Hamilton Pupus Dahaga McLaren di Hockenheim
Minggu, 20/07/2008 21:09 WIB

AFP/Oliver Lang
Hockenheim - McLaren tak pernah menjadi juara di Sirkuit Hockenheim sejak tahun 1999. Namun, penantian itu akhirnya usai sudah, setelah Lewis Hamilton berhasil memenangi GP Jerman 2008.
Terakhir kali The Silver Arrows meraih gelar juara di Hockenmheim adalah pada tahun 1998 melalui Mika Hakkinen. Tahun-tahun berikutnya mereka selalu gagal--kecuali pada tahun 2007 karena Hockenheim batal masuk kalender F1.
Kemenangan Hamilton pada lomba yang digelar hari Minggu (20/7/2008) malam WIB ini pun diraih dengan cara yang cukup meyakinkan. Pembalap asal Inggris ini mendominasi jalannya lomba sejak start. Bahkan, kalau mau jujur, tanda-tanda ia akan tampil dominan sebenarnya sudah ditunjukkan sejak free practice I di mana ia berhasil menjadi pembalap tercepat.
Jalannya Balapan
Start sempurna dilakukan oleh Lewis Hamilton. Ia tak memberikan sedikit pun ruang bagi Felipe Massa untuk membalapnya. Alhasil pembalap McLaren itu tetap memimpin lomba sehabis tikungan pertama, diikuti Massa di urutan dua.
Berada di urutan tiga adalah Heikki Kovalainen, diikuti oleh Robert Kubica dan Jarno Trulli di peringkat empat dan lima. Lalu, di mana Kimi Raikkonen? Urutannya melorot satu peringkat dari posisi start, yakni di tempat ketujuh.
Namun, Raikkonen bisa memperbaiki posisinya. Pada akhir lap kelima ia sudah duduk di peringkat enam dengan melampaui Alonso. Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Trulli.
Pada lap yang sama, Hamilton menunjukkan kehebatannya. Ia berhasil mengungguli Massa yang berada di peringkat dua dengan selisih waktu hingga 3,7 detik.
Hamilton mencetak fastest lap pada lap ke-11. Pembalap asal Inggris itu menorehkan catatan waktu 1 menit dan 16,078 detik. Ia pun semakin memperlebar jarak dari Massa yang masih setia berada di urutan kedua.
Hamilton pun masuk pit stop pada lap ke-17 untuk mengisi bahan bakar, begitu juga Kubica. Selepas pit, posisinya melorot ke urutan empat, berada di belakang Trulli. Namun, satu lap kemudian ia naik ke posisi tiga setelah Trulli dipanggil timnya untuk masuk pit.
Lap 20 giliran Massa yang ketika itu memimpin lomba masuk pit. Sekeluarnya dari pit, pembalap asal Brasil ini masih berada di posisi pertama. Satu lap kemudian giliran Kovalainen yang masuk pit. sedangkan Raikkonen masuk pit pada lap 23, yang sial baginya, sekeluarnya dari pit posisinya melorot ke posisi sembilan.
Hamilton baru berhasil meraih kembali posisi terdepan pada lap 24 dari tangan Massa. Ia pun langsung memacu mobilnya menjauhi Massa. Hasilnya pala ke-28 ia sempat unggul hingga sembilan detik dari Massa.
Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen. Pada lap ini keunggulan Hamilton atas Massa telah melebar hingga 11 detik.
Tetapi segala usaha Hamilton memperlebar jarak dari Massa terasa sia-sia pada lap 36. Penyebabnya adalah safety car yang akhirnya harus keluar menyusul tabrakan yang dialami oleh Timo Glock. Pembalap Toyota itu mengalami masalah pada suspensi bagian belakangnya yang menyebabkan mobilnya melintir dan menabrak pagar pembatas pada tikungan terakhir. Posisi lima besar pembalap terdepan: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen.
Pada lap 39 kebanyakan pembalap masuk pit, termasuk di antaranya adalah Massa dan Kubica. Sedangkan Hamilton tidak melakukannya. Safety car juga masih berada di lintasan. Posisi lima besar pembalap setelah lap 40: Hamilton, Heidfeld, Piquet, Massa, Kubica.
Mark Webber menjadi pembalap kedua yang harus mengakhiri balapan sebelum finis. Mobilnya mengalami masalah dan ia pun berhenti di lap ke-42. Satu lap kemudian safety car pun "menghilang" dari lintasan dan balapan berjalan normal kembali. Pimpinan lomba? Tetap berada di tangan Hamilton.
