Catatan dari Jepang
Cicipi Trek Super SS di Sapporo Dome
Kamis, 30/10/2008 00:42 WIB
Sapporo - Reli Jepang adalah salah satu seri yang menarik bagi para peserta reli dunia. Pertarungan di lintasan super special stage (Super SS) di dalam Sapporo Dome merupakan saat yang ditunggu-tunggu.
Cuaca di Sapporo memang sedang tidak bersahabat. Angin yang dingin dan juga suhu udara sekitar 5-12 derajat celcius cukup menusuk hingga ke tulang. Belum lagi hujan yang mungkin sudah terasa akrab bagi para masyarakat di kota terbesar kelima di Jepang ini.
Hal itu juga yang akan menjadi tantangan yang menarik bagi peserta Pioneer Carrozzeria Rally Japan yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 2 November ini. Namun satu hal yang menarik adalah di mana pada reli ini juga digelar Super Special Stage.
Pertunjukan tersebut tergolong spektakuler karena akan ada dua pereli mencoba adu cepat di dalam Stadion Sapporo Dome. Stadion yang berkapasitas 53 ribu penonton ini cukup dikenal oleh dunia setelah sempat menggelar beberapa pertandingan Piala Dunia 2002.
Yang menarik dari stadion ini adalah memiliki dua macam permukaan yang dapat diganti-ganti. Permainan bisbol dimainkan pada permukaan dengan rumput buatan. Sementara jika ingin mengadakan pertandingan sepakbola, maka digunakanlah lapangan rumput.
Namun, kali ini stadion tersebut akan digunakan untuk ajang adu cepat di antara para peserta reli. Detiksport pun beruntung bisa merasakan aura tersebut setelah ikut bersama Subhan Aksa dan Hade Mboi menjajal trek di dalam stadion tersebut.
Hawa dingin mulai tidak terasa setelah adrenalin meningkat seiring Subhan memainkan stirnya mengikuti instruksi Hade. Sorotan mata pengawas di dalam stadion yang melihat mobil kami berpenumpang tiga orang pun tidak dihiraukan
Saya mulai menikmati melaju dengan cepat melewati tanjakan yang tinggi dan satu lagi melewati lorong. Tiga putaran akhirnya diselesaikan oleh Subhan. Sementara Hade dengan sigap telah melakukan tugasnya membuat pace note.
Bisa dibayangkan bagaimana saat Super SS tersebut digelar ketika Sebastian Loeb akan saling mengejar waktu dengan rival utamanya, Mikko Hirvonen. Yang pasti Super SS ini akan menjadi bagian yang sangat menarik di Reli Jepang ini.
Foto: Detiksport (kanan), berpose bersama Hade Mboi di pelataran luar Sapporo Dome.
( key / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Cuaca di Sapporo memang sedang tidak bersahabat. Angin yang dingin dan juga suhu udara sekitar 5-12 derajat celcius cukup menusuk hingga ke tulang. Belum lagi hujan yang mungkin sudah terasa akrab bagi para masyarakat di kota terbesar kelima di Jepang ini.
Hal itu juga yang akan menjadi tantangan yang menarik bagi peserta Pioneer Carrozzeria Rally Japan yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 2 November ini. Namun satu hal yang menarik adalah di mana pada reli ini juga digelar Super Special Stage.
Pertunjukan tersebut tergolong spektakuler karena akan ada dua pereli mencoba adu cepat di dalam Stadion Sapporo Dome. Stadion yang berkapasitas 53 ribu penonton ini cukup dikenal oleh dunia setelah sempat menggelar beberapa pertandingan Piala Dunia 2002.
Yang menarik dari stadion ini adalah memiliki dua macam permukaan yang dapat diganti-ganti. Permainan bisbol dimainkan pada permukaan dengan rumput buatan. Sementara jika ingin mengadakan pertandingan sepakbola, maka digunakanlah lapangan rumput.
Namun, kali ini stadion tersebut akan digunakan untuk ajang adu cepat di antara para peserta reli. Detiksport pun beruntung bisa merasakan aura tersebut setelah ikut bersama Subhan Aksa dan Hade Mboi menjajal trek di dalam stadion tersebut.
Hawa dingin mulai tidak terasa setelah adrenalin meningkat seiring Subhan memainkan stirnya mengikuti instruksi Hade. Sorotan mata pengawas di dalam stadion yang melihat mobil kami berpenumpang tiga orang pun tidak dihiraukan
Saya mulai menikmati melaju dengan cepat melewati tanjakan yang tinggi dan satu lagi melewati lorong. Tiga putaran akhirnya diselesaikan oleh Subhan. Sementara Hade dengan sigap telah melakukan tugasnya membuat pace note.
Bisa dibayangkan bagaimana saat Super SS tersebut digelar ketika Sebastian Loeb akan saling mengejar waktu dengan rival utamanya, Mikko Hirvonen. Yang pasti Super SS ini akan menjadi bagian yang sangat menarik di Reli Jepang ini.
Foto: Detiksport (kanan), berpose bersama Hade Mboi di pelataran luar Sapporo Dome.
( key / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Jumat, 25/05/2012 03:54 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
630 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

