Ruwetnya Mengurus Tinju
Rabu, 23/07/2008 21:30 WIB

detiksport/Arya
Jakarta - Pertandingan tinju ternyata tak sesederhana ketika dua petinju baku pukul di atas ring. Mengurus laga tinju, seperti partai Chris John vs Jackson Asiku, ternyata ruwet.
Hari Senin (21/7/2008), pelatih sekaligus manajer Chris John, Craig Christian, batal mengadakan konferensi pers yang digelar bersama dengan promotor Soeryo Goeritno.
Konon, Craig ingin bayaran sebesar 130 ribu dolar AS tersebut dibayar separuh dalam bentuk tunai dan separuhnya lagi dalam bentuk bank guarantee. Menurut sumber, hari itu Soeryo menawarkan pembayaran dengan memakai cek.
Soeryo yang enggan disalahkan, kemudian membedah persoalan itu dari sudut pandangnya. Menurutnya, dari 130 ribu fee pertandingan, 65 ribu di antaranya dibayar tunai dengan 40 ribu berasal darinya dan sisanya dari RCTI.
Menurut Soeryo, pada hari Senin itu ia membawa 40 ribu dolar kewajibannya plus 5.000 sebagai uang cadangan. Sementara RCTI menurutnya tidak membawa uang tunai serta bank guarantee seperti diminta.
Pihak RCTI yang juga hadir memberikan keterangan pers dengan diwakili Wakil Direktur Utama Oerianto Guyandi menolak disebut tidak memenuhi kewajibannya. "Kami tidak bisa membayar bila kami tidak memegang surat kontrak pertandingan Chris," kata Guyandi.
Guyandi lantas menjelaskan bahwa RCTI pernah mengikat kontrak dengan Chris melalui MTM Promotions/Chris John Management untuk dua pertandingan. Stasiun TV swasta itu bahkan sudah memberikan uang senilai 80 ribu dolar AS sebagai uang muka kontrak tersebut.
Masih menurut RCTI, CJ Management kemudian menunjuk promotor Soeryo Goeritno untuk memanggungkan pertandingannya di Indonesia. Karena itu, kemudian dibuatlah amandemen kontrak yang intinya mengalihkan hak dan kewajiban kepromotoran kepada Soeryo.
RCTI menolak membayarkan 20 ribu dolar kewajibannya karena pihak Chris John belum menunjukkan amandemen kontrak dimaksud. "Kami tak bisa mengeluarkan dana jika kontrak itu tidak ada," kata Guyandi.
Namun persoalan sedikit terang hari Rabu ini (23/7) ketika Soeryo menunjukkan uang tunai sejumlah 40 ribu dolar AS sesuai komitmennya. Demikian juga RCTI yang membawa uang 25 ribu plus bank guarantee dari Bank Central Asia (BCA).
Namun Soeryo sekali lagi meminta Chris John melalui Craig menunjukkan kepadanya kontrak pertandingan untuk ia tandatangani dan kemudian dikirim ke Komite Tinju Indonesia (KTI) dan Badan Pengawas Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI). "Tanpa kontrak itu, saya tidak mau membayar," kata Soeryo.
Soeryo mengaku cukup bersabar dan dia menunggu kesediaan pihak Chris John menyelesaikan semua kewajibannya hingga tanggal pertarungan, 27 Juli nanti. Namun ia juga menyerahkan urusan tersebut kepada RCTI selaku televisi yang akan menayangkan partai itu.
RCTI sendiri memberi kesempatan hingga hari ini karena persoalan pengaturan program. "Kami kan harus merencanakan semuanya, dengan artis dan pendukung acara lainnya. Tidak bisa mendadak. Kita profesional," kata Guyandi.
Hingga berita ini diturunkan, kepastian apakah Chris John jadi bertarung untuk mempertahankan gelar juara kelas bulu WBA-nya atau tidak masih belum jelas. Namun yang pasti, mengurus tinju itu ternyata ruwet.
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hari Senin (21/7/2008), pelatih sekaligus manajer Chris John, Craig Christian, batal mengadakan konferensi pers yang digelar bersama dengan promotor Soeryo Goeritno.
Konon, Craig ingin bayaran sebesar 130 ribu dolar AS tersebut dibayar separuh dalam bentuk tunai dan separuhnya lagi dalam bentuk bank guarantee. Menurut sumber, hari itu Soeryo menawarkan pembayaran dengan memakai cek.
Soeryo yang enggan disalahkan, kemudian membedah persoalan itu dari sudut pandangnya. Menurutnya, dari 130 ribu fee pertandingan, 65 ribu di antaranya dibayar tunai dengan 40 ribu berasal darinya dan sisanya dari RCTI.
Menurut Soeryo, pada hari Senin itu ia membawa 40 ribu dolar kewajibannya plus 5.000 sebagai uang cadangan. Sementara RCTI menurutnya tidak membawa uang tunai serta bank guarantee seperti diminta.
