Honda Tolak Tawaran Penyelamatan Ecclestone
Senin, 23/02/2009 04:39 WIB

Reuters
Jakarta - Meski hingga kini belum memastikan keikutsertaan di seri F1 2009, Honda memilih menolak tawaran bantuan yang sempat diajukan Bernie Eccleston. Sang Supremo pun mulai merelakan tim tersebut absen musim ini.
Setelah ditinggal pabrikan Honda di akhir tahun kemarin, tim Honda hingga kini belum mendapatkan pembeli untuk menjamin keikutsertaan mereka di balapan F1 musim ini. Beberapa investor sempat dikabarkan tertarik, meski hingga kini belum ada yang mencapai finalisasi.
Ecclestone yang sangat berharap jumlah grid F1 tetap terisi penuh musim ini ternyata sempat terpanggil untuk memberikan bantuan dengan berencana membeli 65% kepemilikan tim tersebut. Namun proposal bernilai 100 juta poundsterling (sekitar Rp 1,7 triliun) dimentahkan Nick Fry dan Ross Brawn, yang jika penawaran tersebut diterima masing-masing dapat jatah 17,5 persen.
"Lewat pembelian ini, saya berusaha membantu Honda. Seharusnya mereka menerima tawaran ini. Sebab, tawaran ini sangatlah menarik," kata Ecclestone seperti diberitakan News of The World, dikutip dari Autosport.
"Tawaran ini sebenarnya memberikan jaminan bagi mereka. Namun mereka ternyata ingin melakukan segala sesuatunya dengan caranya sendiri. Sekarang yang bisa kita lakukan tinggallah berharap dan berdoa. Saya rasa tidak semua orang tahu apa yang tejadi pada Honda. Sekarang terserah saja bila mereka tetap bersikeras dengan pemikiran mereka, " tambah Ecclestone.
Selain ingin membuat grid F1 tetap terisi penuh, alasan pria berusia 78 tahun itu ingin menyelamatkan Honda karena keberadaan Bruno Senna. Dalam pandangannya, kembalinya nama Senna di F1 akan menjadi sesuatu yang sangat diharapkan pencinta balapan jet darat itu.
Ecclestone masih menyimpan asa Honda dapat mencabut keputusannya dan bisa berkompetisi di musim 2009 ini. Ada tiga jalan yang bisa dilakukan, yaitu menerima tetap membuka kesempatan bagi investor untuk menanamkan modal, menerima tawaran yang diajukan Richard Brenson (salah satu calon pembeli), atau kombinasi dari keduanya.
Kendati begitu, bos F1 yang juga pemilik klub sepak bola Queens Park Rangers ini sudah pasrah bila kenyataan tidak sejalan dengan harapannya. Ecclestone pun mengaku siap kehilangan Honda dari kompetisi jet darat ini.
"Bila kami kehilangan McLaren atau Ferrari, atau tim seperti BMW, orang-orang akan terus bertanya, ada apa dengan F1?. Namun, saya rasa hal itu tidak akan terjadi dengan Honda. Bukankah mereka tidak mencatat prestasi baik musim lalu?" pungkasnya. ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Setelah ditinggal pabrikan Honda di akhir tahun kemarin, tim Honda hingga kini belum mendapatkan pembeli untuk menjamin keikutsertaan mereka di balapan F1 musim ini. Beberapa investor sempat dikabarkan tertarik, meski hingga kini belum ada yang mencapai finalisasi.
Ecclestone yang sangat berharap jumlah grid F1 tetap terisi penuh musim ini ternyata sempat terpanggil untuk memberikan bantuan dengan berencana membeli 65% kepemilikan tim tersebut. Namun proposal bernilai 100 juta poundsterling (sekitar Rp 1,7 triliun) dimentahkan Nick Fry dan Ross Brawn, yang jika penawaran tersebut diterima masing-masing dapat jatah 17,5 persen.
"Lewat pembelian ini, saya berusaha membantu Honda. Seharusnya mereka menerima tawaran ini. Sebab, tawaran ini sangatlah menarik," kata Ecclestone seperti diberitakan News of The World, dikutip dari Autosport.
"Tawaran ini sebenarnya memberikan jaminan bagi mereka. Namun mereka ternyata ingin melakukan segala sesuatunya dengan caranya sendiri. Sekarang yang bisa kita lakukan tinggallah berharap dan berdoa. Saya rasa tidak semua orang tahu apa yang tejadi pada Honda. Sekarang terserah saja bila mereka tetap bersikeras dengan pemikiran mereka, " tambah Ecclestone.
Selain ingin membuat grid F1 tetap terisi penuh, alasan pria berusia 78 tahun itu ingin menyelamatkan Honda karena keberadaan Bruno Senna. Dalam pandangannya, kembalinya nama Senna di F1 akan menjadi sesuatu yang sangat diharapkan pencinta balapan jet darat itu.
Ecclestone masih menyimpan asa Honda dapat mencabut keputusannya dan bisa berkompetisi di musim 2009 ini. Ada tiga jalan yang bisa dilakukan, yaitu menerima tetap membuka kesempatan bagi investor untuk menanamkan modal, menerima tawaran yang diajukan Richard Brenson (salah satu calon pembeli), atau kombinasi dari keduanya.
Kendati begitu, bos F1 yang juga pemilik klub sepak bola Queens Park Rangers ini sudah pasrah bila kenyataan tidak sejalan dengan harapannya. Ecclestone pun mengaku siap kehilangan Honda dari kompetisi jet darat ini.
"Bila kami kehilangan McLaren atau Ferrari, atau tim seperti BMW, orang-orang akan terus bertanya, ada apa dengan F1?. Namun, saya rasa hal itu tidak akan terjadi dengan Honda. Bukankah mereka tidak mencatat prestasi baik musim lalu?" pungkasnya. ( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
-
Rabu, 23/05/2012 11:58 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
-
Selasa, 22/05/2012 06:47 WIB
Jelang GP Monako
Button Punya Urusan yang 'Belum Selesai' di Monako
-
Selasa, 22/05/2012 03:55 WIB
Williams Siap Hadapi GP Monako
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 11:51 WIB
Tottenham Tak Ikut Liga Champions, Platini Buka Peluang Ubah Aturan
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
500 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
253 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
229 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

