AFF Suzuki Cup
Indonesia Ditekuk Thailand 1-2
Sabtu, 20/12/2008 21:04 WIB

Terkait
Bangkok - Indonesia gagal membalas kekalahannya setelah ditekuk 1-2 dari Thailand. Hasil tersebut membuat Indonesia tersingkir dan Thailand lolos ke final.
Indonesia memang harus menang saat bertandang ke stadion Rajamanggala, Bangkok, Sabtu (20/12/2008). Namun bukan kemenangan yang diraih oleh pemain Indonesia, justru kekalahan yang lebih besar diraih oleh Charis Yulianto dan kawan-kawan
Meski demikian, Indonesia sempat memimpin lebih dulu lewat gol bunuh diri pemain Chonlatit Jantakam. Namun Thailand mampu membalas dua gol lewat gol Teeratep Winothai dan Ronnachai Rangsiyo menjelang akhir pertandingan.
Indonesia yang tertinggal 0-1 di leg pertama mencoba bermain cepat dan langsung menekan. Sebuah ancaman berbahaya justru dilakukan lebih dulu oleh Thailand namun kiper Markus dapat mengamankan bola tembakan Teeratep Winothai.
Setelah beberapa kali membuat peluang di wilayah pertahanan tuan rumah, usaha dan tekanan para pemain Indonesia membuahkan hasil. Di menit kesembilan, berawal dari sebuah sepak pojok Ismed Sofyan, bola tersundul dan mengenai pundak Jantakam dan masuk ke gawangnya sendiri. Meskipun tampak Nova yang mencetak gol, namun itu adalah gol bunuh diri.
Setelah tertinggal, Thailand langsung menambah tekanan. Gawang Indonesia langsung mendapatkan tekanan. Namun berkat kedisplinan para pemain belakang, dan juga kelihaian Markus, gawang Indonesia tetap aman.
Sebuah peluang berbahaya dilakukan oleh Teeratep Winothai. Beruntung bagi Indonesia, bola hasil tendangan voli tersebut tertahan mistar gawang di menit ke-29.
Tekanan masih terus dilancarkan oleh tuan rumah. Sebuah aksi cantik dilakukan oleh Suchao Nutnum dengan melepaskan tendangan salto di kotak penalti, namun Markus masih dapat mengamankan bola.
Sementara aksi solo Budi Sudarsono di kotak penalti Thailand gagal membuahkan hasil setelah mendapatkan pengawalan yang ketat dari para pemain Thailand.
Thailand masih terus melancarkan serangannya dengan mencoba tendangan-tendangan langsung ke gawang. Meski demikian, Markus masih tetap mampu mengamankan gawangnya dari serangan pemain tuan rumah.
Sempat terjadi keributan antara pemain di menit ke-42. Syamsul hampir terprovokasi dan pemain Thailand jatuh. Namun wasit tidak menyatakan itu pelanggaran. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Thailand langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-50 sebuah penyelamatan dilakukan oleh Markus dengan menangkap bola hasil tendangan bebas. Posisi jatuhnya kurang baik dan Markus tampak kesakitan. Meski demikian ia akhirnya bisa bangun dan pertandingan dilanjutkan.
Situasi sempat kembali memanas di antara para pemain Indonesia dengan Thailand namun pertandingan dilanjutkan kembali.
Sundulan dari Dangda memanfaatkan sebuah crossing sempat mengancam gawang Indonesia, dan sekali lagi Markus dengan lihai menangkap bola tersebut di menit ke-62. Beberapa menit kemudian ia menggagalkan dua kali usaha Winothai. Markus sudah jadi pahlawan bagi Indonesia.
Pelatih Benny Dollo melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Bambang Pamungkas untuk menggantikan Budi Sudarsono di menit ke-70.
Semenit kemudian, tepatnya di menit ke-71, Thailand berhasil menyamakan kedudukan. Meneruskan umpan silang Dangda, Winothai berhasil menembus gawang Markus. Skor sama 1-1, tapi Thailand unggul agregat 2-1.
Thailand masih terus menghadirkan serangan ke pertahanan Indonesia. Pada menit ke-87, Indonesia semakin tertinggal 1-2 oleh gol yang diciptakan Ronnachai Rangsiyo.
Sebuah usaha sempat dilakukan oleh Indonesia lewat tekanan yang dilakukan oleh Bambang Pamungkas. Namun peluang Indonesia di menit-menit terakhir itu kandas karena kiper Rawangpa dapat menggagalkannya.
