Ancaman Rossi untuk Para Rival
Senin, 15/06/2009 00:01 WIB

Reuters
Terkait
Catalunya - Kesuksesan Valentino Rossi terasa istimewa di Catalunya. Pertama karena ini bikin dia tinggal berjarak satu lagi dari kemenangan ke-100, kedua karena ini dicapai dengan gaya kurang lazim.
Podium satu dalam balapan, Minggu (14/6/2009) ditempati Rossi setelah berhasil melewati Jorge Lorenzo di tikungan terakhir sebelum finis. Buat The Doctor, itu istimewa karena tikungan kanan di lintasan itu lazimnya jarang digunakan untuk melewati lawan.
"Aku sudah memimpikan manuver di titik itu selama bertahun-tahun karena itu adalah salah satu tempat tersulit untuk melakukan overtake. Aku pernah berhasil dengan (Casey) Stoner tahun 2007, tapi itu bukan di lap terakhir, dan dia kemudian ganti menyalipku dan menang," aku Rossi di Autosport.
Dengan manuver atas Lorenzo di Catalunya itu, Rossi pun seperti ingin menegaskan kepada setiap rivalnya bahwa dia takkan menyerah sampai garis akhir dan bakal memanfaatkan setiap celah yang ada untuk menang.
"Melakukannya di lap terakhir adalah luar biasa. Kini para pembalap yang ada di depanku tahu bahwa saat aku tertinggal, aku bisa melewati mereka dari semua sisi! Aku tak tahu apa hanya kebetetulan, tapi saat ada duel lap terakhir aku selalu terlibat!"
"Hari ini aku menegaskan bahwa aku tangguh di duel jarak dekat dan ini penting dari banyak segi," urai dia.
Podium satu di Catalunya adalah kemenangan grand prix yang ke-99 buat Rossi. Sudah dua seri angka itu terus tertunda karena pembalap Yamaha tersebut gagal melintasi garis finis terdepan.
"Dengan 99 kemenangan dan karir sepanjang yang kujalani, selalu sulit untuk menyebut hasil balapan ini adalah yang terbaik, tapi aku pikir ini ada di tiga terbaik. Balapan ini sangat seru," demikian Rossi.
( krs / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Podium satu dalam balapan, Minggu (14/6/2009) ditempati Rossi setelah berhasil melewati Jorge Lorenzo di tikungan terakhir sebelum finis. Buat The Doctor, itu istimewa karena tikungan kanan di lintasan itu lazimnya jarang digunakan untuk melewati lawan.
"Aku sudah memimpikan manuver di titik itu selama bertahun-tahun karena itu adalah salah satu tempat tersulit untuk melakukan overtake. Aku pernah berhasil dengan (Casey) Stoner tahun 2007, tapi itu bukan di lap terakhir, dan dia kemudian ganti menyalipku dan menang," aku Rossi di Autosport.
Dengan manuver atas Lorenzo di Catalunya itu, Rossi pun seperti ingin menegaskan kepada setiap rivalnya bahwa dia takkan menyerah sampai garis akhir dan bakal memanfaatkan setiap celah yang ada untuk menang.
"Melakukannya di lap terakhir adalah luar biasa. Kini para pembalap yang ada di depanku tahu bahwa saat aku tertinggal, aku bisa melewati mereka dari semua sisi! Aku tak tahu apa hanya kebetetulan, tapi saat ada duel lap terakhir aku selalu terlibat!"
"Hari ini aku menegaskan bahwa aku tangguh di duel jarak dekat dan ini penting dari banyak segi," urai dia.
Podium satu di Catalunya adalah kemenangan grand prix yang ke-99 buat Rossi. Sudah dua seri angka itu terus tertunda karena pembalap Yamaha tersebut gagal melintasi garis finis terdepan.
"Dengan 99 kemenangan dan karir sepanjang yang kujalani, selalu sulit untuk menyebut hasil balapan ini adalah yang terbaik, tapi aku pikir ini ada di tiga terbaik. Balapan ini sangat seru," demikian Rossi.
( krs / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 13:45 WIB
Jelang Final Copa del Rey
Nostalgia Bilbao-Guardiola
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
638 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message.jpg)







_4.gif)

