BMW Tanpa KERS di Spanyol dan Monaco
Selasa, 05/05/2009 17:20 WIB

(AFP)
Munich - Meski puas dengan sistem KERS, namun tim BMW Sauber memutuskan untuk tidak menggunakan teknologi tersebut di dua seri mendatang. Apa alasannya?
Nick Heidfeld yang menggunakan KERS di empat seri yang sudah berjalan sejauh ini, sempat mencatat hasil lumayan dengan finish runner up di GP Malaysia, 5 April silam.
"Penampilan kami dengan KERS sejauh ini cukup positif. Teknologi itu bekerja tanpa kesalahan. Hasil baik KERS sejauh ini adalah GP Malaysia," kata principal team Mario Theissen.
Namun yang perlu dicatat, GP Malaysia tidak tuntas karena hujan yang sangat deras. Di tiga GP lainnya yang berlangsung tuntas, Heidfeld gagal meraih poin.
Rekan Heidfeld, Robert Kubica yang menggunakan KERS hanya di Bahrain, mencatat hasil buruk yaitu finish di urutan ke-18 atau dua peringkat terbawah. Ironisnya, di Bahrain Heidfeld menghuni posisi juru kunci.
Perbaikan perlu dilakukan. Untuk itu, BMW Sauber "mengistirahatkan" KERS di GP Spanyol akhir pekan nanti serta GP Monaco (24/5/2009). Adanya perbaikan di posisi aerodinamika memaksa KERS harus "menepi" dahulu.
"Kami tidak memasang KERS di kedua mobil di Barcelona, sebab menggunakan teknologi baru di aerodinamis yang kami kembangkan dengan KERS justru membuat semuanya tidak bekerja dengan baik," demikian Theissen dikutip dari Autosport.
"Kami tidak menggunakan KERS karena konfigurasi mobil kami. Dengan ban halus dan distribusi berat, kami memerlukan bobot lebih di bagian depan. Sementara KERS membuat mobil jadi lebih berat di tengah bahkan di bagian belakang mobil," lanjut Theissen.
"Mungkin kami akan kembali menerapkan KERS di GP Turki," tutupnya. Ada pun GP Turki akan digelar pada 7 Juni mendatang.
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nick Heidfeld yang menggunakan KERS di empat seri yang sudah berjalan sejauh ini, sempat mencatat hasil lumayan dengan finish runner up di GP Malaysia, 5 April silam.
"Penampilan kami dengan KERS sejauh ini cukup positif. Teknologi itu bekerja tanpa kesalahan. Hasil baik KERS sejauh ini adalah GP Malaysia," kata principal team Mario Theissen.
Namun yang perlu dicatat, GP Malaysia tidak tuntas karena hujan yang sangat deras. Di tiga GP lainnya yang berlangsung tuntas, Heidfeld gagal meraih poin.
Rekan Heidfeld, Robert Kubica yang menggunakan KERS hanya di Bahrain, mencatat hasil buruk yaitu finish di urutan ke-18 atau dua peringkat terbawah. Ironisnya, di Bahrain Heidfeld menghuni posisi juru kunci.
Perbaikan perlu dilakukan. Untuk itu, BMW Sauber "mengistirahatkan" KERS di GP Spanyol akhir pekan nanti serta GP Monaco (24/5/2009). Adanya perbaikan di posisi aerodinamika memaksa KERS harus "menepi" dahulu.
"Kami tidak memasang KERS di kedua mobil di Barcelona, sebab menggunakan teknologi baru di aerodinamis yang kami kembangkan dengan KERS justru membuat semuanya tidak bekerja dengan baik," demikian Theissen dikutip dari Autosport.
"Kami tidak menggunakan KERS karena konfigurasi mobil kami. Dengan ban halus dan distribusi berat, kami memerlukan bobot lebih di bagian depan. Sementara KERS membuat mobil jadi lebih berat di tengah bahkan di bagian belakang mobil," lanjut Theissen.
"Mungkin kami akan kembali menerapkan KERS di GP Turki," tutupnya. Ada pun GP Turki akan digelar pada 7 Juni mendatang.
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
-
Rabu, 23/05/2012 11:58 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 15:30 WIB
Menunggu kebangkitan sepak bola Polandia
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
524 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

