'Tirulah Lewis, Jenson'
Selasa, 06/10/2009 06:05 WIB

AFP
Jakarta - Menjadi kandidat teratas peraih gelar juara dunia, perolehan angka Jenson Button belakangan malah tersendat. Dinilai terlalu main aman, si driver Brawn GP pun diminta meniru rekan senegaranya, Lewis Hamilton.
Laju Button di lintasan belakangan kurang semeyakinkan di awal musim. Kalau di awal dia bisa memenangi enam dari tujuh seri, kini Button malah baru sekali naik podium dari delapan balapan.
Dengan poin 85, Button memang masih sangat berpeluang untuk jadi juara dunia dengan cuma dua seri tersisa. Apalagi yang ada di tempat kedua adalah rekan satu timnya sendiri, Ruben Barrichello, dengan angka 71.
Akan tetapi, penampilan yang kurang meyakinkan ini juga mengundang kritik. Si pembalap Inggris jadi terlihat kurang bernyali, sebagaimana diutarakan oleh Derek Warwick, mantan pembalap F1 yang satu negara dengan Button.
"Aku ingin melihatnya menang dengan lebih berani lagi," tegas Warwick di The Sun.
Pria yang dinilai sebagai salah satu pembalap terhebat yang tak pernah memenangi satu seri pun tersebut lantas minta Button agar sedikit mencontoh Hamilton yang memenangi kejuaraan dunia 2008 setelah gagal setahun sebelumnya, dengan penampilan penuh gelora semangat.
"Faktor itulah yang bikin aku suka dan publik suka pada Hamilton karena Anda selalu mendapatkan (usaha) 100% darinya. Aku tak bilang Anda tak dapat 100% dari Button, meski nyatanya memang begitu dalam aspek berbeda. Dan (penampilan kurang semangat dari orang yang lantas jadi juara dunia) bukanlah cara bagus mengingat Desember 2009."
"Kita semua mengingat (kejuaraan dunia F1) 2007 dan 2008 karena Lewis gagal menang dan (setahun kemudian) berhasil jadi juara. Sekarang saya hanya ingin melihat Jenson yang tampil seperti di awal musim. Dia mengemudi dan terlihat seperti seorang juara dunia," lugas Warwick.
Balapan musim ini menyisakan GP Brasil pada 18 Oktober depan, disusul GP Abu Dhabi pada 1 November.
( krs / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Laju Button di lintasan belakangan kurang semeyakinkan di awal musim. Kalau di awal dia bisa memenangi enam dari tujuh seri, kini Button malah baru sekali naik podium dari delapan balapan.
Dengan poin 85, Button memang masih sangat berpeluang untuk jadi juara dunia dengan cuma dua seri tersisa. Apalagi yang ada di tempat kedua adalah rekan satu timnya sendiri, Ruben Barrichello, dengan angka 71.
Akan tetapi, penampilan yang kurang meyakinkan ini juga mengundang kritik. Si pembalap Inggris jadi terlihat kurang bernyali, sebagaimana diutarakan oleh Derek Warwick, mantan pembalap F1 yang satu negara dengan Button.
"Aku ingin melihatnya menang dengan lebih berani lagi," tegas Warwick di The Sun.
Pria yang dinilai sebagai salah satu pembalap terhebat yang tak pernah memenangi satu seri pun tersebut lantas minta Button agar sedikit mencontoh Hamilton yang memenangi kejuaraan dunia 2008 setelah gagal setahun sebelumnya, dengan penampilan penuh gelora semangat.
"Faktor itulah yang bikin aku suka dan publik suka pada Hamilton karena Anda selalu mendapatkan (usaha) 100% darinya. Aku tak bilang Anda tak dapat 100% dari Button, meski nyatanya memang begitu dalam aspek berbeda. Dan (penampilan kurang semangat dari orang yang lantas jadi juara dunia) bukanlah cara bagus mengingat Desember 2009."
"Kita semua mengingat (kejuaraan dunia F1) 2007 dan 2008 karena Lewis gagal menang dan (setahun kemudian) berhasil jadi juara. Sekarang saya hanya ingin melihat Jenson yang tampil seperti di awal musim. Dia mengemudi dan terlihat seperti seorang juara dunia," lugas Warwick.
Balapan musim ini menyisakan GP Brasil pada 18 Oktober depan, disusul GP Abu Dhabi pada 1 November.
( krs / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 18:34 WIB
Perez Semangat Tatap Balapan Perdana di Monaco
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
-
Kamis, 24/05/2012 07:33 WIB
Jelang GP Monako
Rekor Baru Tercipta Jika Kembali Ada Pemenang Berbeda
-
Kamis, 24/05/2012 06:00 WIB
Belum Menangi Balapan di 2012, Hamilton Tak Frustrasi
-
Rabu, 23/05/2012 15:43 WIB
Jelang GP Monako
Vettel Antusias Sambut Balapan 'Spesial' di Monako
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Pemainnya Terluka Akibat Petasan, Pelatih Persiba Berang
- Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
541 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message






.gif)

