Bintang di Spa, Fisichella Siap ke Ferrari?
Minggu, 30/08/2009 22:50 WIB

Giancarlo Fisichella (Reuters)
Terkait
Spa Francorchamps - Dari ekspresi kegembiraan di atas podium, sepertinya yang menjuarai GP Belgia itu adalah Giancarlo Fisichella. Siapapun barangkali tak menyangka ada pembalap dari tim gurem bisa masuk tiga besar.
Fisichella tampak begitu histeris setelah lomba di sirkuit Fra Francorchamps, Minggu (30/8/2009), selesai, saat dia menjadi runner up. Saat muncul di mimbar kemenangan, ia begitu menikmati suasana, mengumbar tawa, melebihi ekspresi kegembiraan Kimi "The Iceman" Raikkonen yang tampil sebagai juara.
Histeria Fisichella amat wajar dilakukan oleh seorang pembalap veteran yang nyaris tak diperhitungkan lagi, terutama sejak ia meninggalkan Renault di akhir musim 2007 dan bergabung dengan tim minor, Force India.
Lelaki tertua nomor tiga di musim ini, setelah Luca Badoer dan Rubens Barrichello, tak pernah meraih poin lagi sejak GP Jepang, September 2007. Maka tak heran jika Italiano kelahiran 14 Januari 1973 ini seperti menjadi "pemenang" di Spa.
Force India pun layak memberinya sekarung terima kasih pada Fisichella atas sukses besarnya itu. Dari 30 seri yang diikutinya sejak musim lalu, baru ada seorang pembalapnya yang mempersembahkan angka, dan itu langsung podium nomor dua.
"Tentu saja ini hasil yang luar biasa buat kami,” ujar Fisichella seusai balapan, dikutip Autosport. "Tadinya target penting buat kami adalah meraih beberapa poin. Maka, finish kedua dengan delapan angka sungguh merupakan hari yang luar biasa, walaupun sebenarnya Anda tahu, saya lebih cepat daripada Kimi."
"Dia bisa melewati saya hanya karena KERS di awal lomba, dan itu sedikit menyedihkan karena saya lebih kencang dibanding dia. Saya berusaha menjaga kecepatan dia, sekaligus di belakang mobil dia. Kami berhasil menerapkan strategi yang sama dengan tepat, karena saya finish nomor dua," tambahnya.
"Hanya kalah satu detik dari pimpinan lomba adalah hasil yang besar sekali buat kami. Tapi sesungguhnya kami telah memenangi balapan ini," sambung Fisichella yang juga merebut pole position dari sesi kualifikasi kemarin.
Sepanjang karir yang sudah dimulainya sejak 1996, Fisichella baru mengoleksi tiga kemenangan, dan yang terakhir adalah di Malaysia 2006 bersama Renault.
Yang menarik adalah, Fisichella memenangi balapan ketika ia diisukan bakal direkrut Ferrari untuk menunggangi "Kuda Jingkrak" pada GP Italia dua pekan mendatang, menyusul masih cederanya Felipe Massa dan buruknya performa Luca Badoer.
"Itu cuma rumor. Saya 'kan sudah bilang kemarin," jawab Fsichella saat ditanyakan kemungkinan tersebut. "Saya hanya berkonsentrasi untuk balapan hari ini, yang mana ini adalah weekend yang fantastis buat saya. Saya pikir besok saya akan berkonsentrasi di Monza dengan Force India. Hanya itu yang bisa saya katakan." ( a2s / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Fisichella tampak begitu histeris setelah lomba di sirkuit Fra Francorchamps, Minggu (30/8/2009), selesai, saat dia menjadi runner up. Saat muncul di mimbar kemenangan, ia begitu menikmati suasana, mengumbar tawa, melebihi ekspresi kegembiraan Kimi "The Iceman" Raikkonen yang tampil sebagai juara.
Histeria Fisichella amat wajar dilakukan oleh seorang pembalap veteran yang nyaris tak diperhitungkan lagi, terutama sejak ia meninggalkan Renault di akhir musim 2007 dan bergabung dengan tim minor, Force India.
