Siapa Lawan Pacquiao Selanjutnya?
Minggu, 03/05/2009 16:05 WIB

(REUTERS/R. Marsh Starks)
Terkait
Las Vegas - Ricky Hatton menjadi nama beken terakhir yang mampu ditaklukkan petinju Filipina Manny Pacquiao. Pertanyaan standar adalah siapa yang akan menjadi lawan Pacquiao berikutnya?
Menang KO atas Hatton di ronde kedua, Minggu (3/5/2009) pagi WIB, Pacquiao semakin menunjukkan kelasnya sebagai petinju pound-for-pound terbaik saat ini. Rekornya menajam menjadi 49-3-2 (37 KO).
Sebelum Hatton, petinju berusia 30 tahun itu membuat dunia tercengang ketika menundukkan legenda hidup Oscar de la Hoya. Ia juga pernah mengalahkan tiga petinju hebat lain berdarah Meksiko: Erik Morales, Marco Antonio Barrera, dan Juan Manuel Marquez,
Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, menyebut beberapa nama yang bisa saja dihadapkan pada anak didiknya.
"Saya rasa, pertarungan dengan pemenang antara (Floy) Mayweather Jr versus Marquez adalah sebuah kemungkinan yang sangat baik," ujar Roach seusai Pacquiao menjinakkan Hatton.
"Itu pertandingan alamiah dan fans pasti ingin melihatnya. Tapi saya pikir Mayweather takut, dan kami pun tak mau menunggu," sambungnya, dilansir dari Reuters.
Mayweather baru-baru ini menyatakan mengakhiri masa pensiun. Ia akan langsung naik ring melawan Marquez pada 18 Juli MGM Grand, Las Vegas.
Roach menambahkan, "Kalau (juara dunia WBO di kelas welter) Miguel Coto ingin menurunkan berat badannya beberapa kilo, kami bisa mewujudkannya. Atau bahkan (juara welter WBA) Shane Mosley."
Sementara itu Pacquiao belum berkomentar jauh soal calon lawan berikutnya. "Aku bisa meladeni siapa saja. Semua tergantung promotor. Aku cuma petarung, melakukan pekerjaan, berlatih, dan menjaga kondisi 100 persen," ujarnya. ( a2s / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menang KO atas Hatton di ronde kedua, Minggu (3/5/2009) pagi WIB, Pacquiao semakin menunjukkan kelasnya sebagai petinju pound-for-pound terbaik saat ini. Rekornya menajam menjadi 49-3-2 (37 KO).
Sebelum Hatton, petinju berusia 30 tahun itu membuat dunia tercengang ketika menundukkan legenda hidup Oscar de la Hoya. Ia juga pernah mengalahkan tiga petinju hebat lain berdarah Meksiko: Erik Morales, Marco Antonio Barrera, dan Juan Manuel Marquez,
Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, menyebut beberapa nama yang bisa saja dihadapkan pada anak didiknya.
"Saya rasa, pertarungan dengan pemenang antara (Floy) Mayweather Jr versus Marquez adalah sebuah kemungkinan yang sangat baik," ujar Roach seusai Pacquiao menjinakkan Hatton.
"Itu pertandingan alamiah dan fans pasti ingin melihatnya. Tapi saya pikir Mayweather takut, dan kami pun tak mau menunggu," sambungnya, dilansir dari Reuters.
Mayweather baru-baru ini menyatakan mengakhiri masa pensiun. Ia akan langsung naik ring melawan Marquez pada 18 Juli MGM Grand, Las Vegas.
Roach menambahkan, "Kalau (juara dunia WBO di kelas welter) Miguel Coto ingin menurunkan berat badannya beberapa kilo, kami bisa mewujudkannya. Atau bahkan (juara welter WBA) Shane Mosley."
Sementara itu Pacquiao belum berkomentar jauh soal calon lawan berikutnya. "Aku bisa meladeni siapa saja. Semua tergantung promotor. Aku cuma petarung, melakukan pekerjaan, berlatih, dan menjaga kondisi 100 persen," ujarnya. ( a2s / a2s )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 15:30 WIB
Menunggu kebangkitan sepak bola Polandia
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

