Red Bull Racing
Minggu, 08/06/2008 11:18 WIB

Jakarta -
Pembelian Jaguar Racing di tahun 2004 adalah awal dari kiprah Red Bull Racing yang dikenal saat ini berlaga di F1. Red Bull Racing merupakan salah satu dari dua tim kepunyaab perusahaan minuman asal Australia Red Bull, satu tim lainnya adalah Scuderia Toro Rosso (yang berarti Red Bull dalam bahasa Italia).
Debut Red Bull di F1 tak bisa dibilang buruk. Masih mengandalkan mesin yang digunakan Jaguar musim sebelumnya, Cosworth, dan pembalap senior David Coulrhard serta Christian Klien, di akhir musim mereka mampu mengumpulkan 34 poin dan duduk di posisi tujuh klasemen.
Beralih ke mesin Ferrari di tahun 2007, penampilan tim yang bermarkas Inggris ini malah menurun. Memang podium pertama berhasil diraih saat Coulthard finish di posisi tiga GP Monaco, tapi total poin yang dikumpulkan di akhir musim cuma 16, meski itu tak menggeser mereka dari posisi tujuh klasemen kostruktor.
Memasuki musim 2007, Red Bull merubah formasi timnya dengan menggantikan Klien dengan Mark Webber, termasuk menggunakan Renault sebagai pemasok mesin. Namun tetap saja raihan yang mereka dapat tak mampu menyamai musim pertama. Meski posisi di klasemen konstruktor naik ke urutan lima, jumlah poin Red Bull musim itu adalah 24.
Reliabilitas mobil menjadi masalah utama Red Bull di musim tersebut. Ditambah cukup banyak kecelakaan yang dialami dua pembalapnya, tim ini tercatat 14 kali tidak finish. Beberapa hasil baik di jelang berakhirnya musimlah yang kemudian membuat Red Bull mampu duduk di posisi lima klasemen.
Pada musim 2009 ini, Red Bull memboyong Sebastian Vettel yang performanya cukup baik saat bersama Toro Rosso ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
| Profil |
|
| Nama | Red Bull Racing |
|---|---|
| Markas | Milton Keynes, Inggris |
| Team Principal | Christian Horner |
| Pembalap | Sebastian Vettel & Mark Webber |
| Test Driver |
Brendon Hartley dan David Coulthard |
| Sasis |
RB5 |
| Mesin | Renault RS27 |
| Ban | Bridgestone |
| Debut | GP Australia 2005 |
| Juara Dunia Konstruktor |
- |
| Juara Dunia Pembalap |
- |
Pembelian Jaguar Racing di tahun 2004 adalah awal dari kiprah Red Bull Racing yang dikenal saat ini berlaga di F1. Red Bull Racing merupakan salah satu dari dua tim kepunyaab perusahaan minuman asal Australia Red Bull, satu tim lainnya adalah Scuderia Toro Rosso (yang berarti Red Bull dalam bahasa Italia).
Debut Red Bull di F1 tak bisa dibilang buruk. Masih mengandalkan mesin yang digunakan Jaguar musim sebelumnya, Cosworth, dan pembalap senior David Coulrhard serta Christian Klien, di akhir musim mereka mampu mengumpulkan 34 poin dan duduk di posisi tujuh klasemen.
Beralih ke mesin Ferrari di tahun 2007, penampilan tim yang bermarkas Inggris ini malah menurun. Memang podium pertama berhasil diraih saat Coulthard finish di posisi tiga GP Monaco, tapi total poin yang dikumpulkan di akhir musim cuma 16, meski itu tak menggeser mereka dari posisi tujuh klasemen kostruktor.
Memasuki musim 2007, Red Bull merubah formasi timnya dengan menggantikan Klien dengan Mark Webber, termasuk menggunakan Renault sebagai pemasok mesin. Namun tetap saja raihan yang mereka dapat tak mampu menyamai musim pertama. Meski posisi di klasemen konstruktor naik ke urutan lima, jumlah poin Red Bull musim itu adalah 24.
Reliabilitas mobil menjadi masalah utama Red Bull di musim tersebut. Ditambah cukup banyak kecelakaan yang dialami dua pembalapnya, tim ini tercatat 14 kali tidak finish. Beberapa hasil baik di jelang berakhirnya musimlah yang kemudian membuat Red Bull mampu duduk di posisi lima klasemen.
Pada musim 2009 ini, Red Bull memboyong Sebastian Vettel yang performanya cukup baik saat bersama Toro Rosso ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

