Wimbledon
Atasi Djokovic, Haas Tantang Federer
Kamis, 02/07/2009 01:59 WIB

AFP
London - Novak Djokovic belum mampu memenangi Grand Slam keduanya setelah ditundukkan Tommy Haas di perempatfinal. Di semifinal, petenis senior Jerman itu akan menantang Roger Federer.
Djokovic yang ditempatkan sebagai unggulan empat dipaksa menyerah setelah memberi perlawanan alot sepanjang empat set. Di All England Club, Kamis (2/7/2009) dinihari WIB, petenis Serbia itu kalah 7-5, 7-6, 4-6 dan 6-3.
Sejak awal pertandingan, Djokovic terlihat tampil kurang percaya diri dan tak punya inisiatif menekan lawannya. Kondisi berseberangan justru terjadi pada Haas yang tampil meyakinkan dan memegang kendali jalannya set pertama sebelum akhirnya menang 7-5.
Kedudukan sepertinya akan berubah menjadi 1-1 saat Djokovic mampu unggul 6-3 dalam keadaan tie break di set kedua. Namun Haas, yang belum sekalipun memenangi Grand Slam, mampu membalikkan keadaan dan menyudahi set tersebut dengan 7-5.
Harapan juara Australia Terbuka 2008 untuk bisa melangkah ke semifinal kembali terbuka saat dia mengubah kedudukan menjadi 1-2 usai merebut set ketiga. Namun Djokovic akhirnya harus mengakui keunggulan Haas setelah lagi-lagi tumbang di set empat dengan 6-3.
"Ini luar biasa. Saya tak bisa berkat-kata. Saya memainkan permainan terbaik saya saat ini," ungkap Haas yang kini jadi kejutan terbesar Wimbledon sejauh ini.
Di semifinal, petenis 31 tahun itu akang menghadapi favorit juara, Roger Federer. FedEx beberapa jam sebelumnya melangkah ke empat besar usai menghentikan perlawanan Ivo Karlovic dengan dengan 6-3, 7-5 dan 7-6 (3).
"Saya akan mencoba memberikan yang terbaik. Tak ada yang tak bisa dilakukan petenis ini (Federer). Saya akan berusaha dan bermain sebaiknya dan melihat apakah saya akan bisa sedikit mengganggunya dan kemudian pergi dari sana," pungkas unggulan 24 itu. ( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Djokovic yang ditempatkan sebagai unggulan empat dipaksa menyerah setelah memberi perlawanan alot sepanjang empat set. Di All England Club, Kamis (2/7/2009) dinihari WIB, petenis Serbia itu kalah 7-5, 7-6, 4-6 dan 6-3.
Sejak awal pertandingan, Djokovic terlihat tampil kurang percaya diri dan tak punya inisiatif menekan lawannya. Kondisi berseberangan justru terjadi pada Haas yang tampil meyakinkan dan memegang kendali jalannya set pertama sebelum akhirnya menang 7-5.
Kedudukan sepertinya akan berubah menjadi 1-1 saat Djokovic mampu unggul 6-3 dalam keadaan tie break di set kedua. Namun Haas, yang belum sekalipun memenangi Grand Slam, mampu membalikkan keadaan dan menyudahi set tersebut dengan 7-5.
Harapan juara Australia Terbuka 2008 untuk bisa melangkah ke semifinal kembali terbuka saat dia mengubah kedudukan menjadi 1-2 usai merebut set ketiga. Namun Djokovic akhirnya harus mengakui keunggulan Haas setelah lagi-lagi tumbang di set empat dengan 6-3.
"Ini luar biasa. Saya tak bisa berkat-kata. Saya memainkan permainan terbaik saya saat ini," ungkap Haas yang kini jadi kejutan terbesar Wimbledon sejauh ini.
Di semifinal, petenis 31 tahun itu akang menghadapi favorit juara, Roger Federer. FedEx beberapa jam sebelumnya melangkah ke empat besar usai menghentikan perlawanan Ivo Karlovic dengan dengan 6-3, 7-5 dan 7-6 (3).
"Saya akan mencoba memberikan yang terbaik. Tak ada yang tak bisa dilakukan petenis ini (Federer). Saya akan berusaha dan bermain sebaiknya dan melihat apakah saya akan bisa sedikit mengganggunya dan kemudian pergi dari sana," pungkas unggulan 24 itu. ( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
-
Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
-
Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
-
Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
-
Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
529 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

