Gallas Ungkap Perpecahan di Arsenal
Jumat, 21/11/2008 10:05 WIB

London - William Gallas secara mengejutkan mengungkapkan konflik internal yang terjadi di Arsenal. Selain perkelahian Robin Van Persie dan Theo Walcott, dia juga menyebut ada "tikus" di Emirates Stadium.
Masalah pertama yang diungkap sang kapten adalah adanya pemain muda yang tak disukai anggota skuad yang lain. Gallas tak menyebut nama, namun petunjuk dari petunjuk umur yang dia berikan, tuduhan itu mengarah pada empat pemain yakni Van Persie, Emmanuel Eboue dan Bacary Sagna (ketiganya berusia 25 tahun) serta Emmanuel Adebayor (24).
"Sebagai kapten, beberapa pemain mendatangi Anda untuk berbicara soal seorang pemain lain dan memprotes tindakannya. Lalu saat pertandingan, ketika Anda bertanya pada pemain itu, dia justru melontarkan penghinaan. Akan ada waktu di mana kami tak bisa menoleransi hal ini lagi," ungkap Gallas di The Sun.
"Saya berusaha melindungi diri saya dengan tidak menyebut nama. Itu sangat membuat frustasi. Saya berusia 31, dan pemain itu enam tahun lebih muda dari saya. Ada beberapa hal yang tak seharusnya diucapkan dan tak bisa ditoleransi," lanjut dia.
Tak cuma itu saja masalah dapur The Gunners yang diekspos oleh Gallas. Dia juga membuka rahasia soal perkelahian antara Walcott dan van Persie di ruang ganti pemain saat jeda laga kontra Tottenham Hotspur. Saat itu Arsenal yang sempat memimpin 4-2 di paruh pertama harus puas bermain imbang 4-4 di akhir laga.
"Sempat ada masalah. Satu-satunya hal yang saya ucapkan saat itu adalah 'kita selesaikan masalah ini setelah pertandingan'," lanjut Gallas.
Ini bukan kali pertama pemain Arsenal dikabarkan terlibat pertengkaran. Pada awal 2008, Nicklas Bendtner dan Emmanuel Adebayor terlibat perkelahian kecil dan saling adu kepala . Saat itu Bendtner terlihat mengalami luka di wajahnya dan hidung yang bengkak.
Bukan itu saja yang disampaikan Gallas. Pesepakbola yang dibeli dari Chelsea dua musim lalu itu juga menyebut young guns Arsenal tak punya cukup nyali untuk bertarung memperebutkan gelar juara Premiership. Dia malah membandingkan Arsenal dengan Manchester United yang pernah memiliki skuad muda namun bisa berjaya di Inggris.
"Kami menghadapi tim yang tidak takut saat menghadapi kami, tim yang tak takut menghadapi kami saat di kandang, dan ini berbahaya buat Arsenal. Kami tak cukup berani untuk bertarung. Saya pikir kami perlu menjadi tentara, kami harus menjadi pejuang," pungkas dia.
Foto: Perkelahian Bendtner dengan Adebayor di awal 2008 (dailymail). ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Masalah pertama yang diungkap sang kapten adalah adanya pemain muda yang tak disukai anggota skuad yang lain. Gallas tak menyebut nama, namun petunjuk dari petunjuk umur yang dia berikan, tuduhan itu mengarah pada empat pemain yakni Van Persie, Emmanuel Eboue dan Bacary Sagna (ketiganya berusia 25 tahun) serta Emmanuel Adebayor (24).
"Sebagai kapten, beberapa pemain mendatangi Anda untuk berbicara soal seorang pemain lain dan memprotes tindakannya. Lalu saat pertandingan, ketika Anda bertanya pada pemain itu, dia justru melontarkan penghinaan. Akan ada waktu di mana kami tak bisa menoleransi hal ini lagi," ungkap Gallas di The Sun.
"Saya berusaha melindungi diri saya dengan tidak menyebut nama. Itu sangat membuat frustasi. Saya berusia 31, dan pemain itu enam tahun lebih muda dari saya. Ada beberapa hal yang tak seharusnya diucapkan dan tak bisa ditoleransi," lanjut dia.
Tak cuma itu saja masalah dapur The Gunners yang diekspos oleh Gallas. Dia juga membuka rahasia soal perkelahian antara Walcott dan van Persie di ruang ganti pemain saat jeda laga kontra Tottenham Hotspur. Saat itu Arsenal yang sempat memimpin 4-2 di paruh pertama harus puas bermain imbang 4-4 di akhir laga.
"Sempat ada masalah. Satu-satunya hal yang saya ucapkan saat itu adalah 'kita selesaikan masalah ini setelah pertandingan'," lanjut Gallas.
Ini bukan kali pertama pemain Arsenal dikabarkan terlibat pertengkaran. Pada awal 2008, Nicklas Bendtner dan Emmanuel Adebayor terlibat perkelahian kecil dan saling adu kepala . Saat itu Bendtner terlihat mengalami luka di wajahnya dan hidung yang bengkak.
Bukan itu saja yang disampaikan Gallas. Pesepakbola yang dibeli dari Chelsea dua musim lalu itu juga menyebut young guns Arsenal tak punya cukup nyali untuk bertarung memperebutkan gelar juara Premiership. Dia malah membandingkan Arsenal dengan Manchester United yang pernah memiliki skuad muda namun bisa berjaya di Inggris.
"Kami menghadapi tim yang tidak takut saat menghadapi kami, tim yang tak takut menghadapi kami saat di kandang, dan ini berbahaya buat Arsenal. Kami tak cukup berani untuk bertarung. Saya pikir kami perlu menjadi tentara, kami harus menjadi pejuang," pungkas dia.
Foto: Perkelahian Bendtner dengan Adebayor di awal 2008 (dailymail). ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 16:28 WIB
Torres Tatap Musim Depan dengan Lebih Pede
-
Jumat, 25/05/2012 15:13 WIB
Spurs Kian Dekat Dapatkan Vertonghen
-
Jumat, 25/05/2012 10:40 WIB
Hazard: Keputusan Saya Tergantung Kesempatan Bermain
-
Jumat, 25/05/2012 08:05 WIB
'Muamba Bisa Kembali Bermain'
-
Jumat, 25/05/2012 05:36 WIB
Malouda Isyaratkan Bertahan di Chelsea
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Martinez bertemu pemilik Liverpool di Miami
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
631 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

