Dilikuidasi, Masa Depan A1GP Terancam
Jumat, 03/07/2009 04:52 WIB

ist.
London - Kejuaraan balap A1GP dalam ancaman. Itu terjadi menyusul krisis ekonomi global yang ternyata juga berdampak pada perusahaan penyelenggara Piala Dunia balap mobil tersebut.
A1 Grand Prix Operations Limited, perusahaan yang bertanggung jawab terhadap kegiatan operasional A1GP, mengaku mengalami masalah keuangan. Beberapa hari lalu perusahaan yang berbasis di Inggris itu bahkan dilikuidasi.
"Seperti banyak terjadi pada perusahaan lain dalam kondisi perekonomian yang sulit ini, kami mengalami masalah dalam hal arus keuangan dan kami belum mampu membayar mereka (para suplier)," ungkap seorang jurubicara A1GP seperti diberitakan F1Live.
Hingga kini juga tidak diketahui bagaimana nasib sekitar 40 karyawan perusahaan tersebut. Sementara menurut keterangan seorang sumber yang dekat dengan Tony Teixeira, Presiden A1 Grand Prix Operations Limited, menyebut kalau seluruh karyawan tersebut akan akan dipekerjakan kembali dalam beberapa hari mendatang.
Dilanjutkan jurubicara tersebut, pihak pengadilan Inggris dalam waktu dekat akan menunjuk seorang administrator untuk A1 Grand Prix Operations Limited. Namun hal tersebut tetap tak mengurangi kekhawatiran akan berakhirnya balapan A1GP.
Konsep balapan A1GP lahir pada tahun 2004 oleh Sheikh Maktoum Hasher Al Maktoum, seorang anggota keluarga kerajaan Dubai. Namun pada tahun 2006 Sheikh Hasher Al Maktoum meninggalkan perusahaan tersebut sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang diharapkan membantu mempersiapkan mereka terjun ke Bursa Saham London.
Sebagian saham A1GP kemudian dibeli oleh perusahaan keuangan RAB Capital. Namun seperti diberitakan Telegraph, RAB Capital menolak berkomentar terhadap apa yang kini mengancam A1GP.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
A1 Grand Prix Operations Limited, perusahaan yang bertanggung jawab terhadap kegiatan operasional A1GP, mengaku mengalami masalah keuangan. Beberapa hari lalu perusahaan yang berbasis di Inggris itu bahkan dilikuidasi.
"Seperti banyak terjadi pada perusahaan lain dalam kondisi perekonomian yang sulit ini, kami mengalami masalah dalam hal arus keuangan dan kami belum mampu membayar mereka (para suplier)," ungkap seorang jurubicara A1GP seperti diberitakan F1Live.
Hingga kini juga tidak diketahui bagaimana nasib sekitar 40 karyawan perusahaan tersebut. Sementara menurut keterangan seorang sumber yang dekat dengan Tony Teixeira, Presiden A1 Grand Prix Operations Limited, menyebut kalau seluruh karyawan tersebut akan akan dipekerjakan kembali dalam beberapa hari mendatang.
Dilanjutkan jurubicara tersebut, pihak pengadilan Inggris dalam waktu dekat akan menunjuk seorang administrator untuk A1 Grand Prix Operations Limited. Namun hal tersebut tetap tak mengurangi kekhawatiran akan berakhirnya balapan A1GP.
Konsep balapan A1GP lahir pada tahun 2004 oleh Sheikh Maktoum Hasher Al Maktoum, seorang anggota keluarga kerajaan Dubai. Namun pada tahun 2006 Sheikh Hasher Al Maktoum meninggalkan perusahaan tersebut sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang diharapkan membantu mempersiapkan mereka terjun ke Bursa Saham London.
Sebagian saham A1GP kemudian dibeli oleh perusahaan keuangan RAB Capital. Namun seperti diberitakan Telegraph, RAB Capital menolak berkomentar terhadap apa yang kini mengancam A1GP.
( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Jumat, 25/05/2012 16:30 WIB
Lima Alasan Mengapa Final Copa del Rey Layak Ditonton
- Jumat, 25/05/2012 08:20 WIB
China Bertekad Rebut Piala Uber
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
641 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

