Astro Bisa Tetap Siarkan Liga Inggris?
Jumat, 29/08/2008 20:05 WIB

BBC
Jakarta - Siaran Liga Inggris masih mungkin disiarkan oleh Astro TV.Hal ini terungkap setelah KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) mengeluarkan hasil penyelidikannya Jumat (29/8/2008).
Sebelumnya Astro TV yang di Indonesia dipegang oleh PT Direct Vision dilaporkan oleh beberapa pesaingnya kepada KPPU karena dianggap melakukan monopoli usaha. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh KPPU, PT Direct Vision dinyatakan tak bersalah.
Lalu, siapa pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas kasus ini? Adalah ESPN StarSports (ESS) dan All Asia Multimedia Network (AAMN) yang dianggap "bersalah". Sebagai infromasi, ESS merupakan pemegang hak siar langsung dari FA Premier League. Semetara AAMN merupakan perusahaan yang memegang pembagian hak siar untuk Indonesia.
Keduanya, oleh KPPU, terbukti tidak melakukan proses tender yang kompetitif di antara operator televisi Indonesia. Demikian seperti dinyatakan Majelis Komisi KPPU dalam sidang yang dilangsungkan di kantor KPPU di Jl H. Juanda, Jakarta, Jumat (29/8). Akibat dari tindakan keduanya itu, KPPU menilai bahwa ESS dan AAMN bisa menimbulkan praktik persaingan usaha tak sehat dan monopoli di Indonesia.
Oleh karena itu, oleh KPPU, AAMN diperintahkan untuk menjaga dan melindungi kepentingan konsumen TV berbayar di Indonesia dengan tetap mempertahankan kelangsungan hubungan usaha dengan PT Direct Vision dan tidak menghentikan seluruh pelayanan kepada pelanggan. Itu artinya masih ada kemungkinan Astro TV bisa kembali menyiarkan Liga Inggris.
Bagaimana tanggapan AAMN atas keputusan ini? “Putusan KPPU ini sangat sulit dipahami karena putusan tersebut tidak konsisten dan membingungkan,” kata Kuasa Hukum AAMN Alexander Lay. “KPPU nampaknya melakukan spekulasi atas apa yang mungkin akan terjadi karena KPPU tidak dapat menemukan bukti yang menunjukkan dampak terhadap pasar pada saat ini."
Sementara ESS dalam fax yang dikirimkan ke redaksi detiksport mengaku masih akan mempelajari masalah ini terlebih dulu sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. "Dalam beberapa hari mendatang, kami akan mempelajari putusan ini dengan seksama, mengevaluasi pilihan yang tersedia bagi kami berdasarkan hukum Indonesia, dan mengambil tindakan apapun yang kami rasa perlu untuk memastikan kepentingan sah kami terlindungi."
Namun, bukan AAMN dan ESS saja yang tak puas akibat keputusan tersebut. Pihak Indovision dan IM2 senada mengeluarkan pernyataan bahwa seharusnya tidak hanya Astro TV saja yang dilindungi, tetapi mereka juga. Mereka mengatakan pihak mereka juga telah kehilangan pelanggan akibat berpindah ke Astro TV sehingga ada baiknya mereka juga menerima pasokan siaran Liga Inggris.
"Keputusan ini lucu. Seharusnya jika pihak Astro mendapat perlindungan bagaimana dengan kami? Kalau dilihat dari laporan keuangan kami memang untung setiap tahun. Tapi, banyak kan pelanggan kami yang pindah ke operator lain. Coba seandainya dihitung satu orang misalnya berlangganan 100 ribu per bulan dan ada 50 orang yang pindah," ujar Andri Aslan, Corporate Secretary IM2.
Bagaimana dengan Aora TV selaku pemegang hak siar Liga Inggris yang baru? "Mereka tak akan diganggu gugat. Keputusan ini tak akan menganggu mereka. Kalau ada laporan kepada kami baru akan ada tindakan," ujar anggota tim pemeriksa dari KPPU, Ir. M. Iqbal.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebelumnya Astro TV yang di Indonesia dipegang oleh PT Direct Vision dilaporkan oleh beberapa pesaingnya kepada KPPU karena dianggap melakukan monopoli usaha. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh KPPU, PT Direct Vision dinyatakan tak bersalah.
