Ikut Reli Lagi, Rossi Pinjam Nomor 46
Jumat, 05/12/2008 08:21 WIB

(AFP/Giuseppe Cacace)
Cardiff - Angka 46 terlanjur menjadi angka keramat buat Valentino Rossi. Dalam agenda partisipasinya di ajang Reli Inggris Raya akhir pekan ini, ia sampai membuat seorang pereli meminjamkan nomor tersebut.
Rossi memperoleh angka 46 untuk mobil Ford Focus-nya di reli tersebut setelah pereli asal Finlandia yang berkiprah di kelas P-WRC, Jari Ketomaa, berbaik hati melepas nomor itu dari mobilnya, dan selanjutnya memakai # 146.
"Sangat penting buatku mendapatkan nomor 46. Jari sangat fair memberiku angka ini," demikian Rossi berterima kasih kepada Ketomaa, seperti dilansir dari situs resmi WRC.
"Aku selalu memakai #46 dalam dua reli yang kulakoni sebelumnya. Dan aku pun tak pernah menunggangi motor atau mengendarai mobil dalam sebuah balapan resmi tanpa angka itu," cetusnya.
Rossi fanatik dengan 46 sebagai sebuah cara untuk mengikuti jejak ayahnya yang juga pembalap motor, Graziano Rossi. Itu sebabnya ia tak berniat mengubah tradisi itu untuk balapan MotoGP musim depan.
"Aku akan tetap memakai nomor 46 karena ini memang nomorku dan semua orang tahu. Terkadang aku sedikit sedih karena nomor satu juga angka yang hebat. Tapi aku selalu membalap dengan #46 dan ingin terus begitu. Di masa lalu aku sudah pernah memakai nomor 1," tukasnya beberapa waktu lalu.
Terkait rencananya turun di Reli Inggris Raya (Wales), ia mengaku persiapannya belum maksimal. Trek yang tricky dan banyak bersalju itu baru satu kali dijajaki pria berusia 29 tahun itu.
"Itu tidaklah banyak. Jadi, uji coba kami akan berlanjut saat balapan. Kami butuh beberapa kilometer lagi untuk mengenal karakter mobil ini. Setelah itu, kita lihat saja."
Ditambahkan Rossi, tujuan dirinya mengikuti reli ini adalah untuk bersenang-senang tapi juga bisa menyelesaikan lomba. Dalam aksi terakhirnya di kancah WRC, ia finish di urutan ke-11 di Reli Selandia Baru pada akhir Agustus lalu.
"Di Selandia Baru kecepatanku hanya kalah dua detik per kilometer dari Marcus Gronholm. Targetku adalah mencoba dan merapat sedekat mungkin dengan para pemimpin reli di sini," ujar The Doctor.
Saat ditanya tentang rencana sesungguhnya dari beberapa kali mengikuti reli, Rossi mengatakan, "Aku berharap bisa mereli lebih banyak lagi di masa mendatang. Meski begitu, pekerjaan pertama dan gairah pertamaku tetap di sepeda motor. Aku punya kontrak dua tahun lagi dengan Yamaha, yang baru kutandatangani. Tapi di masa depan mudah-mudahan ada satu musim sesungguhnya buatku tampil di WRC."
( a2s / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Rossi memperoleh angka 46 untuk mobil Ford Focus-nya di reli tersebut setelah pereli asal Finlandia yang berkiprah di kelas P-WRC, Jari Ketomaa, berbaik hati melepas nomor itu dari mobilnya, dan selanjutnya memakai # 146.
"Sangat penting buatku mendapatkan nomor 46. Jari sangat fair memberiku angka ini," demikian Rossi berterima kasih kepada Ketomaa, seperti dilansir dari situs resmi WRC.
"Aku selalu memakai #46 dalam dua reli yang kulakoni sebelumnya. Dan aku pun tak pernah menunggangi motor atau mengendarai mobil dalam sebuah balapan resmi tanpa angka itu," cetusnya.
Rossi fanatik dengan 46 sebagai sebuah cara untuk mengikuti jejak ayahnya yang juga pembalap motor, Graziano Rossi. Itu sebabnya ia tak berniat mengubah tradisi itu untuk balapan MotoGP musim depan.
"Aku akan tetap memakai nomor 46 karena ini memang nomorku dan semua orang tahu. Terkadang aku sedikit sedih karena nomor satu juga angka yang hebat. Tapi aku selalu membalap dengan #46 dan ingin terus begitu. Di masa lalu aku sudah pernah memakai nomor 1," tukasnya beberapa waktu lalu.
Terkait rencananya turun di Reli Inggris Raya (Wales), ia mengaku persiapannya belum maksimal. Trek yang tricky dan banyak bersalju itu baru satu kali dijajaki pria berusia 29 tahun itu.
"Itu tidaklah banyak. Jadi, uji coba kami akan berlanjut saat balapan. Kami butuh beberapa kilometer lagi untuk mengenal karakter mobil ini. Setelah itu, kita lihat saja."
Ditambahkan Rossi, tujuan dirinya mengikuti reli ini adalah untuk bersenang-senang tapi juga bisa menyelesaikan lomba. Dalam aksi terakhirnya di kancah WRC, ia finish di urutan ke-11 di Reli Selandia Baru pada akhir Agustus lalu.
"Di Selandia Baru kecepatanku hanya kalah dua detik per kilometer dari Marcus Gronholm. Targetku adalah mencoba dan merapat sedekat mungkin dengan para pemimpin reli di sini," ujar The Doctor.
Saat ditanya tentang rencana sesungguhnya dari beberapa kali mengikuti reli, Rossi mengatakan, "Aku berharap bisa mereli lebih banyak lagi di masa mendatang. Meski begitu, pekerjaan pertama dan gairah pertamaku tetap di sepeda motor. Aku punya kontrak dua tahun lagi dengan Yamaha, yang baru kutandatangani. Tapi di masa depan mudah-mudahan ada satu musim sesungguhnya buatku tampil di WRC."
( a2s / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
497 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
253 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
229 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message.jpg)







_4.gif)