Pada lap 49, tabrakan terjadi antara Rubens Barichello dan David Coulthard, mobil keduanya pun melintir keluar trek. Beruntung bagi Coulthard, ia masih bisa melanjutkan lomba, sementara Barichello tidak, tiga lap kemudian ia akhirnya retired dari balapan.
Pada lap yang sama Hamilton akhirnya masuk pit. Setelah masuk kembali ke lintasan posisinya melorot hingga peringkat lima, berada di belakang Kovalainen. Namun, Hamilton berhasil menyusul Kovalainen tak lama kemudian, membuat driver Inggris itu naik ke peringkat empat. Pimpinan lomba dipegan oleh Nelson Piquet Jr dengan Massa berada di belakangnya.
Duel antara Massa dan Hamilton terjadi pada lap 56. Massa yang berada di posisi dua berusaha mati-matian mempertahankan peringkatnya dari Hamilton yang terus memaksa memebalapnya. Pemenangnya? Hamilton. Pembalap McLaren itu berhasil meraih posisi dua usai melakukan duel wheel-to-wheel dengan Massa.
Hamilton akhirnya meraih kembali posisi terdepan pada lap 59. Dengan mulus ia melakukan sebuah manuver untuk menyalip Piquet Jr yang ketika itu tengah memimpin lomba. Pada akhirnya Hamilton pun keluar sebagai pemenang dengan Piquet Jr berada di posisi dua dan Massa di peringkat tiga.
Hasil Balapan
(Pembalap-Tim-Catatan Waktu/Selisih Waktu)
1. Hamilton-McLaren-Mercedes (1:31:20,874)
2. Piquet-Renault (+5,586)
3. Massa-Ferrari (+9,339)
4. Heidfeld-BMW Sauber (+9,825)
5. Kovalainen-McLaren-Mercedes (+12,411)
6. Raikkonen-Ferrari (+14,403)
7. Kubica-BMW Sauber (+22,682)
8. Vettel-Toro Rosso-Ferrari (+33,299)
9. Trulli-Toyota (+37,158)
10. Rosberg-Williams-Toyota (+37,625)
11. Alonso-Renault (+38,600)
12. Bourdais-Toro Rosso-Ferrari (+39,111)
13. Coulthard-Red Bull-Renault (+54,971)
14. Fisichella-Force India-Ferrari (+59,093)
15. Nakajima-Williams-Toyota (+1:00,003)
16. Sutil-Force India-Ferrari (+1:09,488)
17. Button-Honda (+1 lap)
Tak Finis
Barrichello-Honda (lap ke-52)
Webber-Red Bull-Renault (lap ke-41)
Glock-Toyota (lap ke-37)
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Terakhir kali The Silver Arrows meraih gelar juara di Hockenmheim adalah pada tahun 1998 melalui Mika Hakkinen. Tahun-tahun berikutnya mereka selalu gagal--kecuali pada tahun 2007 karena Hockenheim batal masuk kalender F1.
Kemenangan Hamilton pada lomba yang digelar hari Minggu (20/7/2008) malam WIB ini pun diraih dengan cara yang cukup meyakinkan. Pembalap asal Inggris ini mendominasi jalannya lomba sejak start. Bahkan, kalau mau jujur, tanda-tanda ia akan tampil dominan sebenarnya sudah ditunjukkan sejak free practice I di mana ia berhasil menjadi pembalap tercepat.
Jalannya Balapan
Start sempurna dilakukan oleh Lewis Hamilton. Ia tak memberikan sedikit pun ruang bagi Felipe Massa untuk membalapnya. Alhasil pembalap McLaren itu tetap memimpin lomba sehabis tikungan pertama, diikuti Massa di urutan dua.
Berada di urutan tiga adalah Heikki Kovalainen, diikuti oleh Robert Kubica dan Jarno Trulli di peringkat empat dan lima. Lalu, di mana Kimi Raikkonen? Urutannya melorot satu peringkat dari posisi start, yakni di tempat ketujuh.
Namun, Raikkonen bisa memperbaiki posisinya. Pada akhir lap kelima ia sudah duduk di peringkat enam dengan melampaui Alonso. Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Trulli.
Pada lap yang sama, Hamilton menunjukkan kehebatannya. Ia berhasil mengungguli Massa yang berada di peringkat dua dengan selisih waktu hingga 3,7 detik.
Hamilton mencetak fastest lap pada lap ke-11. Pembalap asal Inggris itu menorehkan catatan waktu 1 menit dan 16,078 detik. Ia pun semakin memperlebar jarak dari Massa yang masih setia berada di urutan kedua.
Hamilton pun masuk pit stop pada lap ke-17 untuk mengisi bahan bakar, begitu juga Kubica. Selepas pit, posisinya melorot ke urutan empat, berada di belakang Trulli. Namun, satu lap kemudian ia naik ke posisi tiga setelah Trulli dipanggil timnya untuk masuk pit.