Pihak RCTI yang juga hadir memberikan keterangan pers dengan diwakili Wakil Direktur Utama Oerianto Guyandi menolak disebut tidak memenuhi kewajibannya. "Kami tidak bisa membayar bila kami tidak memegang surat kontrak pertandingan Chris," kata Guyandi.
Guyandi lantas menjelaskan bahwa RCTI pernah mengikat kontrak dengan Chris melalui MTM Promotions/Chris John Management untuk dua pertandingan. Stasiun TV swasta itu bahkan sudah memberikan uang senilai 80 ribu dolar AS sebagai uang muka kontrak tersebut.
Masih menurut RCTI, CJ Management kemudian menunjuk promotor Soeryo Goeritno untuk memanggungkan pertandingannya di Indonesia. Karena itu, kemudian dibuatlah amandemen kontrak yang intinya mengalihkan hak dan kewajiban kepromotoran kepada Soeryo.
RCTI menolak membayarkan 20 ribu dolar kewajibannya karena pihak Chris John belum menunjukkan amandemen kontrak dimaksud. "Kami tak bisa mengeluarkan dana jika kontrak itu tidak ada," kata Guyandi.
Namun persoalan sedikit terang hari Rabu ini (23/7) ketika Soeryo menunjukkan uang tunai sejumlah 40 ribu dolar AS sesuai komitmennya. Demikian juga RCTI yang membawa uang 25 ribu plus bank guarantee dari Bank Central Asia (BCA).
Namun Soeryo sekali lagi meminta Chris John melalui Craig menunjukkan kepadanya kontrak pertandingan untuk ia tandatangani dan kemudian dikirim ke Komite Tinju Indonesia (KTI) dan Badan Pengawas Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI). "Tanpa kontrak itu, saya tidak mau membayar," kata Soeryo.
Soeryo mengaku cukup bersabar dan dia menunggu kesediaan pihak Chris John menyelesaikan semua kewajibannya hingga tanggal pertarungan, 27 Juli nanti. Namun ia juga menyerahkan urusan tersebut kepada RCTI selaku televisi yang akan menayangkan partai itu.
RCTI sendiri memberi kesempatan hingga hari ini karena persoalan pengaturan program. "Kami kan harus merencanakan semuanya, dengan artis dan pendukung acara lainnya. Tidak bisa mendadak. Kita profesional," kata Guyandi.
Hingga berita ini diturunkan, kepastian apakah Chris John jadi bertarung untuk mempertahankan gelar juara kelas bulu WBA-nya atau tidak masih belum jelas. Namun yang pasti, mengurus tinju itu ternyata ruwet.
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 17/05/2012 06:08 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tak Bidik Podium, Rossi Cuma Ingin Hasil Lebih Oke
- Kamis, 17/05/2012 04:13 WIB
Italia Terbuka
Azarenka Melenggang, Serena Kerja Keras
- Kamis, 17/05/2012 02:05 WIB
Jelang Final Liga Champions
Cech Bidik Kado Ultah Dini
- Kamis, 17/05/2012 02:30 WIB
Roma Masters
Nadal Lewati Hadangan Pertama
- Kamis, 17/05/2012 00:23 WIB
Bursa Manajer Baru Liverpool: Martinez, Benitez, sampai Pep
- Rabu, 16/05/2012 14:20 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Rossi Menyimpan Harapan di Le Mans
- Rabu, 16/05/2012 06:29 WIB
Jelang MotoGP Prancis
Tekad Spies di Le Mans
- Kamis, 17/05/2012 04:49 WIB
Cedera Paksa Alves Absen di Final Copa del Rey
- Rabu, 16/05/2012 12:08 WIB
Jelang Final Liga Champions
Bayern vs Chelsea: Satu Target Beda Misi
- Rabu, 16/05/2012 00:06 WIB
Tim 'Tak Terkalahkan' Arsenal Paling Oke dalam 20 Tahun Premier League
- Minggu, 13/05/2012 23:00 WIB
City Juara Liga Inggris
873 Komentar - Senin, 14/05/2012 10:59 WIB
Fergie: City Butuh 100 Tahun untuk Bisa Samai MU
405 Komentar - Selasa, 15/05/2012 08:34 WIB
Tevez Bawa Spanduk Provokatif, City Minta Maaf
349 Komentar - Senin, 14/05/2012 07:42 WIB
Akhir Liga Inggris yang Sangat Dramatis
336 Komentar - Minggu, 13/05/2012 22:57 WIB
Tutup Musim dengan Kemenangan, MU Tetap Gagal Salip City
262 Komentar - Senin, 14/05/2012 18:37 WIB
Surat Terbuka Del Piero untuk Juventini
246 Komentar - Jumat, 11/05/2012 22:25 WIB
Okto: Saya Ingin Bela Negara
234 Komentar - Selasa, 15/05/2012 11:41 WIB
Fergie: MU Tak Akan Jor-joran Belanja Seperti City
221 Komentar - Minggu, 13/05/2012 17:57 WIB
Buntut Kekalahan Persipura, Dua Mobil TNI Dibakar
209 Komentar - Sabtu, 12/05/2012 08:30 WIB
El Real Ingin Catat Sejarah dengan Raih 100 Poin
204 Komentar








Sending your message



.gif)