( key / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Indonesia memang harus menang saat bertandang ke stadion Rajamanggala, Bangkok, Sabtu (20/12/2008). Namun bukan kemenangan yang diraih oleh pemain Indonesia, justru kekalahan yang lebih besar diraih oleh Charis Yulianto dan kawan-kawan
Meski demikian, Indonesia sempat memimpin lebih dulu lewat gol bunuh diri pemain Chonlatit Jantakam. Namun Thailand mampu membalas dua gol lewat gol Teeratep Winothai dan Ronnachai Rangsiyo menjelang akhir pertandingan.
Indonesia yang tertinggal 0-1 di leg pertama mencoba bermain cepat dan langsung menekan. Sebuah ancaman berbahaya justru dilakukan lebih dulu oleh Thailand namun kiper Markus dapat mengamankan bola tembakan Teeratep Winothai.
Setelah beberapa kali membuat peluang di wilayah pertahanan tuan rumah, usaha dan tekanan para pemain Indonesia membuahkan hasil. Di menit kesembilan, berawal dari sebuah sepak pojok Ismed Sofyan, bola tersundul dan mengenai pundak Jantakam dan masuk ke gawangnya sendiri. Meskipun tampak Nova yang mencetak gol, namun itu adalah gol bunuh diri.
Setelah tertinggal, Thailand langsung menambah tekanan. Gawang Indonesia langsung mendapatkan tekanan. Namun berkat kedisplinan para pemain belakang, dan juga kelihaian Markus, gawang Indonesia tetap aman.
Sebuah peluang berbahaya dilakukan oleh Teeratep Winothai. Beruntung bagi Indonesia, bola hasil tendangan voli tersebut tertahan mistar gawang di menit ke-29.
Tekanan masih terus dilancarkan oleh tuan rumah. Sebuah aksi cantik dilakukan oleh Suchao Nutnum dengan melepaskan tendangan salto di kotak penalti, namun Markus masih dapat mengamankan bola.
Sementara aksi solo Budi Sudarsono di kotak penalti Thailand gagal membuahkan hasil setelah mendapatkan pengawalan yang ketat dari para pemain Thailand.
Thailand masih terus melancarkan serangannya dengan mencoba tendangan-tendangan langsung ke gawang. Meski demikian, Markus masih tetap mampu mengamankan gawangnya dari serangan pemain tuan rumah.
Sempat terjadi keributan antara pemain di menit ke-42. Syamsul hampir terprovokasi dan pemain Thailand jatuh. Namun wasit tidak menyatakan itu pelanggaran. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Thailand langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-50 sebuah penyelamatan dilakukan oleh Markus dengan menangkap bola hasil tendangan bebas. Posisi jatuhnya kurang baik dan Markus tampak kesakitan. Meski demikian ia akhirnya bisa bangun dan pertandingan dilanjutkan.
Situasi sempat kembali memanas di antara para pemain Indonesia dengan Thailand namun pertandingan dilanjutkan kembali.
Sundulan dari Dangda memanfaatkan sebuah crossing sempat mengancam gawang Indonesia, dan sekali lagi Markus dengan lihai menangkap bola tersebut di menit ke-62. Beberapa menit kemudian ia menggagalkan dua kali usaha Winothai. Markus sudah jadi pahlawan bagi Indonesia.
Pelatih Benny Dollo melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Bambang Pamungkas untuk menggantikan Budi Sudarsono di menit ke-70.
Semenit kemudian, tepatnya di menit ke-71, Thailand berhasil menyamakan kedudukan. Meneruskan umpan silang Dangda, Winothai berhasil menembus gawang Markus. Skor sama 1-1, tapi Thailand unggul agregat 2-1.
Thailand masih terus menghadirkan serangan ke pertahanan Indonesia. Pada menit ke-87, Indonesia semakin tertinggal 1-2 oleh gol yang diciptakan Ronnachai Rangsiyo.
Sebuah usaha sempat dilakukan oleh Indonesia lewat tekanan yang dilakukan oleh Bambang Pamungkas. Namun peluang Indonesia di menit-menit terakhir itu kandas karena kiper Rawangpa dapat menggagalkannya.
( key / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
Kelelahan, Inter Batal Latihan
-
Jumat, 25/05/2012 00:40 WIB
Bintang-Bintang EPL Masters Mulai Berdatangan di Jakarta
-
Kamis, 24/05/2012 23:40 WIB
Ivan Cordoba Ucap 'Selamat Tinggal Inter ' di Jakarta
-
Kamis, 24/05/2012 22:35 WIB
Stramaccioni Juga Puji Andik, Sebut Suporter Indonesia Hebat
-
Kamis, 24/05/2012 22:16 WIB
Diego Michiels: Zanetti Sekokoh Karang
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 13:45 WIB
Jelang Final Copa del Rey
Nostalgia Bilbao-Guardiola
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Jumat, 25/05/2012 07:04 WIB
Jelang GP Monako
Duo McLaren Waspadai Lotus
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
633 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message



.gif)

