Nicky Hayden
Minggu, 08/06/2008 07:53 WIB

Jakarta -
Nicky hayden menjalani balapan pertamanya saat masih berusai lima tahun di ajang First minibike dirt track race. Mulai dari sanalah perjalanan karirnya di balapan roda dua bermula.
Keberhasilannya menjuarai AMA Superbike tahun 2002 menjadi lompatan besar buat Hayden yang langsung masuk ajang MotoGP setahun berselang. Dan di tahun pertamanya Hayden menunjukkan kalau dia punya potensi besar dengan menyabet gelar rookie of the year usai duduk di posisi lima klasemen dengan 130 poin, rekannya di Repsol Honda Valentino Rossi menjadi juara dunia tahun itu.
Setahun berselang performanya menurun karena cuma duduk di posisi delapan. Namun di musim 2005 posisi tiga klasemen akhir musim berhasil didapat dengan total poin didapat berjumlah 206.
Tahun 2006 jelas menjadi musim terbaik pembalap bernama lengkap Nicholas "Nicky" Patrick Hayden ini. Di musim keempatnya itu dia memutuskan dominasi Rossi, yang saat itu sudah hijrah ke Yamaha, untuk menggondol gelar juara dunia.
Banyak yang menyebut gelar juara tersebut didapat Hayden karena keberuntungan mengingat dia cuma bisa menang di dua balapan sepanjang musim itu, meski mampu naik podium sebanyak tiga kali. Kepastian The Kentucky Kid menjadi juara juga baru ditentukan di seri terakhir setelah dia mampu finish di posisi tiga sementara Rossi yang sebelumnya memimpin klasemen dengan keunggulan delapan poin terjatuh saat balapan.
Semusim setelah menjadi juara dunia performa Hayden kembali terpuruk. Cuma tiga kali naik podium dan tak menjuarai satu seri pun, pemilik nomor 69 ini melorot ke posisi delapan klasemen akhir, kalah jauh dari juniornya Daniel Pedrosa yang jadi runner up dengan 242 poin.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
| Profil | |
| Nama | Nicholas "Nicky" Patrick Hayden |
|---|---|
| TTL | Amerika Serikat, 30 Juli 1981 |
| Nomor motor | 69 |
| Tim | Repsol Honda |
| Juara Dunia | 1 (2006) |
| Karir | Honda (2003-sekarang) |
Nicky hayden menjalani balapan pertamanya saat masih berusai lima tahun di ajang First minibike dirt track race. Mulai dari sanalah perjalanan karirnya di balapan roda dua bermula.
Keberhasilannya menjuarai AMA Superbike tahun 2002 menjadi lompatan besar buat Hayden yang langsung masuk ajang MotoGP setahun berselang. Dan di tahun pertamanya Hayden menunjukkan kalau dia punya potensi besar dengan menyabet gelar rookie of the year usai duduk di posisi lima klasemen dengan 130 poin, rekannya di Repsol Honda Valentino Rossi menjadi juara dunia tahun itu.
Setahun berselang performanya menurun karena cuma duduk di posisi delapan. Namun di musim 2005 posisi tiga klasemen akhir musim berhasil didapat dengan total poin didapat berjumlah 206.
Tahun 2006 jelas menjadi musim terbaik pembalap bernama lengkap Nicholas "Nicky" Patrick Hayden ini. Di musim keempatnya itu dia memutuskan dominasi Rossi, yang saat itu sudah hijrah ke Yamaha, untuk menggondol gelar juara dunia.
Banyak yang menyebut gelar juara tersebut didapat Hayden karena keberuntungan mengingat dia cuma bisa menang di dua balapan sepanjang musim itu, meski mampu naik podium sebanyak tiga kali. Kepastian The Kentucky Kid menjadi juara juga baru ditentukan di seri terakhir setelah dia mampu finish di posisi tiga sementara Rossi yang sebelumnya memimpin klasemen dengan keunggulan delapan poin terjatuh saat balapan.
Semusim setelah menjadi juara dunia performa Hayden kembali terpuruk. Cuma tiga kali naik podium dan tak menjuarai satu seri pun, pemilik nomor 69 ini melorot ke posisi delapan klasemen akhir, kalah jauh dari juniornya Daniel Pedrosa yang jadi runner up dengan 242 poin.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Minggu, 08/06/2008 08:25 WIB
Repsol Honda
-
Minggu, 08/06/2008 07:53 WIB
Nicky Hayden
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

