Pengalaman Bertemu Sebastien Loeb

Reky Herling Kalumata - detiksport
Sabtu, 22/11/2008 00:49 WIB

(istimewa)

Jakarta - Sebastien Loeb adalah satu dari tiga bintang dunia balapan tahun ini selain Lewis Hamilton dan Valentino Rossi. Saya beruntung sekali -- dan bersyukur -- bisa bertemu langsung dengan juara reli lima kali ini.

Saya harus menuliskan artikel ini karena akhir-akhir ini ia memang menjadi bintang yang bersinar terang. Selain memastikan titel World Rally Championship-nya yang kelima awal ini, ia juga memukau orang-orang Formula 1 dari kepiawaiannya menjadi test driver "part time" untuk tim Red Bull pekan ini.

Soal kehebatan di belakang kemudi roda empat, tentu saja tidak ada yang meragukan pria Prancis ini. Dan seperti tertulis di atas, saya benar-benar beruntung memperoleh kesempatan bertemu Loeb, dan itu saya rasakan sebagai sebuah bonus besar dalam hidup.

Cerita pertemuan saya dengan Loeb terjadi di Sapporo, ketika saya meliput Reli Jepang belum lama ini. Terus terang, sejak menginjakkan kaki di "Negeri Matahari Terbit", angan-angan bertemu Loeb selalu ada dalam pikiran saya.

Sayangnya, saya tidak memiliki ID resmi untuk event WRC, sehingga tidak bisa seenaknya nyelonong ke backstage mencari dan mewawancari para pembalap. Tapi saya tahu saya harus sabar menunggu dan berharap. Masak sih, sudah sedekat ini tidak bisa. Begitu motivasi yang menguatkan saya untuk terus celingukan mencari sosok Loeb di Sapporo Dome.

Pucuk di cinta ulam pun tiba. Yang saya cari muncul. Sebelum sesi ceremonial start, Loeb melintas di depan tempat duduk saya. Tentu saja saya langsung "loncat" untuk mencegat dia. Saya pun bisa ngobrol dengan juara dunia ini, walau sekejap karena dia harus bersiap-siap tampil.

Setelah dia berkomentar singkat tentang persiapan menghadapi Reli Jepang, dia tidak menolak untuk saya foto. Klik. Dan saya pun punya satu lagi kenangan indah dalam hidup. "Thank You, Seba, and good luck," saya mengucapkan itu. Dia mengangguk, tersenyum, lalu beranjak ke tempat lain.

Kesempatan ternyata bisa datang dua kali. Setelah sesi terakhir dan dia memastikan gelar juara dunia yang kelima, saya bisa bertemu lagi dengan Loeb, kali ini di service park, tepatnya di interview area.

Saya mendekat setelah dia meninggalkan dan melayani wawancara keroyokan dengan para jurnalis, dan dia sedang kembali mobilnya. Walaupun saya juga ikut nimbrung dalam wawancara keroyokan tadi, namun rasanya masih ada saja yang ingin saya tanyakan.

"Inilah reli, apa saja bisa terjadi. Tapi saya merasa senang bahwa usaha saya berbuah hasil yang baik. Saya mencoba melakukannya dengan baik," Loeb mengatakan itu setelah saya mengingatkan dia bahwa sehari sebelumnya kami bertemu dan saya berasal dari Indonesia.

Loeb pun bergegas pergi setelah navigatornya, Daniel Elena, memanggilnya untuk segera masuk mobil. Nice to meet you, Seba. Saya membatin.

Atas pengalaman ini saya berterima kasih kepada kepada manajemen Indonesia Rally Team atas undangan khusus kepada detiksport untuk meliput secara eksklusif partisipasi Subhan Aksa dan Hade Mboi pada Reli Jepang di kelas PRWC. Saya memberi apresiasi buat mereka, yang walaupun sempat terhadang masalah mekanis pada mobilnya, wakil Indonesia ini tidak menyerah dan terus bertahan sampai reli selesai.

( key / a2s )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru