Lakers Punya Semua Jawabannya
Senin, 15/06/2009 13:11 WIB

Howard vs Lamar Odom (Reuters)
Terkait
Orlando - Orlando Magic harus mengubur dalam-dalam ambisinya menjadi juara NBA setelah ditekuk Los Angeles Lakers di final kelima NBA. Lakers punya jawaban untuk setiap upaya Magic.
Sebelum pertandingan kelima di Amway Arena, Senin (15/6/2009) pagi WIB, nafas Magic memang sudah di tenggorokan karena tengah tertinggal 1-3. Pada akhirnya, tak banyak yang bisa mereka perbuat dan Magic kalah 86-99.
Menurut pelatih Magic Stan Van Gundy, kunci kekalahan timnya terletak pada kuarter kedua. Lakers menguasai kuarter itu dengan unggul 30-18. Dalam prosesnya, Lakers bahkan sempat melaju 16-0.
"Saya pikir kami tidak bisa menangani rasa frustrasi dengan baik. Itulah mengapa kemudian dari satu kesalahan, satu permainan yang buruk, merembet ke hal lain juga," kata Van Gundy dikutip Reuters.
"Kami bertarung keras di paruh kedua. Tetapi mereka sudah punya jawaban untuk semuanya," tukas Van Gundy kemudian.
Magic harus menelan pil pahit kekalahan di final kedua mereka semenjak tahun 1995. Bintang Magic, Dwight Howard, secara sportif mengakui bahwa Lakers memang tampil lebih baik.
"Apakah mereka tim terbaik di kejuaraan ini? Ya, itulah mengapa mereka jadi juara," komentar center berjuluk Superman itu.
"Apa yang bisa kami pelajari dari pengalaman ini adalah, kami harus bisa bermain sepanjang pertandingan, selam 48 menit. Lakers terus menekan kami dan mereka bermain sebagai sebuah tim yang lapar gelar juara," tuntas Howard.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebelum pertandingan kelima di Amway Arena, Senin (15/6/2009) pagi WIB, nafas Magic memang sudah di tenggorokan karena tengah tertinggal 1-3. Pada akhirnya, tak banyak yang bisa mereka perbuat dan Magic kalah 86-99.
Menurut pelatih Magic Stan Van Gundy, kunci kekalahan timnya terletak pada kuarter kedua. Lakers menguasai kuarter itu dengan unggul 30-18. Dalam prosesnya, Lakers bahkan sempat melaju 16-0.
"Saya pikir kami tidak bisa menangani rasa frustrasi dengan baik. Itulah mengapa kemudian dari satu kesalahan, satu permainan yang buruk, merembet ke hal lain juga," kata Van Gundy dikutip Reuters.
"Kami bertarung keras di paruh kedua. Tetapi mereka sudah punya jawaban untuk semuanya," tukas Van Gundy kemudian.
Magic harus menelan pil pahit kekalahan di final kedua mereka semenjak tahun 1995. Bintang Magic, Dwight Howard, secara sportif mengakui bahwa Lakers memang tampil lebih baik.
"Apakah mereka tim terbaik di kejuaraan ini? Ya, itulah mengapa mereka jadi juara," komentar center berjuluk Superman itu.
"Apa yang bisa kami pelajari dari pengalaman ini adalah, kami harus bisa bermain sepanjang pertandingan, selam 48 menit. Lakers terus menekan kami dan mereka bermain sebagai sebuah tim yang lapar gelar juara," tuntas Howard.
( arp / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 11:16 WIB
James & Wade Bawa Heat Ungguli Pacers 3-2
-
Selasa, 22/05/2012 12:30 WIB
Sungkurkan Lakers, Thunder Tantang Spurs di Final Wilayah
-
Senin, 21/05/2012 12:29 WIB
Spurs Lolos, Heat-Pacers Sama Kuat
-
Minggu, 20/05/2012 13:14 WIB
Lakers Tertinggal 1-3
-
Minggu, 20/05/2012 10:49 WIB
Spurs Selangkah Lagi ke Final Wilayah
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
527 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

