Gallas: Saya Kapten yang Tangguh
Jumat, 14/11/2008 00:40 WIB

Gallas (AFP/Chris Ratcliffe)
London - William Gallas menyadari dirinya dinilai sebagian besar orang sebagai kapten yang tidak ideal buat Arsenal. Tapi ia merasa lebih tangguh dalam kapasitasnya itu, terutama sejak menang atas Manchester United.
Setelah The Gunners menekuk Red Devils 2-1 di Premier League pekan lalu, Gallas menemukan kepercayaan diri bahwa dirinya telah menunjukkan sebuah performa yang cakap sebagai pemimpin di lapangan.
"Saya tahu, orang-orang membicarakan kepemimpinanku sebelum pertandingan itu. Tapi yang menarik buat saya adalah, setelah kami mengalahkan MU, semua orang berkata kepemimpinanku bagus," ujarnya kepada Daily Mail.
"Tapi buat saya yang penting adalah saya bisa bermain bagus sepanjang musim. Faktanya, saya pikir saya punya permainan yang lebih bagus saat melawan Tottenham Hotspur beberapa minggu lalu, tapi tidak seorang pun menyebut-nyebut itu."
Kemampuan bek internasional Prancis itu sebagai skipper Arsenal dipertanyakan setelah musim lalu tim besutan Arsene Wenger gagal meraih trofi juara. Puncak kritik pada dia adalah ketika Arsenal bermain 2-2 dengan Birmingham City musim lalu.
Beberapa waktu lalu juga terpublikasikan gambar-gambar Gallas sedang keluar dari sebuah klub malam dengan rokok terjepit di bibirnya. Dari situ, semakin kuat opini bahwa sosok 31 tahun itu bukan figur yang tepat buat "Gudang Peluru".
Mantan pemain Chelsa itu juga menyadari bahwa tekanan pada timnya musim ini adalah untuk merengkuh piala, sebagaimana gelar turnamen besar terakhir yang mereka dapatkan adalah Piala FA 2005.
"Begitulah sepakbola. Orang hanya melihat hasil. Karena kami mengalahkan MU, kami mendapat pujian lagi. Itu sebabnya saya selalu mengatakan, di akhir musim hanya ada satu hal, apakah Anda juara atau tidak. Hal-hal lainnya akan dilupakan jika Anda bisa menang," tuturnya.
( a2s / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Setelah The Gunners menekuk Red Devils 2-1 di Premier League pekan lalu, Gallas menemukan kepercayaan diri bahwa dirinya telah menunjukkan sebuah performa yang cakap sebagai pemimpin di lapangan.
"Saya tahu, orang-orang membicarakan kepemimpinanku sebelum pertandingan itu. Tapi yang menarik buat saya adalah, setelah kami mengalahkan MU, semua orang berkata kepemimpinanku bagus," ujarnya kepada Daily Mail.
"Tapi buat saya yang penting adalah saya bisa bermain bagus sepanjang musim. Faktanya, saya pikir saya punya permainan yang lebih bagus saat melawan Tottenham Hotspur beberapa minggu lalu, tapi tidak seorang pun menyebut-nyebut itu."
Kemampuan bek internasional Prancis itu sebagai skipper Arsenal dipertanyakan setelah musim lalu tim besutan Arsene Wenger gagal meraih trofi juara. Puncak kritik pada dia adalah ketika Arsenal bermain 2-2 dengan Birmingham City musim lalu.
Beberapa waktu lalu juga terpublikasikan gambar-gambar Gallas sedang keluar dari sebuah klub malam dengan rokok terjepit di bibirnya. Dari situ, semakin kuat opini bahwa sosok 31 tahun itu bukan figur yang tepat buat "Gudang Peluru".
Mantan pemain Chelsa itu juga menyadari bahwa tekanan pada timnya musim ini adalah untuk merengkuh piala, sebagaimana gelar turnamen besar terakhir yang mereka dapatkan adalah Piala FA 2005.
"Begitulah sepakbola. Orang hanya melihat hasil. Karena kami mengalahkan MU, kami mendapat pujian lagi. Itu sebabnya saya selalu mengatakan, di akhir musim hanya ada satu hal, apakah Anda juara atau tidak. Hal-hal lainnya akan dilupakan jika Anda bisa menang," tuturnya.
( a2s / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 16:28 WIB
Torres Tatap Musim Depan dengan Lebih Pede
-
Jumat, 25/05/2012 15:13 WIB
Spurs Kian Dekat Dapatkan Vertonghen
-
Jumat, 25/05/2012 10:40 WIB
Hazard: Keputusan Saya Tergantung Kesempatan Bermain
-
Jumat, 25/05/2012 08:05 WIB
'Muamba Bisa Kembali Bermain'
-
Jumat, 25/05/2012 05:36 WIB
Malouda Isyaratkan Bertahan di Chelsea
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
631 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