Lap 20 giliran Massa yang ketika itu memimpin lomba masuk pit. Sekeluarnya dari pit, pembalap asal Brasil ini masih berada di posisi pertama. Satu lap kemudian giliran Kovalainen yang masuk pit. sedangkan Raikkonen masuk pit pada lap 23, yang sial baginya, sekeluarnya dari pit posisinya melorot ke posisi sembilan.
Hamilton baru berhasil meraih kembali posisi terdepan pada lap 24 dari tangan Massa. Ia pun langsung memacu mobilnya menjauhi Massa. Hasilnya pala ke-28 ia sempat unggul hingga sembilan detik dari Massa.
Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen. Pada lap ini keunggulan Hamilton atas Massa telah melebar hingga 11 detik.
Tetapi segala usaha Hamilton memperlebar jarak dari Massa terasa sia-sia pada lap 36. Penyebabnya adalah safety car yang akhirnya harus keluar menyusul tabrakan yang dialami oleh Timo Glock. Pembalap Toyota itu mengalami masalah pada suspensi bagian belakangnya yang menyebabkan mobilnya melintir dan menabrak pagar pembatas pada tikungan terakhir. Posisi lima besar pembalap terdepan: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen.
Pada lap 39 kebanyakan pembalap masuk pit, termasuk di antaranya adalah Massa dan Kubica. Sedangkan Hamilton tidak melakukannya. Safety car juga masih berada di lintasan. Posisi lima besar pembalap setelah lap 40: Hamilton, Heidfeld, Piquet, Massa, Kubica.
Mark Webber menjadi pembalap kedua yang harus mengakhiri balapan sebelum finis. Mobilnya mengalami masalah dan ia pun berhenti di lap ke-42. Satu lap kemudian safety car pun "menghilang" dari lintasan dan balapan berjalan normal kembali. Pimpinan lomba? Tetap berada di tangan Hamilton.
Pada lap 49, tabrakan terjadi antara Rubens Barichello dan David Coulthard, mobil keduanya pun melintir keluar trek. Beruntung bagi Coulthard, ia masih bisa melanjutkan lomba, sementara Barichello tidak, tiga lap kemudian ia akhirnya retired dari balapan.
Pada lap yang sama Hamilton akhirnya masuk pit. Setelah masuk kembali ke lintasan posisinya melorot hingga peringkat lima, berada di belakang Kovalainen. Namun, Hamilton berhasil menyusul Kovalainen tak lama kemudian, membuat driver Inggris itu naik ke peringkat empat. Pimpinan lomba dipegan oleh Nelson Piquet Jr dengan Massa berada di belakangnya.
Duel antara Massa dan Hamilton terjadi pada lap 56. Massa yang berada di posisi dua berusaha mati-matian mempertahankan peringkatnya dari Hamilton yang terus memaksa memebalapnya. Pemenangnya? Hamilton. Pembalap McLaren itu berhasil meraih posisi dua usai melakukan duel wheel-to-wheel dengan Massa.
Hamilton akhirnya meraih kembali posisi terdepan pada lap 59. Dengan mulus ia melakukan sebuah manuver untuk menyalip Piquet Jr yang ketika itu tengah memimpin lomba. Pada akhirnya Hamilton pun keluar sebagai pemenang dengan Piquet Jr berada di posisi dua dan Massa di peringkat tiga.
Hasil Balapan
(Pembalap-Tim-Catatan Waktu/Selisih Waktu)
1. Hamilton-McLaren-Mercedes (1:31:20,874)
2. Piquet-Renault (+5,586)
3. Massa-Ferrari (+9,339)
4. Heidfeld-BMW Sauber (+9,825)
5. Kovalainen-McLaren-Mercedes (+12,411)
6. Raikkonen-Ferrari (+14,403)
7. Kubica-BMW Sauber (+22,682)
8. Vettel-Toro Rosso-Ferrari (+33,299)
9. Trulli-Toyota (+37,158)
10. Rosberg-Williams-Toyota (+37,625)
11. Alonso-Renault (+38,600)
12. Bourdais-Toro Rosso-Ferrari (+39,111)
13. Coulthard-Red Bull-Renault (+54,971)
14. Fisichella-Force India-Ferrari (+59,093)
15. Nakajima-Williams-Toyota (+1:00,003)
16. Sutil-Force India-Ferrari (+1:09,488)
17. Button-Honda (+1 lap)
Tak Finis
Barrichello-Honda (lap ke-52)
Webber-Red Bull-Renault (lap ke-41)
Glock-Toyota (lap ke-37)
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

