Pembatasan Total Pembayaran Gaji di NBA
Jumat, 06/06/2008 22:46 WIB

Jakarta - Di NBA, pengaturan gaji memiliki aturan tersendiri. Tiap klub memiliki batasan mengenai gaji yang harus dibayarkan kepada seluruh pemainnya, yang disebut NBA Salary Cap.
Aturan ini jika terlihat dari luar cukup simpel, namun tidak demikian dengan penerapannya. Tak sedikit klub yang harus mengatur ulang sistem penggajian mereka karena batasan yang ditetapkan, di mana mereka tidak diperbolehkan melewatinya.
Sebagai contoh, musim 2005/2006, salary cap NBA ditetapkan sebesar USD 53.135 juta (sekitar Rp 488 miliar) per timnya, sementara di tahun berikutnya, salary cap berubah menjadi USD 55.62 juta (sekitar 511 miliar).
Jika dirata-ratakan, rata-rata pemain NBA di musim ini mendapat gaji sebesar USD 5.36 juta. Adapun gaji terkecil yang diterima adalah sekitar USD 427 ribu. Kevin Garnett menjadi pemain dengan bayarn tertinggi, yaitu sebesar USD 23.750 juta.
( ian / ian )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Aturan ini jika terlihat dari luar cukup simpel, namun tidak demikian dengan penerapannya. Tak sedikit klub yang harus mengatur ulang sistem penggajian mereka karena batasan yang ditetapkan, di mana mereka tidak diperbolehkan melewatinya.
Sebagai contoh, musim 2005/2006, salary cap NBA ditetapkan sebesar USD 53.135 juta (sekitar Rp 488 miliar) per timnya, sementara di tahun berikutnya, salary cap berubah menjadi USD 55.62 juta (sekitar 511 miliar).
Jika dirata-ratakan, rata-rata pemain NBA di musim ini mendapat gaji sebesar USD 5.36 juta. Adapun gaji terkecil yang diterima adalah sekitar USD 427 ribu. Kevin Garnett menjadi pemain dengan bayarn tertinggi, yaitu sebesar USD 23.750 juta.
( ian / ian )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Kamis, 24/05/2012 01:07 WIB
Rudi Hartono: Pemain Tak Fokus karena Gaji & Bonus Terlalu Tinggi
- Kamis, 24/05/2012 01:39 WIB
PBSI: Persiapan Sudah Optimal tapi Lawan Lebih Bagus
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
464 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
252 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
223 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
216 Komentar








Sending your message



.gif)

