Magny Cours
Kamis, 05/06/2008 22:00 WIB

Jakarta - Bernama lengkap Circuit de Nevers Magny-Cours, sirkuit Magny Cours sudah memanggungkan balapan Formula 1 semenjak tahun 1991. Selain itu, ajang GP2, Superbike dan WTCC juga dipanggungkan di sini.
Magny Cours dipandang sebagai sirkuit yang jarang menyuguhkan atraksi menarik. Hal ini disebabkan oleh karakternya yang menyulitkan pembalap melakukan overtaking.
Meski begitu, Magny Cours sempat menjadi saksi sejumlah balapan menarik. Di antaranya, adalah pada pergelaran GP Prancis tahun 1999. Saat itu, di bawah guyuran hujan lebat, Heinz Harald Frentzen sukses menjadi juara di atas mobil kelas bawah, Jordan.
Prancis, sebagai negara Uni Eropa, melarang produk rokok menyeponsori kegiatan olahraga. Hal ini menyulitkan Magny Cours dan kemudian membuatnya terancam kehilangan hak menggelar seri F1.
Tahun 2007, bos F1 Bernie Ecclestone sempat menyatakan bahwa Magny Cours tidak akan menggelar balapan, namun akhirnya keputusan berubah dan F1 tetap mampir. Tapi GP Prancis 2008 akan jadi perhelatan terakhir karena Ecclestone mengonfirmasi bahwa Magny Cours takkan jadi tuan rumah seri F1 tahun 2009.
Profil
Nama: Circuit de Nevers Magny-Cours
Tempat: Magny Cours
Panjang: 4.411 meter
Jumlah tikungan: 17
Lap tercepat: Michael Schumacher (Ferrari, 2004) 1 menit 15,377 detik
Daftar pemenang (10 tahun terakhir):
2007 Kimi Raikkonen Ferrari
2006 Michael Schumacher Ferrari
2005 Fernando Alonso Renault
2004 Michael Schumacher Ferrari
2003 Ralf Schumacher Williams-BMW
2002 Michael Schumacher Ferrari
2001 Michael Schumacher Ferrari
2000 David Coulthard McLaren-Mercedes
1999 Heinz-Harald Frentzen Jordan-Mugen Honda
1998 Michael Schumacher Ferrari
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Magny Cours dipandang sebagai sirkuit yang jarang menyuguhkan atraksi menarik. Hal ini disebabkan oleh karakternya yang menyulitkan pembalap melakukan overtaking.
Meski begitu, Magny Cours sempat menjadi saksi sejumlah balapan menarik. Di antaranya, adalah pada pergelaran GP Prancis tahun 1999. Saat itu, di bawah guyuran hujan lebat, Heinz Harald Frentzen sukses menjadi juara di atas mobil kelas bawah, Jordan.
Prancis, sebagai negara Uni Eropa, melarang produk rokok menyeponsori kegiatan olahraga. Hal ini menyulitkan Magny Cours dan kemudian membuatnya terancam kehilangan hak menggelar seri F1.
Tahun 2007, bos F1 Bernie Ecclestone sempat menyatakan bahwa Magny Cours tidak akan menggelar balapan, namun akhirnya keputusan berubah dan F1 tetap mampir. Tapi GP Prancis 2008 akan jadi perhelatan terakhir karena Ecclestone mengonfirmasi bahwa Magny Cours takkan jadi tuan rumah seri F1 tahun 2009.
Profil
Nama: Circuit de Nevers Magny-Cours
Tempat: Magny Cours
Panjang: 4.411 meter
Jumlah tikungan: 17
Lap tercepat: Michael Schumacher (Ferrari, 2004) 1 menit 15,377 detik
Daftar pemenang (10 tahun terakhir):
2007 Kimi Raikkonen Ferrari
2006 Michael Schumacher Ferrari
2005 Fernando Alonso Renault
2004 Michael Schumacher Ferrari
2003 Ralf Schumacher Williams-BMW
2002 Michael Schumacher Ferrari
2001 Michael Schumacher Ferrari
2000 David Coulthard McLaren-Mercedes
1999 Heinz-Harald Frentzen Jordan-Mugen Honda
1998 Michael Schumacher Ferrari
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

