dua minggu lalu saat menjadi runner up. Bahkan saat mengisi podium, kedua pembalap terlihat tidak bertegur sapa.
Lumrahnya, tiga juara akan saling mengucapkan selamat di atas podium, atau bahkan sebelum bergerak ke panggung juara. Namun Lorenzo mengaku tidak mendapat kehangatan itu dari Pedrosa.
"Saya tak suka ia tidak memberi selamat kepada saya, meskipun kami semua mampu dan bisa mengucapkan apa yang kami ingin sampaikan," sindir Lorenzo seperti dikutip Crash.
"Jika saya jadi dia --Dani Pedrosa--, saya pasti memberi selamat kepada pendatang baru yang finis kedua," sambungnya.
Dugaan awal, Pedrosa masih menyimpan kenangan persaingan panas di kelas 125 cc dan 250 cc. Kedua bahkan sempat saling tabrak untuk berebut posisi.
Namun, tak seperti Lorenzo, Pedrosa sepertinya memilih untuk menyimpan kenangan masa lalu itu dan membawanya ke level MotoGP. Lorenzo pun menilai Pedrosa tak seharusnya bersikap seperti itu.
"Saya berusaha untuk baik kepada semua, menjadi lelaki sejati dan jika memang ada orang yang lebih baik dari saya, maka ia pantas diberi selamat. Berat memang, tapi saya akan tetap menyelamatinya," tandasnya.
Apapun itu, tambah Lorenzo, rivalitas seperti itu hanya menjadi bumbu kompetisi. Yang terpenting adalah meraih yang terbaik di setiap seri dan memburu gelar juara dunia.
( ian / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sikap yang dimaksud adalah tidak adanya niatan Pedrosa memberi selamat atas apa yang diraihnya di seri Qatar dua minggu lalu saat menjadi runner up. Bahkan saat mengisi podium, kedua pembalap terlihat tidak bertegur sapa.
Lumrahnya, tiga juara akan saling mengucapkan selamat di atas podium, atau bahkan sebelum bergerak ke panggung juara. Namun Lorenzo mengaku tidak mendapat kehangatan itu dari Pedrosa.
"Saya tak suka ia tidak memberi selamat kepada saya, meskipun kami semua mampu dan bisa mengucapkan apa yang kami ingin sampaikan," sindir Lorenzo seperti dikutip Crash.
"Jika saya jadi dia --Dani Pedrosa--, saya pasti memberi selamat kepada pendatang baru yang finis kedua," sambungnya.
Dugaan awal, Pedrosa masih menyimpan kenangan persaingan panas di kelas 125 cc dan 250 cc. Kedua bahkan sempat saling tabrak untuk berebut posisi.
Namun, tak seperti Lorenzo, Pedrosa sepertinya memilih untuk menyimpan kenangan masa lalu itu dan membawanya ke level MotoGP. Lorenzo pun menilai Pedrosa tak seharusnya bersikap seperti itu.
"Saya berusaha untuk baik kepada semua, menjadi lelaki sejati dan jika memang ada orang yang lebih baik dari saya, maka ia pantas diberi selamat. Berat memang, tapi saya akan tetap menyelamatinya," tandasnya.
Apapun itu, tambah Lorenzo, rivalitas seperti itu hanya menjadi bumbu kompetisi. Yang terpenting adalah meraih yang terbaik di setiap seri dan memburu gelar juara dunia.
( ian / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:17 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Rossi Menyimpan Harapan di Le Mans
-
Rabu, 16/05/2012 06:29 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tekad Spies di Le Mans
-
Selasa, 15/05/2012 20:30 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Stoner: Honda-Yamaha Bakal Seru di Le Mans
-
Senin, 14/05/2012 19:19 WIB
Dilelang, Motor Stoner Lebih Mahal Dibanding Motor Rossi
- Kamis, 17/05/2012 06:08 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tak Bidik Podium, Rossi Cuma Ingin Hasil Lebih Oke
- Kamis, 17/05/2012 04:13 WIB
Italia Terbuka
Azarenka Melenggang, Serena Kerja Keras
- Kamis, 17/05/2012 02:05 WIB
Jelang Final Liga Champions
Cech Bidik Kado Ultah Dini
- Kamis, 17/05/2012 02:30 WIB
Roma Masters
Nadal Lewati Hadangan Pertama
- Kamis, 17/05/2012 00:23 WIB
Bursa Manajer Baru Liverpool: Martinez, Benitez, sampai Pep
- Rabu, 16/05/2012 14:20 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Rossi Menyimpan Harapan di Le Mans
- Rabu, 16/05/2012 06:29 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tekad Spies di Le Mans
- Kamis, 17/05/2012 04:49 WIB
Cedera Paksa Alves Absen di Final Copa del Rey
- Rabu, 16/05/2012 12:08 WIB
Jelang Final Liga Champions
Bayern vs Chelsea: Satu Target Beda Misi
- Rabu, 16/05/2012 00:06 WIB
Tim 'Tak Terkalahkan' Arsenal Paling Oke dalam 20 Tahun Premier League
- Minggu, 13/05/2012 23:00 WIB
City Juara Liga Inggris
873 Komentar - Senin, 14/05/2012 10:59 WIB
Fergie: City Butuh 100 Tahun untuk Bisa Samai MU
405 Komentar - Selasa, 15/05/2012 08:34 WIB
Tevez Bawa Spanduk Provokatif, City Minta Maaf
349 Komentar - Senin, 14/05/2012 07:42 WIB
Akhir Liga Inggris yang Sangat Dramatis
336 Komentar - Minggu, 13/05/2012 22:57 WIB
Tutup Musim dengan Kemenangan, MU Tetap Gagal Salip City
262 Komentar - Senin, 14/05/2012 18:37 WIB
Surat Terbuka Del Piero untuk Juventini
246 Komentar - Jumat, 11/05/2012 22:25 WIB
Okto: Saya Ingin Bela Negara
234 Komentar - Selasa, 15/05/2012 11:41 WIB
Fergie: MU Tak Akan Jor-joran Belanja Seperti City
221 Komentar - Minggu, 13/05/2012 17:57 WIB
Buntut Kekalahan Persipura, Dua Mobil TNI Dibakar
209 Komentar - Sabtu, 12/05/2012 08:30 WIB
El Real Ingin Catat Sejarah dengan Raih 100 Poin
204 Komentar






Sending your message




_4.gif)

