Asia Pertama itu Belum Sampai Juara
Kamis, 28/05/2009 05:42 WIB

Reuters
Jakarta - Park Ji-Sung mencatatkan diri sebagai orang Asia pertama yang tampil di final Liga Champions. Tetapi ia tak sampai mengantarkan timnya menjadi juara.
Ketika starting line-up diumumkan, nama Park tercantum di dalamnya. Sir Alex Ferguson memutuskan untuk memainkannya sejak awal mengingat ia tampil gemilang kala menyingkirkan Arsenal di babak semifinal.
Bagi Park, ini seperti mengobati "kekecewaan" dirinya tahun lalu. Pada final tahun 2008 di Moskow, pria asal Korea Selatan ini sama sekali tak dimainkan oleh Fergie, bahkan ia pun tak berada di bangku cadangan.
Sejauh ini Park bisa dibilang adalah pemain Asia tersukses yang bermain di Eropa saat ini. Ia mampu menembus masuk sampai ke tim inti dan membuktikan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai "penjual jersey".
Sekarang semua orang tahu kalau saya di sini tak cuma untuk menjual jersey," ungkap Park kepada Reuters sebelum laga final dihelat.
Jadilah kaki-kaki Park mencicipi bagaimana rasanya lapangan dari sebuah partai puncak turnamen terprestisius antarklub Eropa. Oleh Fergie, ia diplot sebagai penyerang kanan dalam formasi 4-3-3.
Namun, apa daya, dua gol yang dilesakkan oleh Samuel Eto'o dan Lionel Messi membuat cerita Park tak berakhir dengan indah. Dua gol tersebut membuat The Red Devils gagal menjadi juara.
Park sendiri bahkan tak berada di lapangan ketika Messi mencetak gol pada menit 70. Ia sudah keburu ditarik keluar empat menit sebelumnya untuk memberikan tempat kepada Dimitar Berbatov. Dengan ketertinggaln 0-1 saat itu, Fergie memang memilih untuk lebih banyak memainkan penyerang.
Toh demikian, sudah cukuplah pemain berusia 28 tahun ini meninggalkan tanda. Dalam gambaran yang lebih besar lagi, Park menjadi wakil sepakbola Asia yang tak bisa lagi dipandang sebagai kekuatan belakang di kancah sepakbola dunia.
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ketika starting line-up diumumkan, nama Park tercantum di dalamnya. Sir Alex Ferguson memutuskan untuk memainkannya sejak awal mengingat ia tampil gemilang kala menyingkirkan Arsenal di babak semifinal.
Bagi Park, ini seperti mengobati "kekecewaan" dirinya tahun lalu. Pada final tahun 2008 di Moskow, pria asal Korea Selatan ini sama sekali tak dimainkan oleh Fergie, bahkan ia pun tak berada di bangku cadangan.
Sejauh ini Park bisa dibilang adalah pemain Asia tersukses yang bermain di Eropa saat ini. Ia mampu menembus masuk sampai ke tim inti dan membuktikan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai "penjual jersey".
Sekarang semua orang tahu kalau saya di sini tak cuma untuk menjual jersey," ungkap Park kepada Reuters sebelum laga final dihelat.
Jadilah kaki-kaki Park mencicipi bagaimana rasanya lapangan dari sebuah partai puncak turnamen terprestisius antarklub Eropa. Oleh Fergie, ia diplot sebagai penyerang kanan dalam formasi 4-3-3.
Namun, apa daya, dua gol yang dilesakkan oleh Samuel Eto'o dan Lionel Messi membuat cerita Park tak berakhir dengan indah. Dua gol tersebut membuat The Red Devils gagal menjadi juara.
Park sendiri bahkan tak berada di lapangan ketika Messi mencetak gol pada menit 70. Ia sudah keburu ditarik keluar empat menit sebelumnya untuk memberikan tempat kepada Dimitar Berbatov. Dengan ketertinggaln 0-1 saat itu, Fergie memang memilih untuk lebih banyak memainkan penyerang.
Toh demikian, sudah cukuplah pemain berusia 28 tahun ini meninggalkan tanda. Dalam gambaran yang lebih besar lagi, Park menjadi wakil sepakbola Asia yang tak bisa lagi dipandang sebagai kekuatan belakang di kancah sepakbola dunia.
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Senin, 21/05/2012 22:31 WIB
Mihajlovic Arsiteki Serbia
-
Senin, 21/05/2012 21:07 WIB
Anelka Keluhkan Shanghai Shenhua
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 15:30 WIB
Menunggu kebangkitan sepak bola Polandia
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
527 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

