'Tak Ada Contador Versus Armstrong'
Selasa, 14/07/2009 10:38 WIB

Alberto Contador (Reuters)
Limoges - Pembalap tim Astana, Alberto Contador membantah rumor rivalitas antara dirinya dengan Lance Armstrong, serta adanya kubu pro-Contador dan pro-Amrstrong di dalam tim.
Contador saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara pembalap, sementara Armstrong ada di posisi ketiga. Posisi kedua sukses direbut Contador di etape ketujuh . Setelah itu, pembalap asal Spanyol tersebut sukses mempertahankannya hingga sejauh ini, yakni etape kesembilan.
Di tengah kesuksesan Contador, di Spanyol beredar kabar bahwa Astana "100 persen" berada di belakang Armstrong. Isu ini pun memunculkan selentingan bahwa ada rivalitas terselubung antara keduanya.
Apalagi, Armstrong tidak menampik adanya ketegangan di dalam tim. Diberitakan Reuters, dalam bus menuju Bandara Tarbes usai menyelesaikan etape kesembilan, Armstrong dan Contador tidak saling bertegur sapa.
Namun Contador segera menepis semua kabar tak sedap itu. "Saya dan Armstrong memiliki hubungan yang baik. Memang, kami bukan sahabat karib. Namun kami berdua makan bersama dan saling berbincang di bis," ujar pembalap asal Spanyol itu, seperti dilansir dari Telegraph.
"Isu itu hanya persepsi orang-orang luar saja. Apa yang dipikirkan orang, tidak mengubah pemikiran saya. Saya tetap santai dan konsentrasi penuh untuk kejuaraan," tambahnya.
Pembalap berusia 26 tahun itu juga menolak adanya kubu di dalam tubuh Astana. Armstrong diberitakan menciptakan kelompok dengan manajer tim Astana Johan Bruyneel dan dua pembalap Levi Leipheimer dan Yaroslav Popovych. Sedangkan Contador merapat pada direktur sport Alain Gallopin dan rekan setimnya Sergio Paulinho.
"Ya, memang saya dekat dengan orang-orang tertentu dalam tim, Lance juga begitu. Namun yang jelas, menciptakan kelompok-kelompok sendiri di antara kami adalah hal yang tak penting. Namun semua pembalap di tim ini adalah profesional," seru pembalap yang bergabung dengan Astana tahun 2008 itu.
"Percayalah pada saya, siapa pun yang ingin menang di Tour membutuhkan tim. Untuk memenangi Tour de France sendirian, itu jelas tidak mungkin," tutup pembalap yang masih tertinggal enam menit dari pemuncak klasemen sementara Rinaldo Nocentini itu. ( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Contador saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara pembalap, sementara Armstrong ada di posisi ketiga. Posisi kedua sukses direbut Contador di etape ketujuh . Setelah itu, pembalap asal Spanyol tersebut sukses mempertahankannya hingga sejauh ini, yakni etape kesembilan.
Di tengah kesuksesan Contador, di Spanyol beredar kabar bahwa Astana "100 persen" berada di belakang Armstrong. Isu ini pun memunculkan selentingan bahwa ada rivalitas terselubung antara keduanya.
Apalagi, Armstrong tidak menampik adanya ketegangan di dalam tim. Diberitakan Reuters, dalam bus menuju Bandara Tarbes usai menyelesaikan etape kesembilan, Armstrong dan Contador tidak saling bertegur sapa.
Namun Contador segera menepis semua kabar tak sedap itu. "Saya dan Armstrong memiliki hubungan yang baik. Memang, kami bukan sahabat karib. Namun kami berdua makan bersama dan saling berbincang di bis," ujar pembalap asal Spanyol itu, seperti dilansir dari Telegraph.
"Isu itu hanya persepsi orang-orang luar saja. Apa yang dipikirkan orang, tidak mengubah pemikiran saya. Saya tetap santai dan konsentrasi penuh untuk kejuaraan," tambahnya.
Pembalap berusia 26 tahun itu juga menolak adanya kubu di dalam tubuh Astana. Armstrong diberitakan menciptakan kelompok dengan manajer tim Astana Johan Bruyneel dan dua pembalap Levi Leipheimer dan Yaroslav Popovych. Sedangkan Contador merapat pada direktur sport Alain Gallopin dan rekan setimnya Sergio Paulinho.
"Ya, memang saya dekat dengan orang-orang tertentu dalam tim, Lance juga begitu. Namun yang jelas, menciptakan kelompok-kelompok sendiri di antara kami adalah hal yang tak penting. Namun semua pembalap di tim ini adalah profesional," seru pembalap yang bergabung dengan Astana tahun 2008 itu.
"Percayalah pada saya, siapa pun yang ingin menang di Tour membutuhkan tim. Untuk memenangi Tour de France sendirian, itu jelas tidak mungkin," tutup pembalap yang masih tertinggal enam menit dari pemuncak klasemen sementara Rinaldo Nocentini itu. ( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 03:53 WIB
Jelang GP2 Monako
Rio Ingin Perbaiki Posisi
-
Rabu, 23/05/2012 19:14 WIB
KOI Butuh Dana Rp 980 juta untuk ABG 2012
-
Selasa, 22/05/2012 21:53 WIB
Rifat Sungkar Janji Tampil Optimal di Yunani
-
Selasa, 22/05/2012 21:47 WIB
Tim Sepak Takraw Indonesia Terganggu Infeksi Cacing
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 18:22 WIB
Messi Akan Pakai Sepatu Khusus di Final Copa del Rey
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
645 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

