Melandri Dikecewakan Keadaan
Senin, 14/07/2008 04:00 WIB

AFP/Uwe Meinhold
Sachsenring - Musim ini benar-benar mengecewakan buat Marco Melandri. Sudah belum mampu menjejak podium satu kali pun, kali ini dia lagi-lagi harus retire untuk kali kedua musim ini.
Selama tiga musim belakangan, Melandri selalu bisa menempati lima besar klasemen pembalap di akhir musim. Namun musim ini performanya jauh dari meyakinkan.
Dari sepuluh seri yang sudah berlangsung, catatan terbaik rider Ducati tersebut hanyalah finis di posisi lima yang dicapainya pada seri keempat, Shanghai. Semenjak itu penampilannya tak juga kunjung membaik.
Dua kali bahkan dia tak kuasa melintasi garis finis alias retire. Satu kali ketika membalap di negaranya, Italia, dan satu lagi adalah pada MotoGP Jerman, Minggu (13/7/2008).
Dalam seri terakhir tersebut, Melandri sempat tampil menjanjikan. Mengawali balapan dari posisi 16, dia mampu melajukan Desmosedici GP8-nya sampai dengan posisi tujuh di atas sirkuit yang basah. Seraya itu, Melandri juga mampu menorehkan fastest lap.
Akan tetapi, dia lantas malah harus out dari balapan di lap ke-10. "Itu mengecewakan karena kupikir aku bisa melakukan balapan yang bagus," sesal Melandri kepada Italia1 yang dikutip Autosport, Senin (14/7/2008).
"Aku tak memulai dengan baik dan berusaha keras di awal saat lintasan sangat sulit --aku tak bisa melihat apapun. Tapi aku akhirnya bisa menemukan ritmeku dan mulai nyaman di atas motor, itu berjalan baik dan aku mulai meraih posisi," ingat dia.
Hasil ini membuat Melandri masih tercecer di posisi 16 klasemen pembalap dengan poin 32. Tak mampu menambah poin tentu bikin dia sangat kesal sehingga kini Melandri pun berharap bisa mendapat peruntungan lebih baik dan bangkit di Laguna Seca.
"Keadaan benar-benar tak baik buatku! Kami bekerja dengan bagus sepanjang pekan, mari saja berharap Amerika akan lebih baik buat kami," pungkas dia.
( krs / ian )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Selama tiga musim belakangan, Melandri selalu bisa menempati lima besar klasemen pembalap di akhir musim. Namun musim ini performanya jauh dari meyakinkan.
Dari sepuluh seri yang sudah berlangsung, catatan terbaik rider Ducati tersebut hanyalah finis di posisi lima yang dicapainya pada seri keempat, Shanghai. Semenjak itu penampilannya tak juga kunjung membaik.
Dua kali bahkan dia tak kuasa melintasi garis finis alias retire. Satu kali ketika membalap di negaranya, Italia, dan satu lagi adalah pada MotoGP Jerman, Minggu (13/7/2008).
Dalam seri terakhir tersebut, Melandri sempat tampil menjanjikan. Mengawali balapan dari posisi 16, dia mampu melajukan Desmosedici GP8-nya sampai dengan posisi tujuh di atas sirkuit yang basah. Seraya itu, Melandri juga mampu menorehkan fastest lap.
Akan tetapi, dia lantas malah harus out dari balapan di lap ke-10. "Itu mengecewakan karena kupikir aku bisa melakukan balapan yang bagus," sesal Melandri kepada Italia1 yang dikutip Autosport, Senin (14/7/2008).
"Aku tak memulai dengan baik dan berusaha keras di awal saat lintasan sangat sulit --aku tak bisa melihat apapun. Tapi aku akhirnya bisa menemukan ritmeku dan mulai nyaman di atas motor, itu berjalan baik dan aku mulai meraih posisi," ingat dia.
Hasil ini membuat Melandri masih tercecer di posisi 16 klasemen pembalap dengan poin 32. Tak mampu menambah poin tentu bikin dia sangat kesal sehingga kini Melandri pun berharap bisa mendapat peruntungan lebih baik dan bangkit di Laguna Seca.
"Keadaan benar-benar tak baik buatku! Kami bekerja dengan bagus sepanjang pekan, mari saja berharap Amerika akan lebih baik buat kami," pungkas dia.
( krs / ian )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)







_4.gif)

