Jadwal Turnamen ATP Dikritik
Selasa, 13/10/2009 11:40 WIB

(AFP)
London - Jadwal turnamen ATP mendapatkan kecaman. Rafael Nadal berpendapat padatnya jadwal membuat petenis tak bisa tampil maksimal. Sementara Andy Roddick menilai karir pemain bisa terganggu karenanya.
Jadwal turnamen ATP tahun ini dikeluhkan oleh sejumlah petenis. Untuk tahun ini, kompetisi dimulai pada 5 Januari dan berakhir 29 November. Bagi pemain yang negaranya masuk ke laga puncak Piala Davis, mereka masih harus bertarung pada awal Desember.
Para pemain hanya memiliki waktu istirahat kurang lebih satu bulan sebelum nantinya berlaga di grand slam Australia Terbuka mulai pertengahan Januari. Sebelum Australia Open, juga ada beberapa turnamen pemanasan.
"Jelas tidak mungkin bermain mulai 1 Januari dan baru selesai 5 Desember. Dengan jadwal itu, tak mungkin kita bisa mengarungi musim tanpa mengalami masalah dan bisa tampil 100 persen," demikian keluh Nadal seperti dikutip dari BBC.
"Dalam lima tahun terakhir, saya merasa hanya mengalami sedikit masalah, namun cepat atau lambat, saya merasa sudah tak mungkin lagi menjalani jadwal itu," tambah petenis asal Spanyol itu seperti diberitakan Independent.
Pendapat senada juga diungkapkan petenis AS Andy Roddick. "Sungguh aneh, sebuah olahraga profesional yang tidak mengagendakan waktu istirahat yang cukup bagi para pemain untuk memulihkan kondisi dan berlatih," ujar Roddick.
"Saya hanya bisa berharap bahwa jadwal yang padat ini tidak memperpendek karir pemain. Pasalnya dunia tenis selalu mengharapkan para bintangnya beredar dalam waktu yang lama," tambah petenis nomor enam dunia tersebut.
Di sepanjang tahun ini, beberapa pemain papan atas sempat absen dari sejumlah kejuaraan karena alasan kondisi fisik. Roger Federer tidak ambil bagian di Shanghai Masters pekan ini. Sementara Andy Murray mengalami cedera ketika tampil di Piala Davis, empat hari usai bertarung di AS Terbuka. Sementara Nadal absen di Wimbledon.
Nadal optimistis bahwa pihak-pihak yang terkait sudah berusaha keras untuk melakukan reformasi terhadap jadwal. "Namun saya juga menyadari bahwa itu sulit, pasalnya terlalu banyak kepentingan, banyak turnamen yang penting, dan susah untuk memutuskan kapan kita harus memulai atau mengakhiri."
"Saya tak tahu bagaimana solusinya, tapi menurut saya masalah jadwal ini harus segera diperbaiki," tutup petenis asal Spanyol itu.
( nar / din )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Jadwal turnamen ATP tahun ini dikeluhkan oleh sejumlah petenis. Untuk tahun ini, kompetisi dimulai pada 5 Januari dan berakhir 29 November. Bagi pemain yang negaranya masuk ke laga puncak Piala Davis, mereka masih harus bertarung pada awal Desember.
Para pemain hanya memiliki waktu istirahat kurang lebih satu bulan sebelum nantinya berlaga di grand slam Australia Terbuka mulai pertengahan Januari. Sebelum Australia Open, juga ada beberapa turnamen pemanasan.
"Jelas tidak mungkin bermain mulai 1 Januari dan baru selesai 5 Desember. Dengan jadwal itu, tak mungkin kita bisa mengarungi musim tanpa mengalami masalah dan bisa tampil 100 persen," demikian keluh Nadal seperti dikutip dari BBC.
"Dalam lima tahun terakhir, saya merasa hanya mengalami sedikit masalah, namun cepat atau lambat, saya merasa sudah tak mungkin lagi menjalani jadwal itu," tambah petenis asal Spanyol itu seperti diberitakan Independent.
