Olimpiade Beijing
Flandy/Vita Gagal Dapat Perunggu
Minggu, 17/08/2008 18:49 WIB

(Reuters/Beawiharta)
Beijing - Flandy Limpele/Vita Marissa tak berhasil menambahkan medali buat kontingen Indonesia. Dalam pertarungan sengit dan mendebarkan, mereka kalah dari pasangan China, He Hanbin/Yu Yang.
Pada pertandingan di Beijing Univesity of Technology Beijing, Minggu (17/8/2008), Flandy/Vita menelan pil pahit, kalah 21-19, 17-21, 21-23.
Kekalahan ini menjadikan Flandy/Vita sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus babak empat besar tapi tidak berhasil mendulang medali. Sebelumnya ganda putra Markis Kido/Hendra Gunawan meraih emas dan Maria Kristin Yulianti merebut perunggu di nomor tunggal putri.
Meski demikian perjuangan Flandy/Vita tetap layak diberi apresiasi tinggi. Menghadapi tekanan besar dari publik tuan rumah, mereka tampak sudah tampil habis-habisan dari awal sampai akhir pertandingan.
Setelah kedua pasangan berbagi angka di dua set pertama, jalannya pertarungan di set ketiga sangatlah alot. Kejar-kejaran angka sudah terjadi sejak set ini dimulai.
Kontroversi terjadi saat Flandy/Vita unggul 12-10. Pengembalian pasangan China tampak di luar garis samping, tapi wasit memutuskan bola diulang. Seperti terpengaruh mentalnya, Flandy/Vita kehilangan dua angka berikutnya, dan berbalik tertinggal 12-13.
Dari situ kedua pasangan silih berganti memperoleh angka, mulai dari 13-13, sampai 19-19. Setelah itu Flandy/Vita memperoleh angka yang menjadikan mereka mendapatkan match point. Namun kesempatan itu hilang karena pemain lawan berhasil menyamakan kedudukan lagi.
He Hanbin/Yu Yang berbalik di atas angin setelah pengembalian Flandy melebar. Skor menjadi 21-20. Untungnya giliran He Hanbin yang gagal di net. 21-21. Sayangnya lagi, pukulan smes Flandy berikutnya juga tidak menyeberang net. Kembali pasangan China mendapat match point.
Dalam masa-masa menegangkan, pengembalian bola Vita menyangkut di net. Alhasil pertandingan ini dimenangkan oleh He Hanbin/Yu Yang dengan 23-21.
Indonesia masih menurunkan satu wakilnya, yakni ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, di partai final. Saat berita ini diturunkan mereka baru melangsungkan pertarungannya melawan Lee Hyojung/Lee Yongdae dari Korea Selatan.
( a2s / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pada pertandingan di Beijing Univesity of Technology Beijing, Minggu (17/8/2008), Flandy/Vita menelan pil pahit, kalah 21-19, 17-21, 21-23.
Kekalahan ini menjadikan Flandy/Vita sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus babak empat besar tapi tidak berhasil mendulang medali. Sebelumnya ganda putra Markis Kido/Hendra Gunawan meraih emas dan Maria Kristin Yulianti merebut perunggu di nomor tunggal putri.
Meski demikian perjuangan Flandy/Vita tetap layak diberi apresiasi tinggi. Menghadapi tekanan besar dari publik tuan rumah, mereka tampak sudah tampil habis-habisan dari awal sampai akhir pertandingan.
Setelah kedua pasangan berbagi angka di dua set pertama, jalannya pertarungan di set ketiga sangatlah alot. Kejar-kejaran angka sudah terjadi sejak set ini dimulai.
Kontroversi terjadi saat Flandy/Vita unggul 12-10. Pengembalian pasangan China tampak di luar garis samping, tapi wasit memutuskan bola diulang. Seperti terpengaruh mentalnya, Flandy/Vita kehilangan dua angka berikutnya, dan berbalik tertinggal 12-13.
Dari situ kedua pasangan silih berganti memperoleh angka, mulai dari 13-13, sampai 19-19. Setelah itu Flandy/Vita memperoleh angka yang menjadikan mereka mendapatkan match point. Namun kesempatan itu hilang karena pemain lawan berhasil menyamakan kedudukan lagi.
He Hanbin/Yu Yang berbalik di atas angin setelah pengembalian Flandy melebar. Skor menjadi 21-20. Untungnya giliran He Hanbin yang gagal di net. 21-21. Sayangnya lagi, pukulan smes Flandy berikutnya juga tidak menyeberang net. Kembali pasangan China mendapat match point.
Dalam masa-masa menegangkan, pengembalian bola Vita menyangkut di net. Alhasil pertandingan ini dimenangkan oleh He Hanbin/Yu Yang dengan 23-21.
Indonesia masih menurunkan satu wakilnya, yakni ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, di partai final. Saat berita ini diturunkan mereka baru melangsungkan pertarungannya melawan Lee Hyojung/Lee Yongdae dari Korea Selatan.
( a2s / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 21:45 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 17:27 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
-
Jumat, 25/05/2012 17:01 WIB
Kalahkan Denmark, Korsel ke Final Piala Thomas
-
Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
-
Jumat, 25/05/2012 08:24 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

