Sabtu, 25/07/2009 19:25 WIB
'PR SM masih Banyak'
Jakarta - Satria Muda Britama harus menelan kekalahan pada seri pertama final Indonesia Basketball League (IBL) 2009. Sebuah hasil yang membuat SM ketiban banyak pekerjaan rumah di partai puncak tahun ini.
SM yang tampil di kandangnya sendiri, Britama Sports Mall Arena, Sabtu (25/7/2009), secara mengejutkan takluk dari Aspac dengan skor 76-73 lewat babak overtime.
"Dengan kekalahan ini PR (pekerjaan rumah) kami semakin banyak, tapi kami berjanji akan menuntaskannya," tegas manajer SM Dwui Eriano usai pertandingan.
SM kehilangan kontrol permainan di pertengahan kuarter keempat. Sempat leading jauh hingga 63-46, posisi SM disamai Aspac di detik-detik akhir kuarter itu.
"Anak-anak kehilangan konsentrasinya di kuarter keempat. Aspac tentunya lebih berpengalaman bermain di babak overtime seperti di Bandung lalu (Final Four lawan Garuda Bandung), jadinya mereka lebih PD (percaya diri)," analisa pria yang akrab disapa Iboy itu.
"Apalagi Aspac pernah juara dengan rekor unbeatable pada 2003 lalu. Jangan lupa dengan faktor itu juga," urainya terkait rusaknya rekor tak terkalahkan SM di musim ini.
Dengan menggunakan sistem best of five, berarti SM masih punya kesempatan untuk memenangi game keduanya di kandang untuk membuat kedudukan imbang 1-1. Untuk selanjutnya game ketiga dan keempat dimainkan di kandang Aspac.
"Dari situasi seperti ini, anak-anak sudah biasa dan pede hadapi situasi krisis seperti ini."
"Aspac lakukan hal luar biasa kedua kalinya seperti Bandung. Jadi kami sekarang terpaksa bikin game yang lebih panjang, tidak seperti awal yang kami mau untuk sapu bersih," tuntas Iboy merujuk pada target awal SM untuk menang 3-0 di final kali ini.
(mrp/arp)
SM yang tampil di kandangnya sendiri, Britama Sports Mall Arena, Sabtu (25/7/2009), secara mengejutkan takluk dari Aspac dengan skor 76-73 lewat babak overtime.
"Dengan kekalahan ini PR (pekerjaan rumah) kami semakin banyak, tapi kami berjanji akan menuntaskannya," tegas manajer SM Dwui Eriano usai pertandingan.
SM kehilangan kontrol permainan di pertengahan kuarter keempat. Sempat leading jauh hingga 63-46, posisi SM disamai Aspac di detik-detik akhir kuarter itu.
"Anak-anak kehilangan konsentrasinya di kuarter keempat. Aspac tentunya lebih berpengalaman bermain di babak overtime seperti di Bandung lalu (Final Four lawan Garuda Bandung), jadinya mereka lebih PD (percaya diri)," analisa pria yang akrab disapa Iboy itu.
"Apalagi Aspac pernah juara dengan rekor unbeatable pada 2003 lalu. Jangan lupa dengan faktor itu juga," urainya terkait rusaknya rekor tak terkalahkan SM di musim ini.
Dengan menggunakan sistem best of five, berarti SM masih punya kesempatan untuk memenangi game keduanya di kandang untuk membuat kedudukan imbang 1-1. Untuk selanjutnya game ketiga dan keempat dimainkan di kandang Aspac.
"Dari situasi seperti ini, anak-anak sudah biasa dan pede hadapi situasi krisis seperti ini."
"Aspac lakukan hal luar biasa kedua kalinya seperti Bandung. Jadi kami sekarang terpaksa bikin game yang lebih panjang, tidak seperti awal yang kami mau untuk sapu bersih," tuntas Iboy merujuk pada target awal SM untuk menang 3-0 di final kali ini.
