Venus Buru Graff
Jumat, 03/07/2009 01:38 WIB

AFP/Glyn Kirk
London - Venus Williams kembali hadir di final Wimbledon. Berjumpa saudarinya, Serena Williams, Venus tengah memburu rekor berusia 16 tahun yang dicatat oleh Stefi Graff.
Melalui pertarungan yang tak seimbang, Kamis (2/7/2009), Venus mengandaskan unggulan teratas, Dinara Safina, dengan skor 6-1, 6-0. Pertandingan itu hanya berjalan 51 menit.
Mengulangi kejadian tahun lalu, Venus akan berhadapan dengan Serena di partai puncak. Serena sendiri sebelumnya dengan seru sukses mengatasi Elena Dementieva 6-7 (4-7), 7-5, 8-6.
"Ini adalah final kedelapanku dan seperti mimpi yang jadi nyata bisa di sini lagi dan punya kesempatan untuk mengangkat plakat (juara) lagi," girang Venus seusai pertandingan seperti dilansir Reuters.
"Safina sangat berbakat dan dia bermain konsisten sepanjang tahun lalu. Tapi aku bertanding dengan fokus. Aku juga punya banyak pengalaman di sini yang sangat membantu," imbuh dia.
Selain final ke-8 Venus, pertarungan melawan Serena bakal menjadi final keempat sesama bersaudari Williams itu di All England Lawn Tennis and Croquet Club.
Tahun lalu, Venus sukses mengalahkan Serena di final. Itu adalah gelar kelima sekaligus yang kedua beruntun yang diraih petenis 29 tahun tersebut. Bila bisa menang tahun ini, Venus akan menyamai rekor Graff yang mencatat hat-trick gelar tunggal putri tahun 1991-1993.
"Sangat berat melihat drama di pertandingan sebelumnya (pertandingan Serena vs Dementieva). Tetapi yang paling berat akan datang saat harus melawan Serena. Aku berharap bisa menang," tandas Venus.
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Melalui pertarungan yang tak seimbang, Kamis (2/7/2009), Venus mengandaskan unggulan teratas, Dinara Safina, dengan skor 6-1, 6-0. Pertandingan itu hanya berjalan 51 menit.
Mengulangi kejadian tahun lalu, Venus akan berhadapan dengan Serena di partai puncak. Serena sendiri sebelumnya dengan seru sukses mengatasi Elena Dementieva 6-7 (4-7), 7-5, 8-6.
"Ini adalah final kedelapanku dan seperti mimpi yang jadi nyata bisa di sini lagi dan punya kesempatan untuk mengangkat plakat (juara) lagi," girang Venus seusai pertandingan seperti dilansir Reuters.
"Safina sangat berbakat dan dia bermain konsisten sepanjang tahun lalu. Tapi aku bertanding dengan fokus. Aku juga punya banyak pengalaman di sini yang sangat membantu," imbuh dia.
Selain final ke-8 Venus, pertarungan melawan Serena bakal menjadi final keempat sesama bersaudari Williams itu di All England Lawn Tennis and Croquet Club.
Tahun lalu, Venus sukses mengalahkan Serena di final. Itu adalah gelar kelima sekaligus yang kedua beruntun yang diraih petenis 29 tahun tersebut. Bila bisa menang tahun ini, Venus akan menyamai rekor Graff yang mencatat hat-trick gelar tunggal putri tahun 1991-1993.
"Sangat berat melihat drama di pertandingan sebelumnya (pertandingan Serena vs Dementieva). Tetapi yang paling berat akan datang saat harus melawan Serena. Aku berharap bisa menang," tandas Venus.
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
-
Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
-
Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
-
Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
-
Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
529 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
218 Komentar








Sending your message






.gif)