Pendapat senada juga diungkapkan petenis AS Andy Roddick. "Sungguh aneh, sebuah olahraga profesional yang tidak mengagendakan waktu istirahat yang cukup bagi para pemain untuk memulihkan kondisi dan berlatih," ujar Roddick.
"Saya hanya bisa berharap bahwa jadwal yang padat ini tidak memperpendek karir pemain. Pasalnya dunia tenis selalu mengharapkan para bintangnya beredar dalam waktu yang lama," tambah petenis nomor enam dunia tersebut.
Di sepanjang tahun ini, beberapa pemain papan atas sempat absen dari sejumlah kejuaraan karena alasan kondisi fisik. Roger Federer tidak ambil bagian di Shanghai Masters pekan ini. Sementara Andy Murray mengalami cedera ketika tampil di Piala Davis, empat hari usai bertarung di AS Terbuka. Sementara Nadal absen di Wimbledon.
Nadal optimistis bahwa pihak-pihak yang terkait sudah berusaha keras untuk melakukan reformasi terhadap jadwal. "Namun saya juga menyadari bahwa itu sulit, pasalnya terlalu banyak kepentingan, banyak turnamen yang penting, dan susah untuk memutuskan kapan kita harus memulai atau mengakhiri."
"Saya tak tahu bagaimana solusinya, tapi menurut saya masalah jadwal ini harus segera diperbaiki," tutup petenis asal Spanyol itu.
( nar / din )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
-
Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
-
Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
-
Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
-
Kamis, 24/05/2012 14:04 WIB
Tim Thomas-Uber Gagal, KONI Ikut Bertanggung Jawab
- Kamis, 24/05/2012 20:09 WIB
Pulang Lebih Cepat, Tim Thomas-Uber Indonesia Terkatung-katung
- Kamis, 24/05/2012 20:17 WIB
Pemainnya Terluka Akibat Petasan, Pelatih Persiba Berang
- Kamis, 24/05/2012 20:49 WIB
Free Practice II GP Monako
Button Unjuk Gigi di Sesi Kedua
- Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Free Practice I GP Monako
Alonso Tercepat di Sesi Pertama
- Kamis, 24/05/2012 16:25 WIB
PBSI Diminta Lebih Selektif Pilih Pemain
- Kamis, 24/05/2012 16:09 WIB
Susi Susanti: Regenerasi Perlu Perencanaan yang Jelas
- Kamis, 24/05/2012 16:43 WIB
Korea Selatan maju ke final Piala Uber
- Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Chelsea lepas Kalou dan Bosingwa
- Kamis, 24/05/2012 15:01 WIB
Derby Manchester Disebut Sepanas El Clasico
- Kamis, 24/05/2012 15:05 WIB
Gagal Total di Thomas-Uber, Emas di London 2012 Wajib
- Minggu, 20/05/2012 04:34 WIB
Chelsea Juara Liga Champions!
741 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:55 WIB
'Rossi Masih Salah Satu yang Terbaik di MotoGP'
545 Komentar - Minggu, 20/05/2012 19:55 WIB
Lorenzo Juara, Rossi Kalahkan Stoner
492 Komentar - Senin, 21/05/2012 07:05 WIB
Stoner Terkendala Ban
470 Komentar - Minggu, 20/05/2012 20:12 WIB
Dominasi Lorenzo dan 'Kembalinya' The Doctor
308 Komentar - Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
301 Komentar - Rabu, 23/05/2012 07:52 WIB
Manajer Timnas: Main Bagus Tak Selalu Juara
255 Komentar - Rabu, 23/05/2012 01:33 WIB
Dikalahkan Palestina, Indonesia Kandas di Semifinal
255 Komentar - Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
231 Komentar - Minggu, 20/05/2012 22:59 WIB
Hujan Bikin Rossi Optimistis Sejak Awal
219 Komentar








Sending your message.jpg)







.gif)