(mrp/arp)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Del Bosque Sangkal Istimewakan Casillas
0 share this. -
Empat Klub Mengantre Tanda Tangan Mario Gomez
0 share this. -
Di 2015, Suzuki Berharap Bisa Langsung Imbangi Yamaha dan Honda
0 share this. -
Fabregas Bantah Del Bosque 'Tak Adil' pada Striker Spanyol
0 share this. -
Akan Jalani Tes Medis, Carroll Selangkah Gabung West Ham
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Selasa, 18/06/2013 18:28 WIB
Indonesia Kejar Juara SEABA 2013 di Medan
-
Senin, 17/06/2013 10:21 WIB
Menangi Gim Kelima, Spurs Selangkah Lagi Juara
-
Minggu, 16/06/2013 13:01 WIB
Jelang Final NBA
Berisiko Cedera Hamstring, Tony Parker Tetap Siap Main
- Rabu, 19/06/2013 03:13 WIB
Di 2015, Suzuki Berharap Bisa Langsung Imbangi Yamaha dan Honda
- Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB
Ujicoba MotoGP Aragon
Hujan Deras Hambat Ujicoba, Honda Luncurkan Motor 2014
- Selasa, 18/06/2013 01:19 WIB
Ujicoba MotoGP Catalunya
Suzuki Kembali, Lorenzo Jadi yang Tercepat
- Selasa, 18/06/2013 05:29 WIB
Suzuki Dinilai Punya Potensi Bagus
- Selasa, 18/06/2013 17:04 WIB
Ronaldo disarankan menunggu dulu
- Rabu, 19/06/2013 00:42 WIB
Todd Purves dan Indonesia Warriors Berpisah
- Selasa, 18/06/2013 14:27 WIB
Rossi Cukup Puas dengan Uji Coba di Catalunya
- Senin, 17/06/2013 02:20 WIB
Nyaris Celaka Lagi, Rossi Kritik Bautista
- Selasa, 18/06/2013 14:17 WIB
Lorenzo: Cuaca Dingin Bikin Segalanya Lebih Baik
- Selasa, 18/06/2013 11:27 WIB
Benzema dan Ribery akan disidang
- Minggu, 16/06/2013 19:59 WIB
Lorenzo Menang Lagi di Barcelona
283 Komentar - Minggu, 16/06/2013 06:49 WIB
Rossi: Penting untuk Start dengan Bagus & Jaga Ritme
257 Komentar - Kamis, 13/06/2013 09:14 WIB
Burgess: Rossi Juara Lagi? Itu Akan Jadi Keajaiban Kecil
253 Komentar - Sabtu, 15/06/2013 04:56 WIB
Pirlo Merasa Muda Lagi di Juventus
225 Komentar - Selasa, 18/06/2013 14:27 WIB
Rossi Cukup Puas dengan Uji Coba di Catalunya
157 Komentar - Minggu, 16/06/2013 13:22 WIB
Terima Kritik Fans, Moratti Janji Inter Akan Kompetitif Musim Depan
148 Komentar - Sabtu, 15/06/2013 20:19 WIB
Pole Milik Pedrosa
144 Komentar - Jumat, 14/06/2013 14:05 WIB
Dapat Kontrak Baru, Samuel Ingin Bawa Inter Bangkit Musim Depan
131 Komentar - Jumat, 14/06/2013 20:15 WIB
Rossi Ungguli Lorenzo di Sesi Kedua
131 Komentar - Senin, 17/06/2013 02:26 WIB
Nyaris Celaka Lagi, Rossi Kritik Bautista
130 Komentar
MustRead
close
-
Senin, 17/06/2013 10:21 WIB WIB
Menangi Gim Kelima, Spurs Selangkah Lagi Juara
-
Senin, 17/06/2013 07:28 WIB WIB
Marquez Sudah Senang Bisa Bayangi Pedrosa dan Lorenzo





.gif)









