Harunya Hatton Dikunjungi Ali
Kamis, 27/08/2009 10:25 WIB

AFP/Tony Spencer
Manchester - Meski kondisi fisiknya tidak lagi sehat, legenda tinju Muhammad Ali menyempatkan mengunjungi petinju Inggris Ricky Hatton di Manchester. Hatton pun terharu dibuatnya.
Ali datang ke sasana latihan Hatton di Manchester pada hari Rabu (26/8/2009) waktu setempat. Hatton menyambut sang legenda berusia 67 tahun itu dengan jabat tangan dan pelukan erat.
"Ini sangat emosional. Tenggorokan saya tercekat dan pada sebuah titik mata saya berkaca-kaca," komentar Hatton tentang kunjungan itu seperti dilansir AFP.
Ali, yang sudah sejak lama mengidap penyakit Parkinson yang membuat fungsi motorik tubuhnya berkurang drastis, berjalan tanpa dibantu untuk masuk ke sasana Hatton; sebuah hal yang sangat jarang terjadi.
"Saya pikir dia akan datang dengan kursi roda, tetapi lalu dia bilang dia tidak mau Ricky Hatton melihatku di kursi roda dan ingin berjalan," tukas Hatton menirukan Ali.
"Itulah karakter seorang petinju sejati. Mentalitas seorang petinju dan mentalitas juara," imbuh mantan juara dunia kelas welter versi IBF dan IBO itu.
Hatton mengaku beruntung bisa bertemu Ali. Petinju asli Manchester kelahiran 30 tahun silam itu menganggap bahwa Ali adalah petinju terhebat sepanjang masa.
"Dia bukan cuma petinju terbesar sepanjang masa, dia juga adalah salah satu sosok terhebat sepanjang masa. Dia menciptakan sisi hiburan di tinju yang berlanjut sampai sekarang," kata Hatton.
"Melihat betapa kondisinya sangat buruk, tapi dia masih mau datang ke sasana ini, mengangkat tangannya kepada penggemar dan diambil gambarnya, itulah mengapa dia jadi yang terhebat," tuntasnya.
( arp / nar )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ali datang ke sasana latihan Hatton di Manchester pada hari Rabu (26/8/2009) waktu setempat. Hatton menyambut sang legenda berusia 67 tahun itu dengan jabat tangan dan pelukan erat.
"Ini sangat emosional. Tenggorokan saya tercekat dan pada sebuah titik mata saya berkaca-kaca," komentar Hatton tentang kunjungan itu seperti dilansir AFP.
Ali, yang sudah sejak lama mengidap penyakit Parkinson yang membuat fungsi motorik tubuhnya berkurang drastis, berjalan tanpa dibantu untuk masuk ke sasana Hatton; sebuah hal yang sangat jarang terjadi.
"Saya pikir dia akan datang dengan kursi roda, tetapi lalu dia bilang dia tidak mau Ricky Hatton melihatku di kursi roda dan ingin berjalan," tukas Hatton menirukan Ali.
"Itulah karakter seorang petinju sejati. Mentalitas seorang petinju dan mentalitas juara," imbuh mantan juara dunia kelas welter versi IBF dan IBO itu.
Hatton mengaku beruntung bisa bertemu Ali. Petinju asli Manchester kelahiran 30 tahun silam itu menganggap bahwa Ali adalah petinju terhebat sepanjang masa.
"Dia bukan cuma petinju terbesar sepanjang masa, dia juga adalah salah satu sosok terhebat sepanjang masa. Dia menciptakan sisi hiburan di tinju yang berlanjut sampai sekarang," kata Hatton.
"Melihat betapa kondisinya sangat buruk, tapi dia masih mau datang ke sasana ini, mengangkat tangannya kepada penggemar dan diambil gambarnya, itulah mengapa dia jadi yang terhebat," tuntasnya.
( arp / nar )
Dapatkan info harian khusus olahraga Tinju.
Ketik REG DS TINJU kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
535 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
307 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

