Stoner: Kurangi Pede, Tambah Agresif
Rabu, 14/01/2009 06:15 WIB

Reuters
Jakarta - Ekspektasi tinggi di awal musim lalu membuat Casey Stoner harus rela kehilangan titel juara. Untuk kembali jadi kampiun dia tak mau punya harapan terlalu tinggi, namun akan meningkatkan agresifitas.
Musim lalu Stoner memulai usahanya mempertahankan gelar dengan hasil gemilang setelah memenangi seri pertama pada balapan malam di Qatar. Namun setelah itu dia harus menunggu hingga seri kedelapan di Inggris untuk bisa naik podium tertinggi lagi.
Meski setelah itu dia tampil cukup stabil, namun karena sempat tidak finis dua kali pembalap Australia itu cuma bisa duduk di posisi dua klasemen pembalap. Terpaut 93 poin dari Rossi di posisi teratas.
"Tahun lalu mungkin kami terlalu percaya diri dan melewatkan beberapa pekerjaan yang seharusnya kami lakukan, memimpin pada beberapa seri namun buruk di awal musim membuat kami mengakhir musim dengan menanggung akibatnya," ungkap Stoner seperti diberitakan Crash.
Meski begitu bukan berarti juara dunia tahun 2007 itu sama sekali tak punya keyakinan di musim 2009 ini. Keberhasilan duduk di posisi dua meski sempat dua kali terjatuh dan total memenangi enam seri adalah modal untuk kembali bersaing dengan The Doctor dan juga Dani pedrosa dari tim Honda yang sepanjang musim lalu memang menjadi kompetitor terberatnya.
"Meski sempat menurun dan jatuh dua kali, kami tetap bisa memenangi enam seri dan finis di posisi kedua, yang berarti kami bisa memandang musim ini dengan positif...," sambung Stoner.
Dan demi mewujudkan keinginan meraih mahkota juara untuk kali kedua, pemuda Australia itu menjanjikan penampilan yang lebih agresif. Meski jam terbang dengan Desmosedici GP9 masih minim lantaran cedera yang dialami pada penghujung musim lalu, keberadaan Nicky Hayden diyakini Stoner akan banyak membatu Ducati mencari setingan motor terbaik.
"...Saya juga akan sedekit lebih agrsif musim ini dan mungkin sedikit lebih mengambil inisiatif dalam balapan di mana pembalap lain terlihat tak melakukannya."
"Komunikasi antara kami (dengan Hayden) berjalan baik dan saya pikir kami bisa bekerja bersama dalam memperbaiki situasi tertentu demi memaksimalkan kemampuan GP9 yang membuat kami berdua kompetitif," pungkas Stoner. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Musim lalu Stoner memulai usahanya mempertahankan gelar dengan hasil gemilang setelah memenangi seri pertama pada balapan malam di Qatar. Namun setelah itu dia harus menunggu hingga seri kedelapan di Inggris untuk bisa naik podium tertinggi lagi.
Meski setelah itu dia tampil cukup stabil, namun karena sempat tidak finis dua kali pembalap Australia itu cuma bisa duduk di posisi dua klasemen pembalap. Terpaut 93 poin dari Rossi di posisi teratas.
"Tahun lalu mungkin kami terlalu percaya diri dan melewatkan beberapa pekerjaan yang seharusnya kami lakukan, memimpin pada beberapa seri namun buruk di awal musim membuat kami mengakhir musim dengan menanggung akibatnya," ungkap Stoner seperti diberitakan Crash.
Meski begitu bukan berarti juara dunia tahun 2007 itu sama sekali tak punya keyakinan di musim 2009 ini. Keberhasilan duduk di posisi dua meski sempat dua kali terjatuh dan total memenangi enam seri adalah modal untuk kembali bersaing dengan The Doctor dan juga Dani pedrosa dari tim Honda yang sepanjang musim lalu memang menjadi kompetitor terberatnya.
"Meski sempat menurun dan jatuh dua kali, kami tetap bisa memenangi enam seri dan finis di posisi kedua, yang berarti kami bisa memandang musim ini dengan positif...," sambung Stoner.
Dan demi mewujudkan keinginan meraih mahkota juara untuk kali kedua, pemuda Australia itu menjanjikan penampilan yang lebih agresif. Meski jam terbang dengan Desmosedici GP9 masih minim lantaran cedera yang dialami pada penghujung musim lalu, keberadaan Nicky Hayden diyakini Stoner akan banyak membatu Ducati mencari setingan motor terbaik.
"...Saya juga akan sedekit lebih agrsif musim ini dan mungkin sedikit lebih mengambil inisiatif dalam balapan di mana pembalap lain terlihat tak melakukannya."
"Komunikasi antara kami (dengan Hayden) berjalan baik dan saya pikir kami bisa bekerja bersama dalam memperbaiki situasi tertentu demi memaksimalkan kemampuan GP9 yang membuat kami berdua kompetitif," pungkas Stoner. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Kamis, 24/05/2012 03:03 WIB
Gagal di Thomas-Uber, Bagaimana dengan Tradisi Emas Olimpiade?
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
497 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
253 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
229 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message



_4.gif)

