Panasonic Toyota Racing
Minggu, 08/06/2008 12:46 WIB

Jakarta -
Pada 21 Januari 1999, Toyota menyatakan rencananya ambil bagian dalam ajang F1. Setahun berselang, tepatnya 30 Juni 2000, tim yang dimiliki pabrikan mobil Jepang Toyota tersebut akhirnya mendapatkan slot untuk bertarung di musim 2002, sebagai tim ke-12.
Sepanjang tahun 2001, Toyota melakukan serangkaian ujicoba dengan menggunakan mobil purwa-rupa TF101 (AM01). Pembalap Finlandia Mika Salo dan Allan McNish dari Inggris dipercaya jadi pengemudi uji.
Toyota menjalani debut di F1 tahun 2002 dengan menggunakan mobil TF102 yang dikemudikan Salo dan McNish. Seri perdana --GP Australia-- dibuka dengan cukup menjanjikan setelah Salo mendulang poin usai finis di posisi enam. Namun Toyota mengakhiri musim itu hanya dengan mengantongi dua angka –satu poin tambahan dibuat Salo di GP Brasil.
Di musim kedua, Toyota yang kini diperkuat Cristiano da Matta asal Brasil dan mantan pembalap BAR Olivier Panis dari Prancis membuat peningkatan usai menutup dengan mengoleksi 16 poin. Mereka duduk di posisi delapan konstruktor.
Tahun 2004, Toyota yang mempertahankan kedua pembalapnya diterpa berbagai masalah. Panis dan da Matta didiskualifikasi di GP Kanada karena penggunaan bagian mobil illegal. Toyota juga tersandung kasus pencurian data Ferrari, apalagi TF104 dinilai sangat mirip dengan Ferrari F2003-GA. Hanya sembilan poin dibukukan Toyota di musim ini.
Toyota mencatatkan musim terbaiknya pada tahun 2005. Diperkuat Trulli dan Ralf Schumacher yang pindah dari Williams, tim itu mengumpulkan 88 poin dalam semusim untuk duduk jadi konstruktor terbaik keempat. Trulli juga mencatatkan finis terbaik pembalap Toyota dengan dua kali menjadi runner-up, yakni di GP Malaysia dan GP Bahrain.
Setelah membuat raihan terbaiknya, Toyota belum mampu mengulanginya lagi dan selama dua musim beruntun, 2006 dan 2007, selalu berada di posisi enam klasemen akhir konstruktor. Namun di musim 2008, Toyota membuat satu kemajuan dengan finis di posisi kelima konstruktor.
( krs / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
| Profil |
|
| Nama | Panasonic Toyota Racing |
|---|---|
| Markas | Cologne, North Rhine-Westphalia, Jerman |
| Team Principal | Tadashi Yamashina |
| Pembalap | Jarno Trulli & Timo Glock |
| Test Driver |
Kamui Kobayashi |
| Sasis |
Toyota TF109 |
| Mesin | Toyota RVX-09 |
| Ban | Bridgestone |
| Debut | GP Australia 2002 |
| Juara Dunia Konstruktor |
- |
| Juara Dunia Pembalap |
- |
Pada 21 Januari 1999, Toyota menyatakan rencananya ambil bagian dalam ajang F1. Setahun berselang, tepatnya 30 Juni 2000, tim yang dimiliki pabrikan mobil Jepang Toyota tersebut akhirnya mendapatkan slot untuk bertarung di musim 2002, sebagai tim ke-12.
Sepanjang tahun 2001, Toyota melakukan serangkaian ujicoba dengan menggunakan mobil purwa-rupa TF101 (AM01). Pembalap Finlandia Mika Salo dan Allan McNish dari Inggris dipercaya jadi pengemudi uji.
Toyota menjalani debut di F1 tahun 2002 dengan menggunakan mobil TF102 yang dikemudikan Salo dan McNish. Seri perdana --GP Australia-- dibuka dengan cukup menjanjikan setelah Salo mendulang poin usai finis di posisi enam. Namun Toyota mengakhiri musim itu hanya dengan mengantongi dua angka –satu poin tambahan dibuat Salo di GP Brasil.
Di musim kedua, Toyota yang kini diperkuat Cristiano da Matta asal Brasil dan mantan pembalap BAR Olivier Panis dari Prancis membuat peningkatan usai menutup dengan mengoleksi 16 poin. Mereka duduk di posisi delapan konstruktor.
Tahun 2004, Toyota yang mempertahankan kedua pembalapnya diterpa berbagai masalah. Panis dan da Matta didiskualifikasi di GP Kanada karena penggunaan bagian mobil illegal. Toyota juga tersandung kasus pencurian data Ferrari, apalagi TF104 dinilai sangat mirip dengan Ferrari F2003-GA. Hanya sembilan poin dibukukan Toyota di musim ini.
Toyota mencatatkan musim terbaiknya pada tahun 2005. Diperkuat Trulli dan Ralf Schumacher yang pindah dari Williams, tim itu mengumpulkan 88 poin dalam semusim untuk duduk jadi konstruktor terbaik keempat. Trulli juga mencatatkan finis terbaik pembalap Toyota dengan dua kali menjadi runner-up, yakni di GP Malaysia dan GP Bahrain.
Setelah membuat raihan terbaiknya, Toyota belum mampu mengulanginya lagi dan selama dua musim beruntun, 2006 dan 2007, selalu berada di posisi enam klasemen akhir konstruktor. Namun di musim 2008, Toyota membuat satu kemajuan dengan finis di posisi kelima konstruktor.
( krs / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message




.gif)

