'Alonso Takkan Bisa Jadi Schumi di Ferrari'
Kamis, 01/10/2009 13:22 WIB

Reuters
Jakarta - Fernando Alonso adalah pembalap nomor satu yang mutlak di Renault. Tapi mungkin tidak begitu lagi saat hijrah ke Ferrari karena Felipe Massa diyakini tak gampang dijadikan nomor dua.
Sudah bukan rahasia kalau Alonso selalu dapat prioritas di Renault. Boleh jadi hal ini yang bikin karir sang pembalap Spanyol hanya bertahan semusim ketika membela McLaren.
Saat Alonso bernaung di bawah panji McLaren, dia harus bersaing ketat dengan Lewis Hamilton -- yang seperti tim tersebut juga berasal dari Inggris. Akibat rivalitasnya dengan Hamilton, Alonso lantas balik lagi ke Renault.
Di tim yang membesarkan namanya tersebut, pembalap berusia 28 tahun itu kembali jadi pemeran utama. Namun, kurang tangguhnya Renault bikin si juara dunia dua kali kembali dispekulasikan ke Ferrari, hal yang lantas benar-benar terwujud.
Tim 'Kuda Jingkrak' nantinya akan memasangkan Alonso dengan Massa dan mendepak Kimi Raikkonen. Di sinilah timbul pertanyaan mengenai posisi Massa. Akankah runner-up kejuaraan dunia 2008 tersebut akan mutlak jadi nomor dua di Ferrari nanti?
"Jika dia (Massa) bisa berkompetisi dengan Kimi, dia harusnya juga bisa menangani Fernando. Toh mereka adalah pembalap dengan tipe yang sama, kan? Saya pikir Massa akan baik-baik saja," nilai bos F1 Bernie Ecclestone di Reuters.
Masuknya Raikkonen ke Ferrari tahun 2007 silam memang bikin Massa diprediksi hanya akan jadi pembalap nomor dua. Tapi driver asal Brasil itu berhasil menjawab tantangan dan bahkan menjadi tumpuan timnya musim lalu dengan meraih hasil lebih baik dari Raikkonen.
Selain itu, Massa juga punya kedekatan tersendiri dengan tim Ferrari. Dia adalah teman dari si legenda Michael Schumacher, ditangani oleh mantan bos Ferrari Jean Todt dan dikenal dekat dengan Presiden Ferrari Luca di Montezemolo.
Dengan fakta tersebut, jelas Alonso takkan mudah menggeser peranan Massa di Ferrari. Ecclestone pun yakin Alonso tak bakal bisa minta timnya hanya fokus ke dirinya sendiri, sebagaimana yang dilakoni Schumi --sapaan Schumacher-- ketika masih berpasangan dengan Rubens Barrichello.
"Tidak, tidak mungkin. Dia (Alonso) bisa saja mencoba, tapi saya pikir dia takkan bisa," lugas Ecclestone.
( krs / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sudah bukan rahasia kalau Alonso selalu dapat prioritas di Renault. Boleh jadi hal ini yang bikin karir sang pembalap Spanyol hanya bertahan semusim ketika membela McLaren.
Saat Alonso bernaung di bawah panji McLaren, dia harus bersaing ketat dengan Lewis Hamilton -- yang seperti tim tersebut juga berasal dari Inggris. Akibat rivalitasnya dengan Hamilton, Alonso lantas balik lagi ke Renault.
Di tim yang membesarkan namanya tersebut, pembalap berusia 28 tahun itu kembali jadi pemeran utama. Namun, kurang tangguhnya Renault bikin si juara dunia dua kali kembali dispekulasikan ke Ferrari, hal yang lantas benar-benar terwujud.
Tim 'Kuda Jingkrak' nantinya akan memasangkan Alonso dengan Massa dan mendepak Kimi Raikkonen. Di sinilah timbul pertanyaan mengenai posisi Massa. Akankah runner-up kejuaraan dunia 2008 tersebut akan mutlak jadi nomor dua di Ferrari nanti?
"Jika dia (Massa) bisa berkompetisi dengan Kimi, dia harusnya juga bisa menangani Fernando. Toh mereka adalah pembalap dengan tipe yang sama, kan? Saya pikir Massa akan baik-baik saja," nilai bos F1 Bernie Ecclestone di Reuters.
Masuknya Raikkonen ke Ferrari tahun 2007 silam memang bikin Massa diprediksi hanya akan jadi pembalap nomor dua. Tapi driver asal Brasil itu berhasil menjawab tantangan dan bahkan menjadi tumpuan timnya musim lalu dengan meraih hasil lebih baik dari Raikkonen.
Selain itu, Massa juga punya kedekatan tersendiri dengan tim Ferrari. Dia adalah teman dari si legenda Michael Schumacher, ditangani oleh mantan bos Ferrari Jean Todt dan dikenal dekat dengan Presiden Ferrari Luca di Montezemolo.
Dengan fakta tersebut, jelas Alonso takkan mudah menggeser peranan Massa di Ferrari. Ecclestone pun yakin Alonso tak bakal bisa minta timnya hanya fokus ke dirinya sendiri, sebagaimana yang dilakoni Schumi --sapaan Schumacher-- ketika masih berpasangan dengan Rubens Barrichello.
"Tidak, tidak mungkin. Dia (Alonso) bisa saja mencoba, tapi saya pikir dia takkan bisa," lugas Ecclestone.
( krs / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Kamis, 24/05/2012 12:35 WIB
Markis Kido Akui Sudah Menurun
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
541 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message






.gif)

