Agostini: Rossi Akan Patahkan Rekor Saya
Senin, 29/06/2009 03:18 WIB

AFP
Roma - Valentino Rossi meraih kemenangan ke-100-nya di MotoGP Belanda. Meski masih tertinggal 22 dari pemegang rekor kemenangan terbanyak, The Doctor diyakini bakal mematahkan rekor milik Giacomo Agostini tersebut.
Sabtu (27/6/2009) kemarin, Rossi mencatatkan sebuah prestasi fenomenal di Sirkuit Assen, Belanda. Finis di posisi terdepan, pembalap Fiat Yamaha itu mencatatkan kemenangan ke-100 sepanjang karir balap motor seri Grand Prix yang sudah dia mulai sejak 1996 di kelas 125 cc.
Rossi pun kini tercatat sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak kedua setelah Giacomo Agostini. Pembalap Italia yang berkarir dalam selang 1964-1977 itu total mengumpulkan 122 podium tertinggi.
Masih panjang jalan untuk Rossi untuk bisa menyamai rekor seniornya itu. Tapi menurut Agostini, bukan tak mungkin Rossi bakal bisa mematahkan catatan fenomenal miliknya itu.
"Itu jarak yang jauh, tapi tidak juga terlalu jauh. Orang seperti Rossi, dengan sedikit saja determinasi, bisa berada di sana. Itu tergantung berapa banyak kemenangan yang bisa dia menangkan," ungkap Agostini seperti diberitakan Reuters.
Dengan apa yang sudah diraihnya selama ini, Rossi jelas punya peluang untuk menyamai dan kemudian mematahkan rekor tersebut. Yang mungkin jadi penghalangnya kini mungkin adalah umur lantaran dia kini sudah berusia 30 tahun, sementara pembalap-pembalap muda yang setiap tahun masuk MotoGP terus menebar ancaman.
Tapi Rossi sendiri sudah mengindikasikan kalau karir membalapnya tak akan habis dalam waktu dekat. Dia menargetkan untuk tetap bisa bersaing di papan atas hingga empat tahun ke depan atau saat usianya mencapai 34.
"Anda masih bisa membalap di level atas hingga usia sekitar 34. Rute untuk meraih 23 kemenangan masih sangat panjang, tapi sedikit demi sedikit itu bisa menjadi kenyataan. Untuk bisa mematahkan rekor tersebut sangat memotivasi saya, dan saya tak akan berhenti membalap di tahun ini," sahut peraih delapan titel juara dunia itu.
Jika dirata-rata sejak memulai karir di kelas 125 cc, maka Rossi berhasil mengumpulkan 8,3 kemenangan di setiap musimnya. Jika dia mampu menepati target untuk bisa tetap tampil di level teratas hingga usia 34, maka rekor Agostini dipastikan akan bisa pecah.
Agostini sendiri merelakan kalau rekor jumlah kemenangannya dipatahkan Rossi. Sambil berseloroh dia berharap kalau Rossi tak akan bisa mematahkan rekor gelar juara dunia yang dia miliki, berjumlah 15.
"Setidaknya biarkan saya menjaga rekor itu. Memenangi banyak balapan sangat sulit di era manapun. Di masa saya bahkan lebih berbahaya. Setiap hari Minggu Anda kehilangan teman dan musuh," pungkas Agostini. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sabtu (27/6/2009) kemarin, Rossi mencatatkan sebuah prestasi fenomenal di Sirkuit Assen, Belanda. Finis di posisi terdepan, pembalap Fiat Yamaha itu mencatatkan kemenangan ke-100 sepanjang karir balap motor seri Grand Prix yang sudah dia mulai sejak 1996 di kelas 125 cc.
Rossi pun kini tercatat sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak kedua setelah Giacomo Agostini. Pembalap Italia yang berkarir dalam selang 1964-1977 itu total mengumpulkan 122 podium tertinggi.
Masih panjang jalan untuk Rossi untuk bisa menyamai rekor seniornya itu. Tapi menurut Agostini, bukan tak mungkin Rossi bakal bisa mematahkan catatan fenomenal miliknya itu.
"Itu jarak yang jauh, tapi tidak juga terlalu jauh. Orang seperti Rossi, dengan sedikit saja determinasi, bisa berada di sana. Itu tergantung berapa banyak kemenangan yang bisa dia menangkan," ungkap Agostini seperti diberitakan Reuters.
Dengan apa yang sudah diraihnya selama ini, Rossi jelas punya peluang untuk menyamai dan kemudian mematahkan rekor tersebut. Yang mungkin jadi penghalangnya kini mungkin adalah umur lantaran dia kini sudah berusia 30 tahun, sementara pembalap-pembalap muda yang setiap tahun masuk MotoGP terus menebar ancaman.
Tapi Rossi sendiri sudah mengindikasikan kalau karir membalapnya tak akan habis dalam waktu dekat. Dia menargetkan untuk tetap bisa bersaing di papan atas hingga empat tahun ke depan atau saat usianya mencapai 34.
"Anda masih bisa membalap di level atas hingga usia sekitar 34. Rute untuk meraih 23 kemenangan masih sangat panjang, tapi sedikit demi sedikit itu bisa menjadi kenyataan. Untuk bisa mematahkan rekor tersebut sangat memotivasi saya, dan saya tak akan berhenti membalap di tahun ini," sahut peraih delapan titel juara dunia itu.
Jika dirata-rata sejak memulai karir di kelas 125 cc, maka Rossi berhasil mengumpulkan 8,3 kemenangan di setiap musimnya. Jika dia mampu menepati target untuk bisa tetap tampil di level teratas hingga usia 34, maka rekor Agostini dipastikan akan bisa pecah.
Agostini sendiri merelakan kalau rekor jumlah kemenangannya dipatahkan Rossi. Sambil berseloroh dia berharap kalau Rossi tak akan bisa mematahkan rekor gelar juara dunia yang dia miliki, berjumlah 15.
"Setidaknya biarkan saya menjaga rekor itu. Memenangi banyak balapan sangat sulit di era manapun. Di masa saya bahkan lebih berbahaya. Setiap hari Minggu Anda kehilangan teman dan musuh," pungkas Agostini. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 23/05/2012 06:21 WIB
Lorenzo Sempat Takut & Benci 'Basah-basahan'
-
Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
-
Senin, 21/05/2012 02:36 WIB
Kemenangan Manis Lorenzo di Le Mans
-
Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
-
Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Jumat, 25/05/2012 13:45 WIB
Jelang Final Copa del Rey
Nostalgia Bilbao-Guardiola
- Jumat, 25/05/2012 09:28 WIB
Ancaman bom di GP Monaco
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
638 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar






Sending your message







_4.gif)

