Jackson Terhebat dalam Sejarah
Senin, 15/06/2009 11:38 WIB

Reuters
Terkait
Orlando - Saat tim asuhannya, Los Angeles Lakers, menumbangkan Orlando Magic di game kelima final NBA, Phil Jackson mencatat sejarah. Kini, dialah pelatih terhebat dalam sejarah.
Lakers menjuarai NBA musim 2008-09 setelah di final kelima yang digelar di Amway Arena, Orlando, Senin (15/6/2009) pagi WIB, membekap Orlando Magic dengan 99-86. Secara keseluruhan, Lakers menang 4-1.
Itu adalah titel ke-10 Jackson sebagai pelatih. Enam di antaranya dihadirkan pelatih berusia 63 tahun itu kepada Chicago Bulls dan empat sisanya ia reguk bersama Lakers.
Dengan 10 cincin juara, Jackson melewati rekor 9 titel juara yang ia pegang bersama pelatih legendaris, Red Auerbach. Yang terakhir ini meraup kesembilan gelarnya bersama Boston Celtics.
Sebenarnya, tak pernah ada rencana di benak Jackson untuk menyamai, apalagi melewati rekor Auerbach. Saat era Michael Jordan di Bulls berakhir tahun 1998, Jackson menyatakan pensiun dan tak mau melatih lagi.
Tapi tak lama kemudian, Jackson berubah pikiran dan menerima pinangan Lakers. Dengan mengandalkan Kobe Bryant dan Shaq O'Neal, Jackson pun tiga kali mengantar Lakers jadi juara NBA tahun 2000-2002.
Tahun 2004, Jackson meninggalkan Laker tapi kembali lagi setahun kemudian. Dan setelah tujuh tahun tanpa gelar, Jackson akhirnya berhasil membawa Lakers kembali ke tahta tertingginya tahun ini.
Setelah tujuh tahun tanpa gelar, Jackson akhirnya berhasil membawa Lakers kembali ke tahta tertingginya tahun ini.
"Saya akan menghisap cerutu malam ini dan mengenang Red. Dia adalah seorang sosok yang hebat," girang Jackson seperti dilansir AFP.
Di NBA, seorang pelatih yang dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik akan memperoleh Red Auerbach Trophy. Barangkali, suatu saat trofi itu harus diganti namanya jadi Phil Jackson Trophy.
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lakers menjuarai NBA musim 2008-09 setelah di final kelima yang digelar di Amway Arena, Orlando, Senin (15/6/2009) pagi WIB, membekap Orlando Magic dengan 99-86. Secara keseluruhan, Lakers menang 4-1.
Itu adalah titel ke-10 Jackson sebagai pelatih. Enam di antaranya dihadirkan pelatih berusia 63 tahun itu kepada Chicago Bulls dan empat sisanya ia reguk bersama Lakers.
Dengan 10 cincin juara, Jackson melewati rekor 9 titel juara yang ia pegang bersama pelatih legendaris, Red Auerbach. Yang terakhir ini meraup kesembilan gelarnya bersama Boston Celtics.
Sebenarnya, tak pernah ada rencana di benak Jackson untuk menyamai, apalagi melewati rekor Auerbach. Saat era Michael Jordan di Bulls berakhir tahun 1998, Jackson menyatakan pensiun dan tak mau melatih lagi.
Tapi tak lama kemudian, Jackson berubah pikiran dan menerima pinangan Lakers. Dengan mengandalkan Kobe Bryant dan Shaq O'Neal, Jackson pun tiga kali mengantar Lakers jadi juara NBA tahun 2000-2002.
Tahun 2004, Jackson meninggalkan Laker tapi kembali lagi setahun kemudian. Dan setelah tujuh tahun tanpa gelar, Jackson akhirnya berhasil membawa Lakers kembali ke tahta tertingginya tahun ini.
Setelah tujuh tahun tanpa gelar, Jackson akhirnya berhasil membawa Lakers kembali ke tahta tertingginya tahun ini.
"Saya akan menghisap cerutu malam ini dan mengenang Red. Dia adalah seorang sosok yang hebat," girang Jackson seperti dilansir AFP.
Di NBA, seorang pelatih yang dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik akan memperoleh Red Auerbach Trophy. Barangkali, suatu saat trofi itu harus diganti namanya jadi Phil Jackson Trophy.
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 11:16 WIB
James & Wade Bawa Heat Ungguli Pacers 3-2
-
Selasa, 22/05/2012 12:30 WIB
Sungkurkan Lakers, Thunder Tantang Spurs di Final Wilayah
-
Senin, 21/05/2012 12:29 WIB
Spurs Lolos, Heat-Pacers Sama Kuat
-
Minggu, 20/05/2012 13:14 WIB
Lakers Tertinggal 1-3
-
Minggu, 20/05/2012 10:49 WIB
Spurs Selangkah Lagi ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
527 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

