Dramatis, Federer Juara
Senin, 06/07/2009 00:54 WIB

AFP/Adrian Dennis
Terkait
London - Roger Federer akhirnya menggapai mimpinya menggaet 15 titel Grand Slam dengan menjuarai Wimbledon. Federer meraihnya melalui sebuah pertarungan dramatis melawan Andy Roddick.
Minggu (5/7/2009), ribuan penonton yang menyaksikan di All England Lawn Tennis and Croquet Club dan jutaan lainnya yang menyaksikan lewat televisi dibuat terkesima dan terhibur oleh partai final ini.
Roddick yang dikenal sebagai pemilik servis keras melejit duluan dengan memenangi set pertama 7-5.
Federer tampak seperti akan kalah saat di set kedua Roddick memimpin 6-2 di tie break saat posisi skor 6-6. Namun Federer merebut enam poin berturut-turut dan menang 7-6 (8-6).
Pertarungan tetap berlangsung ketat di set ketiga. Servis-servis Roddick tetap cepat dan menyengat tetapi Federer justru berhasil berbalik unggul dengan merebut set ini 7-6 (7-5).
Roddick kembali mengandalkan servis-servis keras yang menyulitkan Federer di set keempat. Hanya dalam waktu 32 menit, durasi set terpendek, Roddick menang 6-3 dan memaksa digelarnya set kelima.
Di set kelima, pertarungan berlangsung panjang dan alot serta membuat siapapun yang menyaksikan harus menahan nafas. Federer dan Roddick berkejaran angka dengan memanfaatkan setiap servis yang mereka pegang jadi poin.
Akhirnya, setelah melalui pertarungan sepanjang 1,5 jam di set terakhir saja, sebuah pukulan forehand yang meleset dari Roddick membuat Federer menang 16-14 dan berhak atas gelar juara Wimbledon. ( arp / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Minggu (5/7/2009), ribuan penonton yang menyaksikan di All England Lawn Tennis and Croquet Club dan jutaan lainnya yang menyaksikan lewat televisi dibuat terkesima dan terhibur oleh partai final ini.
Roddick yang dikenal sebagai pemilik servis keras melejit duluan dengan memenangi set pertama 7-5.
Federer tampak seperti akan kalah saat di set kedua Roddick memimpin 6-2 di tie break saat posisi skor 6-6. Namun Federer merebut enam poin berturut-turut dan menang 7-6 (8-6).
Pertarungan tetap berlangsung ketat di set ketiga. Servis-servis Roddick tetap cepat dan menyengat tetapi Federer justru berhasil berbalik unggul dengan merebut set ini 7-6 (7-5).
Roddick kembali mengandalkan servis-servis keras yang menyulitkan Federer di set keempat. Hanya dalam waktu 32 menit, durasi set terpendek, Roddick menang 6-3 dan memaksa digelarnya set kelima.
Di set kelima, pertarungan berlangsung panjang dan alot serta membuat siapapun yang menyaksikan harus menahan nafas. Federer dan Roddick berkejaran angka dengan memanfaatkan setiap servis yang mereka pegang jadi poin.
Akhirnya, setelah melalui pertarungan sepanjang 1,5 jam di set terakhir saja, sebuah pukulan forehand yang meleset dari Roddick membuat Federer menang 16-14 dan berhak atas gelar juara Wimbledon. ( arp / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
-
Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
-
Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
-
Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
-
Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:10 WIB
Dinilai Terlalu Berorientasi Piala, PBSI Lupakan Pembinaan
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
532 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message






.gif)

