'Liverpool Tinggal Butuh Konsistensi'
Jumat, 14/08/2009 00:26 WIB

AFP/Nicolas Asfouri
Liverpool - Rafael Benitez optimistis kekuatan Liverpool saat ini sudah cukup untuk mengalahkan tim mana saja. Ditambah konsistensi, gelar juara diyakininya bakal digenggam.
Musim lalu Liverpool finis di posisi dua usai tampil impresif dari awal sampai pertengahan musim. Namun menurunnya performa mereka menjelang akhir musim, membuat segalanya berantakan. Alhasil Manchester United pun menyalip mereka.
Dibanding beberapa musim sebelumnya, musim lalu The Reds dinilai sudah bisa tampil lebih konsisten, meski belum sempurna. Sebagai bukti, poin 86 yang didapat di akhir musim merupakan raihan poin tertinggi mereka sepanjang era Premier League.
Namun, ketika permainan mulai konsisten, badai cedera menghantam. Sial bagi mereka, yang paling sering terkena adalah Steven Gerrard dan Fernando Torres. Imbasnya keduanya jarang bermain berbarengan, padahal kombinasi Gerrard-Torres merupakan jaminan mutu untuk menambah daya dobrak The Reds.
Benitez pun berharap konsistensi permainan di lapangan bisa ditingkatkan pada musim ini. Selain itu, tentunya ia juga berharap cedera tak banyak mengganggu pemain-pemain andalan.
"Kami cukup kuat untuk mengalahkan tim manapun, tapi harus konsisten," tandas Benitez seperti dilansir Reuters.
"Kami meraiih 86 poin musim lalu, rekor untuk klub di era Premier League. Tetapi kami masih harus memperbaiki permainan. Saat ini kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi," tukasnya.
Liverpool akan memulai perjalanannya di Liga Inggris musim ini dengan bertandang ke kandang Tottenham Hotspur, White Hart Lane, pada 16 Agustus. Terakhir kali bertamu ke sana, pada November 2008, pil pahit ditelan oleh mereka. 'Si Merah kalah 1-2.
Namun, demi yang namanya konsistensi seperti yang diharapkan Benitez, kekalahan tersebut tentunya bukan sesuatu yang harus terulang.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Musim lalu Liverpool finis di posisi dua usai tampil impresif dari awal sampai pertengahan musim. Namun menurunnya performa mereka menjelang akhir musim, membuat segalanya berantakan. Alhasil Manchester United pun menyalip mereka.
Dibanding beberapa musim sebelumnya, musim lalu The Reds dinilai sudah bisa tampil lebih konsisten, meski belum sempurna. Sebagai bukti, poin 86 yang didapat di akhir musim merupakan raihan poin tertinggi mereka sepanjang era Premier League.
Namun, ketika permainan mulai konsisten, badai cedera menghantam. Sial bagi mereka, yang paling sering terkena adalah Steven Gerrard dan Fernando Torres. Imbasnya keduanya jarang bermain berbarengan, padahal kombinasi Gerrard-Torres merupakan jaminan mutu untuk menambah daya dobrak The Reds.
Benitez pun berharap konsistensi permainan di lapangan bisa ditingkatkan pada musim ini. Selain itu, tentunya ia juga berharap cedera tak banyak mengganggu pemain-pemain andalan.
"Kami cukup kuat untuk mengalahkan tim manapun, tapi harus konsisten," tandas Benitez seperti dilansir Reuters.
"Kami meraiih 86 poin musim lalu, rekor untuk klub di era Premier League. Tetapi kami masih harus memperbaiki permainan. Saat ini kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi," tukasnya.
Liverpool akan memulai perjalanannya di Liga Inggris musim ini dengan bertandang ke kandang Tottenham Hotspur, White Hart Lane, pada 16 Agustus. Terakhir kali bertamu ke sana, pada November 2008, pil pahit ditelan oleh mereka. 'Si Merah kalah 1-2.
Namun, demi yang namanya konsistensi seperti yang diharapkan Benitez, kekalahan tersebut tentunya bukan sesuatu yang harus terulang.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 16:28 WIB
Torres Tatap Musim Depan dengan Lebih Pede
-
Jumat, 25/05/2012 15:13 WIB
Spurs Kian Dekat Dapatkan Vertonghen
-
Jumat, 25/05/2012 10:40 WIB
Hazard: Keputusan Saya Tergantung Kesempatan Bermain
-
Jumat, 25/05/2012 08:05 WIB
'Muamba Bisa Kembali Bermain'
-
Jumat, 25/05/2012 05:36 WIB
Malouda Isyaratkan Bertahan di Chelsea
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 18:22 WIB
Messi Akan Pakai Sepatu Khusus di Final Copa del Rey
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
646 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

