Awas, Asafa Powell Kembali!
Senin, 23/02/2009 14:52 WIB

Reuters
Sydney - Mantan manusia tercepat di dunia, Asafa Powell, berencana untuk kembali merebut gelar yang sudah lepas dari tangannya. Salah satu caranya, dengan ikut nomor 400 meter.
Powell pernah menyandang gelar manusia tercepat ketika memecahkan rekor dunia 100 m dengan catatan 9,77 detik pada Juni 2005 dan menajamkannya dengan 9,74 detik pada September 2007.
Gelar manusia tercepat itu lepas ketika rekor itu dipatahkan oleh Usain Bolt di Olimpiade Beijing 2008 lalu.
Dalam upayanya untuk merebut kembali predikat manusia tercepat, pria berusia 26 tahun itu akan turun di nomor 400 meter di sebuah kejuaraan di Sydney, Australia, akhir pekan ini.
"Nomor 400 meter bukanlah favorit atau nomor terbaik saya, dan saya juga tidak terlalu menyukainya. Itu tidak berarti saya akan berganti nomor, itu hanya akan membantu saya lebih kuat," kata Powell dikutip Reuters.
Menurut pengakuan Powell, bertanding di trek yang lebih panjang akan membantunya untuk berlari di bawah 10 detik di 100 m dalam kejuaraan atletik di Melbourne, 5 April mendatang.
Sebelumnya, tak ada seorang pun yang bisa menembus waktu di bawah 10 detik di Melbourne. Ketika menjuarai Commonwealth Games 2006 di Melbourne Cricket Ground, catatan pelari Jamaika itu adalah 10,03 detik.
Program berlari di 400 m dirancang oleh Powell dan pelatihnya, Steve Francis. Keduanya menargetkan Powell bisa menyaingi Bolt di Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin, medio Agustus.
"Tahun ini, saya ingin melenting kembali. Lebih mudah berada di posisi kedua. Ini membuatmu termotivasi untuk bekerja dan saya bekerja keras untuk mengembalikan diri saya ke puncak," tutup Powell.
( arp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Powell pernah menyandang gelar manusia tercepat ketika memecahkan rekor dunia 100 m dengan catatan 9,77 detik pada Juni 2005 dan menajamkannya dengan 9,74 detik pada September 2007.
Gelar manusia tercepat itu lepas ketika rekor itu dipatahkan oleh Usain Bolt di Olimpiade Beijing 2008 lalu.
Dalam upayanya untuk merebut kembali predikat manusia tercepat, pria berusia 26 tahun itu akan turun di nomor 400 meter di sebuah kejuaraan di Sydney, Australia, akhir pekan ini.
"Nomor 400 meter bukanlah favorit atau nomor terbaik saya, dan saya juga tidak terlalu menyukainya. Itu tidak berarti saya akan berganti nomor, itu hanya akan membantu saya lebih kuat," kata Powell dikutip Reuters.
Menurut pengakuan Powell, bertanding di trek yang lebih panjang akan membantunya untuk berlari di bawah 10 detik di 100 m dalam kejuaraan atletik di Melbourne, 5 April mendatang.
Sebelumnya, tak ada seorang pun yang bisa menembus waktu di bawah 10 detik di Melbourne. Ketika menjuarai Commonwealth Games 2006 di Melbourne Cricket Ground, catatan pelari Jamaika itu adalah 10,03 detik.
Program berlari di 400 m dirancang oleh Powell dan pelatihnya, Steve Francis. Keduanya menargetkan Powell bisa menyaingi Bolt di Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin, medio Agustus.
"Tahun ini, saya ingin melenting kembali. Lebih mudah berada di posisi kedua. Ini membuatmu termotivasi untuk bekerja dan saya bekerja keras untuk mengembalikan diri saya ke puncak," tutup Powell.
( arp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Selasa, 22/05/2012 21:53 WIB
Rifat Sungkar Janji Tampil Optimal di Yunani
-
Selasa, 22/05/2012 21:47 WIB
Tim Sepak Takraw Indonesia Terganggu Infeksi Cacing
-
Senin, 21/05/2012 17:47 WIB
Indonesia Baru Loloskan 17 Atlet di Olimpiade 2012
-
Senin, 21/05/2012 16:11 WIB
KOI Belum Pikirkan Bonus di Paralympic Games 2012
-
Senin, 21/05/2012 15:28 WIB
Demi Indonesia, Ni Nengah Sudah Berlatih Sendiri Hadapi Paralympic Games
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 11:51 WIB
Tottenham Tak Ikut Liga Champions, Platini Buka Peluang Ubah Aturan
- Kamis, 24/05/2012 10:21 WIB
Sixers-Celtics Harus Mainkan Game Ketujuh
- Kamis, 24/05/2012 11:58 WIB
Tiga kota bersaing jadi tuan rumah Olimpiade 2020
- Kamis, 24/05/2012 10:13 WIB
Joey Barton dilarang bertanding
- Kamis, 24/05/2012 07:34 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Kamis, 24/05/2012 11:23 WIB
Masih Tak Jelas, Liverpool Tetap di Anfield atau Stadion Baru
- Kamis, 24/05/2012 06:02 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
500 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
254 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
253 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
229 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

