Jelang MotoGP
Di Mana Posisi Suzuki?
Selasa, 07/04/2009 12:00 WIB

Vermeulen (Reuters)
Jakarta - Bicara tentang MotoGP, biasanya perhatian langsung tertuju kepada tiga besar Yamaha, Ducati dan Honda. Lantas di mana posisi Suzuki di konstelasi MotoGP tahun ini?
Tak bisa dimungkiri, tiga pabrikan besar di atas memang mendominasi persaingan MotoGP beberapa tahun belakangan. Sedangkan Suzuki harus puas menjadi kuda hitam yang baru bisa mengganggu.
Musim lalu adalah contohnya. Prestasi Suzuki yang diperkuat Chris Vermeulen dan Loris Capirossi tidak bisa dibilang cukup baik meski mampu tiga kali merengkuh podium ketiga, masing-masing dua oleh Vermeulen dan satu dari Capirex. Di klasemen akhir, Vermeulen di peringkat delapan dan Capirossi 10.
Catatan itu tentunya sebuah penurunan dari musim sebelumnya, tahun 2007, di mana Vermeulen mampu merebut satu kemenangan. Pembalap lainnya, John Hopkins, juga berprestasi lumayan dengan menduduki peringkat akhir keempat.
Suzuki tentu berniat bangkit musim ini. Masih disokong duet Vermeulen-Capirex, pabrikan Jepang itu boleh berharap banyak bila mendasarkan ekspektasinya dari serentetan tes yang sudah mereka jalani sejauh ini.
Setelah melakoni tiga tes di Sepang (Malaysia), Losail (Qatar) dan Jerez (Spanyol), Suzuki memperlihatkan potensinya. Di tangan Vermeulen dan Capirex, motor Suzuki GSV-R secara konstan selalu berada di enam besar.
"Menyenangkan menyelesaikan jadwal tes dengan hasil bagus di Jerez. Itu memperlihatkan seberapa jauh kemajuan motor kami selama musim dingin," sambut Capirossi seperti dilansir Autosport.
Sirkuit Losail di Qatar yang selama ini menyulitkan Suzuki ternyata mampu dilahap dengan catatan cukup baik. Hal ini jelas disambut dengan gembira oleh dua pembalapnya.
"Qatar di masa lalu adalah trek yang sulit untuk Suzuki. Tetapi tes di sana awal tahun ini cukup bagus dan semoga kami bisa memulai musim ini dengan start yang bagus," kata Capirex yang kini berusia 35 tahun.
"Dahulu, Qatar adalah lintasan yang menyulitkan. Namun GSV-R baru kelihatannya bekerja sangat bagus di sana. Loris dan saya mencatat kecepatan yang bagus di tes," tambah Vermeulen yang berkebangsaan Australia.
Meski cukup konstan, peluang Suzuki untuk menyodok terbilang cukup kecil meski tidak tertutup. Harapan bisa membesar bila ada seri yang berlangsung di bawah guyuran hujan mengingat Vermeulen yang dikenal piawai menaklukkan trek basah seperti diperlihatkannya saat menjuarai GP Prancis 2007.
Hanya saja, bila harus terus mengandalkan hujan, akan sangat sulit bagi Suzuki untuk membongkar dominasi trio Yamaha, Ducati dan Honda.
( arp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak bisa dimungkiri, tiga pabrikan besar di atas memang mendominasi persaingan MotoGP beberapa tahun belakangan. Sedangkan Suzuki harus puas menjadi kuda hitam yang baru bisa mengganggu.
Musim lalu adalah contohnya. Prestasi Suzuki yang diperkuat Chris Vermeulen dan Loris Capirossi tidak bisa dibilang cukup baik meski mampu tiga kali merengkuh podium ketiga, masing-masing dua oleh Vermeulen dan satu dari Capirex. Di klasemen akhir, Vermeulen di peringkat delapan dan Capirossi 10.
Catatan itu tentunya sebuah penurunan dari musim sebelumnya, tahun 2007, di mana Vermeulen mampu merebut satu kemenangan. Pembalap lainnya, John Hopkins, juga berprestasi lumayan dengan menduduki peringkat akhir keempat.
Suzuki tentu berniat bangkit musim ini. Masih disokong duet Vermeulen-Capirex, pabrikan Jepang itu boleh berharap banyak bila mendasarkan ekspektasinya dari serentetan tes yang sudah mereka jalani sejauh ini.
Setelah melakoni tiga tes di Sepang (Malaysia), Losail (Qatar) dan Jerez (Spanyol), Suzuki memperlihatkan potensinya. Di tangan Vermeulen dan Capirex, motor Suzuki GSV-R secara konstan selalu berada di enam besar.
"Menyenangkan menyelesaikan jadwal tes dengan hasil bagus di Jerez. Itu memperlihatkan seberapa jauh kemajuan motor kami selama musim dingin," sambut Capirossi seperti dilansir Autosport.
Sirkuit Losail di Qatar yang selama ini menyulitkan Suzuki ternyata mampu dilahap dengan catatan cukup baik. Hal ini jelas disambut dengan gembira oleh dua pembalapnya.
"Qatar di masa lalu adalah trek yang sulit untuk Suzuki. Tetapi tes di sana awal tahun ini cukup bagus dan semoga kami bisa memulai musim ini dengan start yang bagus," kata Capirex yang kini berusia 35 tahun.
"Dahulu, Qatar adalah lintasan yang menyulitkan. Namun GSV-R baru kelihatannya bekerja sangat bagus di sana. Loris dan saya mencatat kecepatan yang bagus di tes," tambah Vermeulen yang berkebangsaan Australia.
Meski cukup konstan, peluang Suzuki untuk menyodok terbilang cukup kecil meski tidak tertutup. Harapan bisa membesar bila ada seri yang berlangsung di bawah guyuran hujan mengingat Vermeulen yang dikenal piawai menaklukkan trek basah seperti diperlihatkannya saat menjuarai GP Prancis 2007.
Hanya saja, bila harus terus mengandalkan hujan, akan sangat sulit bagi Suzuki untuk membongkar dominasi trio Yamaha, Ducati dan Honda.
( arp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 15:30 WIB
Menunggu kebangkitan sepak bola Polandia
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






_4.gif)

