Olimpiade Beijing
Emas itu Akhirnya Milik AS Lagi
Minggu, 24/08/2008 17:43 WIB

(Reuters/Jason Reed)
Beijing - Dengan NBA-nya wajar jika Amerika Serikat ditahbiskan sebagai negara terbaik dunia di cabang bola basket. Setelah gagal di Athena, tahun ini medali emas kembali direbut anak-anak Paman Sam.
Tampil di final melawan Spanyol di Beijing, Minggu (24/8/2008), dalam laga penuh foul dan sikut-sikutan, AS keluar sebagai pemenang dengan skor 118-107.
Begitu bel panjang berdering, para pemain AS meluapkan kegembiraannya dengan sangat ekspresif di tengah lapangan, di depan sekitar 18 ribu penonton yang meneriakkan kata-kata "USA ... USA ...".
Kegembiraan ini amat dimaklumi karena AS kehilangan dominasinya sejak meraih emas di Olimpiade 2000. Di tiga kejuaraan besar berikutnya mereka bahkan tak mampu menembus babak final. Berturut-turut mereka terhenti di babak semifinal di Kejuaraan Dunia 2002, serta hanya kebagian perunggu di Olimpiade 2004, dan Kejuaraan Dunia 2006.
Spanyol yang menyandang predikat juara dunia ditinggalkan 14 poin di babak pertama. Tapi mereka mampu bangkit dan menipiskan selisih angkanya. Melalui lemparan tiga angka Rudy Fernandez di delapan menit 13 detik terakhir, selisih itu tinggal dua angka saja.
Tapi AS bereaksi dengan baik. Kobe Bryant dua kali membuat three point yang penting. Setelah melakukan yang kedua, ia menempelkan jari-jarinya ke bibir, memastikan AS memimpin delapan poin dengan waktu tersisa tiga menit 10 detik.
Total bintang LA Lakers itu menorehkan 20 angka, dan aksi-aksinya senantiasa disambut meriah oleh penonton. Satu-satunya tepuk tangan lebih ramai dibanding untuk dirinya adalah ketika juru kamera menyorot David Beckham yang hadir sebagai penonton, dan wajah tampan bintang sepakbola Inggris itu muncul di layar raksasa.
Top skorer AS pada pertandingan ini adalah Dwayne Wade dengan 27 poin. Adapun Spanyol, yang di babak penyisihan grup juga menyerah dari lawan yang sama dengan skor 119-82, memperoleh banyak sumbangkan angka dari Fernandez (22) dan rekan setim Bryant di Lakers, Pau Gasol, yang mencetak 21 angka.
Setelah didemonstrasikan di tahun 1904 dan 1924, cabang bola basket mulai dipertandingkan di pentas Olimpiade sejak 1936. Di kelompok putra, Amerika Serikat memenangi 13 dari 17 edisi. Tiga yang lain direbut Uni Soviet (1972 dan 1988) serta Argentina (2004).
( a2s / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tampil di final melawan Spanyol di Beijing, Minggu (24/8/2008), dalam laga penuh foul dan sikut-sikutan, AS keluar sebagai pemenang dengan skor 118-107.
Begitu bel panjang berdering, para pemain AS meluapkan kegembiraannya dengan sangat ekspresif di tengah lapangan, di depan sekitar 18 ribu penonton yang meneriakkan kata-kata "USA ... USA ...".
Kegembiraan ini amat dimaklumi karena AS kehilangan dominasinya sejak meraih emas di Olimpiade 2000. Di tiga kejuaraan besar berikutnya mereka bahkan tak mampu menembus babak final. Berturut-turut mereka terhenti di babak semifinal di Kejuaraan Dunia 2002, serta hanya kebagian perunggu di Olimpiade 2004, dan Kejuaraan Dunia 2006.
Spanyol yang menyandang predikat juara dunia ditinggalkan 14 poin di babak pertama. Tapi mereka mampu bangkit dan menipiskan selisih angkanya. Melalui lemparan tiga angka Rudy Fernandez di delapan menit 13 detik terakhir, selisih itu tinggal dua angka saja.
Tapi AS bereaksi dengan baik. Kobe Bryant dua kali membuat three point yang penting. Setelah melakukan yang kedua, ia menempelkan jari-jarinya ke bibir, memastikan AS memimpin delapan poin dengan waktu tersisa tiga menit 10 detik.
Total bintang LA Lakers itu menorehkan 20 angka, dan aksi-aksinya senantiasa disambut meriah oleh penonton. Satu-satunya tepuk tangan lebih ramai dibanding untuk dirinya adalah ketika juru kamera menyorot David Beckham yang hadir sebagai penonton, dan wajah tampan bintang sepakbola Inggris itu muncul di layar raksasa.
Top skorer AS pada pertandingan ini adalah Dwayne Wade dengan 27 poin. Adapun Spanyol, yang di babak penyisihan grup juga menyerah dari lawan yang sama dengan skor 119-82, memperoleh banyak sumbangkan angka dari Fernandez (22) dan rekan setim Bryant di Lakers, Pau Gasol, yang mencetak 21 angka.
Setelah didemonstrasikan di tahun 1904 dan 1924, cabang bola basket mulai dipertandingkan di pentas Olimpiade sejak 1936. Di kelompok putra, Amerika Serikat memenangi 13 dari 17 edisi. Tiga yang lain direbut Uni Soviet (1972 dan 1988) serta Argentina (2004).
( a2s / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
-
Rabu, 23/05/2012 11:16 WIB
James & Wade Bawa Heat Ungguli Pacers 3-2
-
Selasa, 22/05/2012 12:30 WIB
Sungkurkan Lakers, Thunder Tantang Spurs di Final Wilayah
-
Senin, 21/05/2012 12:29 WIB
Spurs Lolos, Heat-Pacers Sama Kuat
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Adu Penalti Sering Jadi Tragedi, FIFA Pikirkan Alternatif Lain
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 22:32 WIB
Lin Dan Waspadai Darah Muda Korsel
- Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
- Jumat, 25/05/2012 21:46 WIB
China Juga Jumpa Korsel di Final Piala Thomas
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
674 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
244 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







.gif)

