Renault Dicekal di GP Eropa
Senin, 27/07/2009 01:05 WIB

Reuters
Terkait
Hungaroring - Seri ke-11 balapan F1 di Sirkuit Valencia hanya akan diikuti sembilan tim setelah Renault dilarang berpartisipasi di GP Eropa tersebut menyusul insiden lepasnya ban Fernando Alonso.
Keputusan mencekal Renault di Valencia diputuskan Steward setelah melakukan perundingan usai GP Hongaria, yang dimenangi Lewis Hamilton, Minggu (26/7/2009) malam WIB. Tim pimpinan Flavio Briatore itu dianggap telah menyalahi beberapa aturan sekaligus.
Adalah insiden lepasnya ban depan sebelah kanan di mobil Alonso yang menjadi dasar pencekalan Renault. Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah mantan juara dunia dua kali itu masuk pit stop pertamanya.
Merasa ada yang salah dengan kendaraannya, Alonso kemudian memperlambat laju mobil. Namun sebelum bisa kembali masuk pit, ban depan sebelah kanan miliknya terlepas dan terlempar ke udara. Beruntung tak ada pembalap lain di belakang Alonso saat kejadian karena ban liar tersebut butuh beberapa waktu untuk berhenti memantul dan kemudian "parkir" di pinggir lintasan.
Diketahui kemudian kalau kru pit Renault tidak memasang mur pemasang ban dengan sempurna. Inilah yang kemudian berujung pada jatuhnya sanksi buat tim yang bermarkas di Oxfordshire.
"Renault melepas mobil nomor 7 dari pitstop dengan salah satu bagian yang harusnya dipasang dengan wheel-nuts tidak dipasang dengan aman, ini merupakan indikasi kalau baut tersebut mungkin belum dipasang dengan aman," demikian pernyataan resmi sebagaimana dikutip Autosport.
"Menyadari kondisi seperti ini, tak mampu menghalau mobil meninggalkan pitlane (dalam kondisi tidak aman)....tak mampu memberi informasi pada pembalap atas masalah tersebut atau memberinya saran yang sesuai dengan kondisi yang terjadi, meski sang pembalap yang dihubungi timnya melalui radio merasa ada kebocoran ban," lanjut pernyataan tersebut.
Renault dianggap membahayakan keselamatan dan melanggar Article 3.2 dari Sporting Regulation. Selain itu mereka juga dianggap melanggar Article 23.1.i karena memutuskan membiarkan mobil keluar pit sebelum dinyatakan aman.
Keputusan ini jelas mengancam penampilan Alonso di kandangnya sendiri pada 23 Agustus mendatang. Meski begitu, Renault juga telah diingatkan kalau mereka bisa mengajukan banding atas sanksi yang telah dijatuhkan.
Pekan lalu insiden lepasnya ban di ajang GP2 telah merenggut nyawa Henry Surtees. Dia tewas setelah kepalanya tertabrak ban yang lepas dan memantul liar di atas lintasan. ( din / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Keputusan mencekal Renault di Valencia diputuskan Steward setelah melakukan perundingan usai GP Hongaria, yang dimenangi Lewis Hamilton, Minggu (26/7/2009) malam WIB. Tim pimpinan Flavio Briatore itu dianggap telah menyalahi beberapa aturan sekaligus.
Adalah insiden lepasnya ban depan sebelah kanan di mobil Alonso yang menjadi dasar pencekalan Renault. Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah mantan juara dunia dua kali itu masuk pit stop pertamanya.
Merasa ada yang salah dengan kendaraannya, Alonso kemudian memperlambat laju mobil. Namun sebelum bisa kembali masuk pit, ban depan sebelah kanan miliknya terlepas dan terlempar ke udara. Beruntung tak ada pembalap lain di belakang Alonso saat kejadian karena ban liar tersebut butuh beberapa waktu untuk berhenti memantul dan kemudian "parkir" di pinggir lintasan.
Diketahui kemudian kalau kru pit Renault tidak memasang mur pemasang ban dengan sempurna. Inilah yang kemudian berujung pada jatuhnya sanksi buat tim yang bermarkas di Oxfordshire.
"Renault melepas mobil nomor 7 dari pitstop dengan salah satu bagian yang harusnya dipasang dengan wheel-nuts tidak dipasang dengan aman, ini merupakan indikasi kalau baut tersebut mungkin belum dipasang dengan aman," demikian pernyataan resmi sebagaimana dikutip Autosport.
"Menyadari kondisi seperti ini, tak mampu menghalau mobil meninggalkan pitlane (dalam kondisi tidak aman)....tak mampu memberi informasi pada pembalap atas masalah tersebut atau memberinya saran yang sesuai dengan kondisi yang terjadi, meski sang pembalap yang dihubungi timnya melalui radio merasa ada kebocoran ban," lanjut pernyataan tersebut.
Renault dianggap membahayakan keselamatan dan melanggar Article 3.2 dari Sporting Regulation. Selain itu mereka juga dianggap melanggar Article 23.1.i karena memutuskan membiarkan mobil keluar pit sebelum dinyatakan aman.
Keputusan ini jelas mengancam penampilan Alonso di kandangnya sendiri pada 23 Agustus mendatang. Meski begitu, Renault juga telah diingatkan kalau mereka bisa mengajukan banding atas sanksi yang telah dijatuhkan.
Pekan lalu insiden lepasnya ban di ajang GP2 telah merenggut nyawa Henry Surtees. Dia tewas setelah kepalanya tertabrak ban yang lepas dan memantul liar di atas lintasan. ( din / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
-
Rabu, 23/05/2012 11:58 WIB
Jelang GP Monako
Alonso Pakai Helm 'Emas' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
533 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message






.gif)

