Button Jadi Manusia 10 Juta Poundsterling?
Selasa, 26/05/2009 18:15 WIB

Jenson Button (AFP)
London - Jenson Button sejauh ini telah menunjukkan prestasi gemilang. Adalah hal yang wajar bila nilainya pun meningkat. Musim depan, pembalap Brawn GP ini diprediksi akan menjadi "Manusia 10 Juta Poundsterling".
Hingga seri keenam musim ini, Button telah mempersembahkan lima kemenangan. Pencapaian ini membawa Brawn bertahta di puncak klasemen sementara konstruktor. Pria berusia 29 tahun ini juga memuncaki klasemen sementara pembalap.
Prestasi Button membuat manajemen Brawn ingin memilikinya lebih lama lagi. Brawn memaklumi bila sang pembalap asal Inggris tersebut meminta kenaikan gaji nantinya.
Button belum membahas soal ini. Namun seperti diberitakan The Mirror, musim depan pria yang mulai terjun di F1 pada tahun 2000 tersebut akan meminta gaji sebesar 10 juta poundsterling per musim (164 miliar rupiah), atau lima kali lipat dibandingkan musim ini.
"Semua mengetahui bahwa Jenson menyepakati nilai kontrak yang rendah pada musim ini, karena ia ingin bergabung bersama Ross Brawn," kata sebuah sumber yang dekat dengan sang pembalap kepada The Mirror, seperti diberitakan f1-racing.
"Nilai Jenson akan meningkat secara dramatis dan ia telah membuktikan ucapannya sembilan tahun silam" beri saya mobil yang berkualitas dan akan saya buktikan."
Bagaimana bila Brawn tidak bisa memenuhi nilai itu? "Jenson tidak akan pergi hanya karena uang, tidak peduli seberapa besar uang yang ditawarkan. Uang merupakan faktor, namun itu bukanlah yang utama baginya," tutup sumber tersebut.
( krs / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hingga seri keenam musim ini, Button telah mempersembahkan lima kemenangan. Pencapaian ini membawa Brawn bertahta di puncak klasemen sementara konstruktor. Pria berusia 29 tahun ini juga memuncaki klasemen sementara pembalap.
Prestasi Button membuat manajemen Brawn ingin memilikinya lebih lama lagi. Brawn memaklumi bila sang pembalap asal Inggris tersebut meminta kenaikan gaji nantinya.
Button belum membahas soal ini. Namun seperti diberitakan The Mirror, musim depan pria yang mulai terjun di F1 pada tahun 2000 tersebut akan meminta gaji sebesar 10 juta poundsterling per musim (164 miliar rupiah), atau lima kali lipat dibandingkan musim ini.
"Semua mengetahui bahwa Jenson menyepakati nilai kontrak yang rendah pada musim ini, karena ia ingin bergabung bersama Ross Brawn," kata sebuah sumber yang dekat dengan sang pembalap kepada The Mirror, seperti diberitakan f1-racing.
"Nilai Jenson akan meningkat secara dramatis dan ia telah membuktikan ucapannya sembilan tahun silam" beri saya mobil yang berkualitas dan akan saya buktikan."
Bagaimana bila Brawn tidak bisa memenuhi nilai itu? "Jenson tidak akan pergi hanya karena uang, tidak peduli seberapa besar uang yang ditawarkan. Uang merupakan faktor, namun itu bukanlah yang utama baginya," tutup sumber tersebut.
( krs / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
-
Rabu, 23/05/2012 11:58 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 15:30 WIB
Menunggu kebangkitan sepak bola Polandia
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
527 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