Lelaki tertua nomor tiga di musim ini, setelah Luca Badoer dan Rubens Barrichello, tak pernah meraih poin lagi sejak GP Jepang, September 2007. Maka tak heran jika Italiano kelahiran 14 Januari 1973 ini seperti menjadi "pemenang" di Spa.
Force India pun layak memberinya sekarung terima kasih pada Fisichella atas sukses besarnya itu. Dari 30 seri yang diikutinya sejak musim lalu, baru ada seorang pembalapnya yang mempersembahkan angka, dan itu langsung podium nomor dua.
"Tentu saja ini hasil yang luar biasa buat kami,” ujar Fisichella seusai balapan, dikutip Autosport. "Tadinya target penting buat kami adalah meraih beberapa poin. Maka, finish kedua dengan delapan angka sungguh merupakan hari yang luar biasa, walaupun sebenarnya Anda tahu, saya lebih cepat daripada Kimi."
"Dia bisa melewati saya hanya karena KERS di awal lomba, dan itu sedikit menyedihkan karena saya lebih kencang dibanding dia. Saya berusaha menjaga kecepatan dia, sekaligus di belakang mobil dia. Kami berhasil menerapkan strategi yang sama dengan tepat, karena saya finish nomor dua," tambahnya.
"Hanya kalah satu detik dari pimpinan lomba adalah hasil yang besar sekali buat kami. Tapi sesungguhnya kami telah memenangi balapan ini," sambung Fisichella yang juga merebut pole position dari sesi kualifikasi kemarin.
Sepanjang karir yang sudah dimulainya sejak 1996, Fisichella baru mengoleksi tiga kemenangan, dan yang terakhir adalah di Malaysia 2006 bersama Renault.
Yang menarik adalah, Fisichella memenangi balapan ketika ia diisukan bakal direkrut Ferrari untuk menunggangi "Kuda Jingkrak" pada GP Italia dua pekan mendatang, menyusul masih cederanya Felipe Massa dan buruknya performa Luca Badoer.
"Itu cuma rumor. Saya 'kan sudah bilang kemarin," jawab Fsichella saat ditanyakan kemungkinan tersebut. "Saya hanya berkonsentrasi untuk balapan hari ini, yang mana ini adalah weekend yang fantastis buat saya. Saya pikir besok saya akan berkonsentrasi di Monza dengan Force India. Hanya itu yang bisa saya katakan." ( a2s / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 25/05/2012 02:23 WIB
Jelang GP Monako
Webber: Red Bull Sulit Raih Pole
-
Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
- Jumat, 25/05/2012 20:32 WIB
Feature Race GP2 Monako
Sempat Terkena Penalti, Rio Haryanto Finis di Urutan 14
- Jumat, 25/05/2012 17:28 WIB
Laporan dari Wuhan
Dibayar Makan 2 Kali, Relawan Thomas-Uber Senang-Senang Saja
- Jumat, 25/05/2012 19:48 WIB
FIFA ingin mengganti adu penalti
- Jumat, 25/05/2012 15:24 WIB
Laporan dari Wuhan
Tak Ada Kado Perpisahan dari Peter Gade
- Jumat, 25/05/2012 16:27 WIB
Guardiola menunggu klub yang mampu menggodanya
- Jumat, 25/05/2012 17:58 WIB
Prancis Terbuka Grand Slam terbesar
- Jumat, 25/05/2012 19:34 WIB
Jika Ada Tawaran Menarik, Guardiola Mau Saja Melatih Lagi
- Jumat, 25/05/2012 14:39 WIB
Fowler cs Siap Hibur Jakarta
- Jumat, 25/05/2012 18:22 WIB
Messi Akan Pakai Sepatu Khusus di Final Copa del Rey
- Jumat, 25/05/2012 10:54 WIB
Atasi Pacers, Heat ke Final Wilayah
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
743 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
646 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
493 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
472 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
309 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
263 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
243 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
222 Komentar








Sending your message






.gif)