Lalu, siapa pihak yang dianggap paling bertanggung jawab atas kasus ini? Adalah ESPN StarSports (ESS) dan All Asia Multimedia Network (AAMN) yang dianggap "bersalah". Sebagai infromasi, ESS merupakan pemegang hak siar langsung dari FA Premier League. Semetara AAMN merupakan perusahaan yang memegang pembagian hak siar untuk Indonesia.
Keduanya, oleh KPPU, terbukti tidak melakukan proses tender yang kompetitif di antara operator televisi Indonesia. Demikian seperti dinyatakan Majelis Komisi KPPU dalam sidang yang dilangsungkan di kantor KPPU di Jl H. Juanda, Jakarta, Jumat (29/8). Akibat dari tindakan keduanya itu, KPPU menilai bahwa ESS dan AAMN bisa menimbulkan praktik persaingan usaha tak sehat dan monopoli di Indonesia.
Oleh karena itu, oleh KPPU, AAMN diperintahkan untuk menjaga dan melindungi kepentingan konsumen TV berbayar di Indonesia dengan tetap mempertahankan kelangsungan hubungan usaha dengan PT Direct Vision dan tidak menghentikan seluruh pelayanan kepada pelanggan. Itu artinya masih ada kemungkinan Astro TV bisa kembali menyiarkan Liga Inggris.
Bagaimana tanggapan AAMN atas keputusan ini? “Putusan KPPU ini sangat sulit dipahami karena putusan tersebut tidak konsisten dan membingungkan,” kata Kuasa Hukum AAMN Alexander Lay. “KPPU nampaknya melakukan spekulasi atas apa yang mungkin akan terjadi karena KPPU tidak dapat menemukan bukti yang menunjukkan dampak terhadap pasar pada saat ini."
Sementara ESS dalam fax yang dikirimkan ke redaksi detiksport mengaku masih akan mempelajari masalah ini terlebih dulu sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. "Dalam beberapa hari mendatang, kami akan mempelajari putusan ini dengan seksama, mengevaluasi pilihan yang tersedia bagi kami berdasarkan hukum Indonesia, dan mengambil tindakan apapun yang kami rasa perlu untuk memastikan kepentingan sah kami terlindungi."
Namun, bukan AAMN dan ESS saja yang tak puas akibat keputusan tersebut. Pihak Indovision dan IM2 senada mengeluarkan pernyataan bahwa seharusnya tidak hanya Astro TV saja yang dilindungi, tetapi mereka juga. Mereka mengatakan pihak mereka juga telah kehilangan pelanggan akibat berpindah ke Astro TV sehingga ada baiknya mereka juga menerima pasokan siaran Liga Inggris.
"Keputusan ini lucu. Seharusnya jika pihak Astro mendapat perlindungan bagaimana dengan kami? Kalau dilihat dari laporan keuangan kami memang untung setiap tahun. Tapi, banyak kan pelanggan kami yang pindah ke operator lain. Coba seandainya dihitung satu orang misalnya berlangganan 100 ribu per bulan dan ada 50 orang yang pindah," ujar Andri Aslan, Corporate Secretary IM2.
Bagaimana dengan Aora TV selaku pemegang hak siar Liga Inggris yang baru? "Mereka tak akan diganggu gugat. Keputusan ini tak akan menganggu mereka. Kalau ada laporan kepada kami baru akan ada tindakan," ujar anggota tim pemeriksa dari KPPU, Ir. M. Iqbal.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 11:38 WIB
Cuma Ditawari Kontrak Setahun, Di Matteo Diisukan Tak Mau
-
Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
-
Kamis, 24/05/2012 09:51 WIB
'Perayaan Juara Sudah Usai, Saatnya City Tatap Musim Depan'
-
Kamis, 24/05/2012 04:23 WIB
Agen: Hulk Diminati Chelsea & Empat Klub Inggris Lain
-
Kamis, 24/05/2012 03:51 WIB
Newcastle Gaet Gelandang Muda Prancis
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
485 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
253 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
227 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

